15 Kelurahan di Kota Bekasi Disebut Masuk Zona Hijau Covid-19, Ini Faktanya...

Kompas.com - 30/04/2020, 11:30 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi membeberkan ada 15 kelurahan di Kota Bekasi yang masih berada dalam zona hijau.

Zona hijau yang dimaksud ialah wilayah yang belum terinfeksi Covid-19.

“Kita masih beruntung ada 15 kelurahan yang masih zona hijau. Karena 41 kelurahan sudah ada di zona merah. Jangan sampai yang 15 itu ikut merah,” ujar Rahmat di Bekasi, Rabu (29/4/2020).

Namun, saat Kompas.com menelusuri website resmi Pemerintah Kota Bekasi, hanya ada 10 kelurahan yang belum terinfeksi Covid-19.

Pertama, ada di Kelurahan Bantar Gebang. Meski tak ada pasien positif Covid-19, di wilayah ini ada 29 orang yang masih dalam pemantauan (ODP) dan satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19.

Baca juga: Masuk Zona Hijau, 13 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Belum Terdapat Kasus Positif Covid-19

Kedua, ada di Kelurahan Ciketing Udik. Di wilayah ini memang sama sekali tidak ada orang yang dalam pemantauan (ODP) terkait Covid-19. Namun, ada satu orang yang masih dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketiga, ada di Kelurahan Marga Jaya. Meski tak ada yang terinfeksi Covid-19, namun di wilayah ini ada 45 orang yang masih dalam pemantauan (ODP) dan 11 pasien yang diawasi (PDP) terkait Covid-19.

Keempat, ada di Kelurahan Harapan Jaya. Di wilayah ini hanya ada 41 orang yang dalam pemantauan (ODP) dan 13 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19.

Kelima, ada di Kelurahan Jatirangga. Meski tak ada kasus positid Covid-19, di wilayah Jatirangga ada 23 orang dalam pemantauan (ODP) dan 4 pasien dalam pengawasa (PDP).

Baca juga: Cara Pemkot Bekasi Terapkan Perpanjangan PSBB, Satpol PP Keliling Bawa Bambu hingga Cabut Izin Toko yang Bandel

Keenam, ada di Kelurahan Jatiranggon. Meski tak ada kasus positid Covid-19, di wilayah Jatirangga ada 13 orang dalam pemantauan (ODP) dan 11 pasien dalam pengawasan (PDP).

Ketujuh, ada di Kelurahan Jatimurni yang terbebas dari pasien positif Covid-19. Di wilayah Jatimurni, ada 3 orang dalam pemantauan (ODP) dan 7 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19.

Kemudian kedelapan, ada di Kelurahan Jatikarya yang masih terbebas dari pasien positif Covid-19. Namun, di wilayah ini ada 7 orang dalam pemantauan (ODP) dan 1 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19.

Kesembilan, ada di Kelurahan Kranggan yang masih terbebas dari pasien positif Covid-19. Namun, di wilayah ini ada 3 orang dalam pemantauan (ODP) dan nihil pasien dalam pengawasan (PDP).

Terakhir, ada Kelurahan Cimuning yang masih terbebas dari pasien positif Covid-19. Namun, di wilayah ini ada 60 orang dalam pemantauan (ODP) dan 7 pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca juga: Bekasi Selatan, Rawalumbu, dan Bekasi Timur Paling Banyak Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Meski 10 kelurahan ini masih dalam zona hijau, namun rata-rata berada di lingkungan kecamatan yang masuk dalam kategori zona merah. Artinya, wilayah zona hijau ini memang dikelilingi zona merah.

Rata-rata kelurahan ini masih memiliki ODP dan PDP yang tidak diketahui apakah nantinya berkembang menjadi pasien positif Covid-19.

Paling banyak pasien dalam pengawasan ada di Kelurahan Harapan Jaya dengan jumlah kasus 13.

