Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/04/2020, 16:37 WIB
Sandro Gatra

Editor

Sumber Antara

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI segera mendistribusikan 20 juta masker kepada warga Jakarta dalam rangka pencegahan COVID-19.

"Nantinya setiap warga mendapatkan masing-masing dua masker," kata Gubernur DKI Anies Baswedan di Gudang 4 PD Pasar Jaya, Kawasan Industri Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (29/4/2020), seperti dikutip Antara.

Di Gudang 4 PD Pasar Jaya, Anies meninjau kesiapan pendistribusian masker untuk lima wilayah administrasi Jakarta.

Anies mengatakan, masker jenis bedah itu merupakan produksi lokal dari berbagai daerah yang dikumpulkan di PD Pasar Jaya.

Baca juga: BERITA FOTO: Tidak Pakai Masker, Warga Dihukum Push Up

Anies mengatakan, 20 juta masker itu sudah siap dibagikan ke warga secara gratis.

Masker itu akan didistribusikan di setiap kelurahan, lalu diteruskan ke setiap ketua RW dan dibagikan kepada warga.

"Masker ini wajib dipakai dan dibagikan secara cuma-cuma atau gratis," kata Anies.

Baca juga: Di Hadapan Para Pengusaha, Anies Sebut 2.000 RW hingga Panti Asuhan Perlu Dibantu

la berharap seluruh masyarakat di Jakarta dapat menggunakan masker demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Harapannya semua warga Jakarta menggunakan masker, memastikan untuk mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jokowi Sulit Dimakzulkan karena Kepuasan Masyarakat Tinggi, Pengamat: Salah Satunya karena Bansos

Jokowi Sulit Dimakzulkan karena Kepuasan Masyarakat Tinggi, Pengamat: Salah Satunya karena Bansos

Megapolitan
Ramai Gelombang Demonstrasi Kecurangan Pemilu, ke Mana Akan Bermuara?

Ramai Gelombang Demonstrasi Kecurangan Pemilu, ke Mana Akan Bermuara?

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPR Kota Depok 54,78 persen: PKS Ungguli Golkar dan Gerindra

"Real Count" Pileg DPR Kota Depok 54,78 persen: PKS Ungguli Golkar dan Gerindra

Megapolitan
'Real Count' Pilpres 2024 di Depok 76,68 Persen: Prabowo-Gibran Unggul 45,55 Persen

"Real Count" Pilpres 2024 di Depok 76,68 Persen: Prabowo-Gibran Unggul 45,55 Persen

Megapolitan
Rute Mikrotrans JAK 72 Kampung Rambutan-Ciracas

Rute Mikrotrans JAK 72 Kampung Rambutan-Ciracas

Megapolitan
Kronologi Pengendara Motor yang Tewas Dihantam Bus di Depok

Kronologi Pengendara Motor yang Tewas Dihantam Bus di Depok

Megapolitan
Belum Dapat Izin BPTJ, Pembukaan Rute Transjakarta Pondok Cabe-Lebak Bulus Ditunda

Belum Dapat Izin BPTJ, Pembukaan Rute Transjakarta Pondok Cabe-Lebak Bulus Ditunda

Megapolitan
Perlu Proses, Bawaslu Belum Putuskan Hasil Laporan Politik Uang Caleg Golkar di Bekasi

Perlu Proses, Bawaslu Belum Putuskan Hasil Laporan Politik Uang Caleg Golkar di Bekasi

Megapolitan
Warga Jakarta Terdampak Penonaktifan NIK Bisa Aktivitasi Ulang, tapi Rumah Tinggalnya Harus Disurvei

Warga Jakarta Terdampak Penonaktifan NIK Bisa Aktivitasi Ulang, tapi Rumah Tinggalnya Harus Disurvei

Megapolitan
Warga Jakarta yang Tinggal di Luar Daerah Diimbau Cek Status NIK di Situs Dukcapil, Begini Caranya...

Warga Jakarta yang Tinggal di Luar Daerah Diimbau Cek Status NIK di Situs Dukcapil, Begini Caranya...

Megapolitan
Warga Kampung Gembira Gembrong Masih Berupaya Bangkit dari Keterpurukan Ekonomi

Warga Kampung Gembira Gembrong Masih Berupaya Bangkit dari Keterpurukan Ekonomi

Megapolitan
Tawuran Pecah di Flyover Pondok Kopi, Satu Remaja Kena Sabet Sajam

Tawuran Pecah di Flyover Pondok Kopi, Satu Remaja Kena Sabet Sajam

Megapolitan
Potret Rakyat Kecil yang Murung di Kampung Gembira Gembrong...

Potret Rakyat Kecil yang Murung di Kampung Gembira Gembrong...

Megapolitan
Harga Bahan Pangan Naik, Pendapatan Pedagang Sayur Ini Malah Turun

Harga Bahan Pangan Naik, Pendapatan Pedagang Sayur Ini Malah Turun

Megapolitan
Pengendara Motor di Depok Tewas Usai Dihantam Bus dari Arah Seberang

Pengendara Motor di Depok Tewas Usai Dihantam Bus dari Arah Seberang

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com