Dilema Buruh Pasca-PHK, Bingung Hidupi Keluarga, tetapi Tak Bisa Pulang Kampung

Kompas.com - 29/04/2020, 16:32 WIB
Sejumlah warga tunawisma beraktivitas di Gelanggang Olahraga (GOR) Tanah Abang, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Pemprov DKI Jakarta menyiapkan seluruh GOR di DKI Jakarta untuk menampung sementara warga yang kehilangan pekerjaan atau tidak memiliki tempat tinggal akibat terdampak pandemi Covid-19. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTASejumlah warga tunawisma beraktivitas di Gelanggang Olahraga (GOR) Tanah Abang, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Pemprov DKI Jakarta menyiapkan seluruh GOR di DKI Jakarta untuk menampung sementara warga yang kehilangan pekerjaan atau tidak memiliki tempat tinggal akibat terdampak pandemi Covid-19.

TANGERANG, KOMPAS.com - Salah satu buruh di Kota Tangerang, Arief Budiarto, memiliki kisah pilu setelah pada 22 April lalu PT KBS, tempat dia bekerja, resmi melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Arief tidak sendiri, dia bersama 31 orang lainnya terpaksa harus kehilangan mata pencarian karena pandemi Covid-19.

"Perusahaan tidak melanjutkan karena alasannya Covid-19, dan bisa dibilang pailitlah," kata Arif saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Beri Bantuan, Kemensos Dapat Keluhan Buruh Sulit Penuhi Kebutuhan

Arif yang kini tinggal di rumah kontrakan di Kelurahan Jurumidi, Kota Tangerang, bersama istri dan seorang anak berusia enam bulan harus gigit jari, memikirkan nasibnya ke depan seperti apa.

Pasalnya, dia tidak punya pilihan lagi selain berdiam diri di Kota Tangerang lantaran akses ke kampung halaman istrinya di Pandeglang sudah tertutup.

Arif mengatakan pernah mencoba nekat pulang kampung ke Pandeglang, tetapi tak bisa lantaran penjagaan ketat dari aparat yang tak mengizinkan dia pulang kampung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jalannya ditutup, Pak (kalau mudik). Saya sudah mau coba ke Pandeglang, rumah istri saya, jalannya ditutup," tutur Arif.

Baca juga: Kisah Gagal Mudik Korban PHK, Cari Peluang Agar Bisa Pulang

Dengan nada tertawa kecil, Arif hanya mengatakan sudah saatnya dia dan keluarganya menghadapi kenyataan dengan senyuman.

"Saat ini tetap berjuang dan bersabar dalam senyuman aja," kata dia sembari tertawa.

Arif bukanlah satu-satunya yang memiliki kepastian masa depan yang suram di tengah Covid-19 ini.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Orang Ditangkap karena Diduga Hendak Ikut Aksi 'Jokowi End Game'

6 Orang Ditangkap karena Diduga Hendak Ikut Aksi "Jokowi End Game"

Megapolitan
Sulit Dapat Vaksin Dosis Kedua? Bisa Daftar lewat JAKI

Sulit Dapat Vaksin Dosis Kedua? Bisa Daftar lewat JAKI

Megapolitan
Diduga Hendak Ikut Aksi 'Jokowi End Game', Sejumlah Warga Diamankan Polisi

Diduga Hendak Ikut Aksi "Jokowi End Game", Sejumlah Warga Diamankan Polisi

Megapolitan
Dua Peristiwa Pesawat Terbang Rendah dan Sebabkan Suara Bising di Langit Tangerang

Dua Peristiwa Pesawat Terbang Rendah dan Sebabkan Suara Bising di Langit Tangerang

Megapolitan
77 Perusahaan di Jakarta Ditutup karena Langgar Aturan PPKM Darurat

77 Perusahaan di Jakarta Ditutup karena Langgar Aturan PPKM Darurat

Megapolitan
Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19, Bima Arya: Dinkes Mau Beli Barangnya Enggak Ada

Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19, Bima Arya: Dinkes Mau Beli Barangnya Enggak Ada

Megapolitan
Vaksinasi Massal Covid-19 di JCC 24-26 Juli, Simak Cara Daftarnya

Vaksinasi Massal Covid-19 di JCC 24-26 Juli, Simak Cara Daftarnya

Megapolitan
Ada Seruan Aksi 'Jokowi End Game', Tak Ada Penyekatan Tambahan di Jakarta

Ada Seruan Aksi "Jokowi End Game", Tak Ada Penyekatan Tambahan di Jakarta

Megapolitan
Pemalakan Sopir Truk Kembali Muncul, Sebulan Setelah Instruksi Jokowi Berantas Pungli

Pemalakan Sopir Truk Kembali Muncul, Sebulan Setelah Instruksi Jokowi Berantas Pungli

Megapolitan
Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...

Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...

Megapolitan
Sulit Dapat Akses, WNA Pertanyakan Kesetaraan Memperoleh Vaksin di Jakarta

Sulit Dapat Akses, WNA Pertanyakan Kesetaraan Memperoleh Vaksin di Jakarta

Megapolitan
Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun di Depok Periode Juli

Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun di Depok Periode Juli

Megapolitan
Warga Kesulitan Cari Oksigen, Yayasan RHC Suplai 100 Tabung Gratis

Warga Kesulitan Cari Oksigen, Yayasan RHC Suplai 100 Tabung Gratis

Megapolitan
Heboh soal Pesawat Terbang Rendah Bolak-balik di Langit Tangerang, Ini Penjelasan Airnav

Heboh soal Pesawat Terbang Rendah Bolak-balik di Langit Tangerang, Ini Penjelasan Airnav

Megapolitan
Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X