Sementara, orang dalam pemantauan paling banyak ada di Kelurahan Marga Jaya.

Oleh karena itu, sebelumnya Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berpesan kepada warga untuk tetap berada di rumah agar tidak ada lagi penambahan kasus Covid-19 di Kota Bekasi pada penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap kedua ini.

Jika masyarakat mengikuti aturan Pemerintah untuk berada di dalam rumah, Rahmat yakin bisa memproteksi kelurahan di wilayahnya tetap ada di zona hijau.

Memproteksi agar kelurahan itu tetap hijau, lanjut Pepen, bisa dilakukan dengan adanya karantina wilayah terbatas dan RW siaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disdik Tangsel Sebut Vaksinasi Covid-19 Pelajar Tingkat SMP Sudah 100 Persen

Disdik Tangsel Sebut Vaksinasi Covid-19 Pelajar Tingkat SMP Sudah 100 Persen

Megapolitan
Bocah 13 Tahun di Kembangan Diperkosa 4 Kali hingga Hamil

Bocah 13 Tahun di Kembangan Diperkosa 4 Kali hingga Hamil

Megapolitan
Anies Ceritakan Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, Ada yang Harus Dioperasi

Anies Ceritakan Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, Ada yang Harus Dioperasi

Megapolitan
Anies Minta Investigasi Kecelakaan Maut Transjakarta, Tak Ingin Terulang Lagi

Anies Minta Investigasi Kecelakaan Maut Transjakarta, Tak Ingin Terulang Lagi

Megapolitan
DPRD Depok Godok 4 Raperda Baru, Salah Satunya Tentang Pesantren

DPRD Depok Godok 4 Raperda Baru, Salah Satunya Tentang Pesantren

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bakal Izinkan Kantin Sekolah Beroperasi Saat PTM Terbatas

Pemkot Tangsel Bakal Izinkan Kantin Sekolah Beroperasi Saat PTM Terbatas

Megapolitan
Anies: Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kecelakatan Bus Transjakarta Akan Ditanggung

Anies: Seluruh Biaya Pengobatan Korban Kecelakatan Bus Transjakarta Akan Ditanggung

Megapolitan
Kamar Kos Penagih Pinjol Ilegal Digerebek, Polisi: Korban Pinjam Rp 1 Juta, Bayar Rp 2 Juta, Ditagih Rp 20 Juta

Kamar Kos Penagih Pinjol Ilegal Digerebek, Polisi: Korban Pinjam Rp 1 Juta, Bayar Rp 2 Juta, Ditagih Rp 20 Juta

Megapolitan
Polisi Gerebek Kos-kosan Tempat Penagih Pinjol Ilegal Bekerja, 4 Orang Ditangkap

Polisi Gerebek Kos-kosan Tempat Penagih Pinjol Ilegal Bekerja, 4 Orang Ditangkap

Megapolitan
Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Pakai Identitas Istri dan Adik Ipar Saat Beraksi

Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Pakai Identitas Istri dan Adik Ipar Saat Beraksi

Megapolitan
Penipuan Modus Jual Black Dollar, Seorang WN Nigeria Buron

Penipuan Modus Jual Black Dollar, Seorang WN Nigeria Buron

Megapolitan
Masinis LRT yang Terlibat Kecelakaan di Jakarta Timur Alami Trauma

Masinis LRT yang Terlibat Kecelakaan di Jakarta Timur Alami Trauma

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Bus di Cawang Harap PT Transjakarta Tanggung Biaya Pengobatan

Keluarga Korban Kecelakaan Bus di Cawang Harap PT Transjakarta Tanggung Biaya Pengobatan

Megapolitan
Telah Disahkan, Ini Rincian APBD Perubahan DKI Jakarta 2021

Telah Disahkan, Ini Rincian APBD Perubahan DKI Jakarta 2021

Megapolitan
Hujan Lebat dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Kembangan

Hujan Lebat dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Kembangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.