Kompas.com - 01/05/2020, 12:16 WIB

Dia menjelaskan, untuk alasan keselamatan dan keseimbangan pesawat saat lepas landas dan mendarat, penumpang dapat dipindahkan sesuai instruksi petugas darat atau awak kabin.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam sistem pengaturan tempat duduk bagi penumpang di dalam kabin.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Sopir Travel Gelap yang Angkut Pemudik ke Jawa Tengah

Mulai dari kursi di baris pintu dan jendela darurat (emergency exit door and window) harus terisi sesuai ketentuan tersebut, dengan kriteria dewasa minimal 18 tahun.

Penumpang diutamakan tidak bepergian bersama keluarga, memenuhi ketentuan fisik kondisi sehat jasmani dan rohani, orang berprofesi militer atau polisi.

Selain itu, awak pesawat yang tidak bertugas (crew member) dan memahami instruksi dari awak kabin dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

"Untuk penumpang yang membutuhkan penanganan khusus tetap harus mengikuti arahan dan instruksi awak kabin," katanya.

Barang bawaan penumpang harus diletakkan di tempat penyimpanan bagasi di atas atau di bagian bawah depan kursi penumpang agar tidak menghalangi pergerakan dalam keadaan darurat.

Pengaturan jarak antar penumpang juga berlaku ketika berada di ruang tunggu (waiting room) dan pada saat proses masuk ke dalam kabin pesawat (boarding), menggunakan tangga belalai (garbarata) atau tangga biasa.

Pengaturan itu juga berlaku bagi penumpang di dalam bus (neoplane) saat menuju ke pesawat dan turun dari pesawat.

"Kami mengimbau dan mewajibkan agar seluruh awak pesawat, petugas layanan darat dan setiap penumpang untuk memerhatikan serta mengikuti protokol kesehatan."

"Antara lain pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun atau cairan gel pembersih tangan (hand sanitizer) dan lainnya," ujar Danang.

Lion Air Group akan kembali beroperasi pada 3 Mei 2020 di tengah larangan mudik yang diberlakukan hingga 1 Juni 2020.

Lion Air Group beroperasi dengan perizinan khusus (exemption flight) dari regulator, yakni Kementerian Perhubungan untuk melayani pebisnis bukan dalam rangka mudik.

Selain pebisnis, Lion Group juga beroperasi untuk tujuan operasional angkutan kargo, melakukan perjalanan bagi pimpinan lembaga tinggi negara RI atau tamu kenegaraan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ponsel Pedagang Nasi Goreng di Cikarang Dirampas Begal Bercelurit

Ponsel Pedagang Nasi Goreng di Cikarang Dirampas Begal Bercelurit

Megapolitan
Remaja Hilang di Aliran Kali Cakung, Tim SAR Lakukan Pencarian

Remaja Hilang di Aliran Kali Cakung, Tim SAR Lakukan Pencarian

Megapolitan
Datangi SDN Pondok Cina 1, Giring Ganesha Tengok Hari Terakhir Ujian Siswa

Datangi SDN Pondok Cina 1, Giring Ganesha Tengok Hari Terakhir Ujian Siswa

Megapolitan
Pria Nyamar Jadi Wanita di MiChat, 50 Orang Tertipu hingga Ratusan Juta

Pria Nyamar Jadi Wanita di MiChat, 50 Orang Tertipu hingga Ratusan Juta

Megapolitan
Eks Plt Gubernur DKI Minta Proses Lelang Jabatan Sekda Berlangsung Transparan

Eks Plt Gubernur DKI Minta Proses Lelang Jabatan Sekda Berlangsung Transparan

Megapolitan
Polisi Cek TKP Pengendara Mobil Todongkan Pistol di Kebayoran Lama

Polisi Cek TKP Pengendara Mobil Todongkan Pistol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Polisi yang Diduga Hamili dan Aniaya Pacar Ditahan di Polda Metro Jaya

Polisi yang Diduga Hamili dan Aniaya Pacar Ditahan di Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pengendara Mobil Diduga Todongkan Pistol saat Ribut di Kebayoran Lama, Polisi Selidiki

Pengendara Mobil Diduga Todongkan Pistol saat Ribut di Kebayoran Lama, Polisi Selidiki

Megapolitan
Anggota Polres Kepulauan Seribu Diduga Hamili dan Aniaya Pacar, Kapolres: Sudah Ditangani

Anggota Polres Kepulauan Seribu Diduga Hamili dan Aniaya Pacar, Kapolres: Sudah Ditangani

Megapolitan
Tak Terima Disebut Tunggak Pajak 155 Mobil Dinas, Ini Penjelasan Pemkot Tangerang

Tak Terima Disebut Tunggak Pajak 155 Mobil Dinas, Ini Penjelasan Pemkot Tangerang

Megapolitan
Truk Pengangkut Hebel Kecelakaan Tunggal di Tol, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Truk Pengangkut Hebel Kecelakaan Tunggal di Tol, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Megapolitan
Ditelantarkan ART, Balita Menjerit Histeris Sendirian di Dalam Rumah

Ditelantarkan ART, Balita Menjerit Histeris Sendirian di Dalam Rumah

Megapolitan
Penumpang Ceritakan Pengalaman Menyentuh Hati Saat Naik KRL: Seorang Ibu yang Berbaring Itu Saya..

Penumpang Ceritakan Pengalaman Menyentuh Hati Saat Naik KRL: Seorang Ibu yang Berbaring Itu Saya..

Megapolitan
Harga Pangan Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru, Pembeli Kurangi Belanjaan, Pedagang Menjerit

Harga Pangan Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru, Pembeli Kurangi Belanjaan, Pedagang Menjerit

Megapolitan
Hari Ini, Polda Metro Bakal Ungkap Penyebab Sekeluarga Tewas Misterius di Kalideres

Hari Ini, Polda Metro Bakal Ungkap Penyebab Sekeluarga Tewas Misterius di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.