TMII Butuh Donasi Pakan Satwa untuk Juni-Juli 2020

Kompas.com - 03/05/2020, 16:24 WIB
Pancing buaya muara sepanjang 5 meter di TMII, Senin (18/6/2018) STANLY RAVELPancing buaya muara sepanjang 5 meter di TMII, Senin (18/6/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Taman Mini Indonesia Indah ( TMII) membutuhkan donasi pakan untuk periode Juni dan Juli 2020.

Manajer Unit Taman Burung dan Museum Komodo Taman Reptil TMII Piter Kombo mengatakan, stok pakan saat ini hanya tersedia sampai akhir Mei 2020.

"Kami mencoba membuka donasi untuk menjamin satwa-satwa di Taman Mini tetap terjaga kesejahteraannya melalui pakan. Kami membuka donasi ini untuk mencukupi kebutuhan pakan di bulan Juni dan Juli," ujar Kombo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (3/5/2020).

Baca juga: TMII Kekurangan Pakan Satwa, Persediaan Hanya Cukup hingga Ahkir Mei

Kombo menyampaikan, donasi yang dibutuhkan terutama berupa pakan satwa, khususnya untuk reptil dan burung. Namun, donor juga bisa memberi bantuan berupa uang.

"Bisa berupa daging sapi, kambing, ayam; atau ayam hidup; anak ayam; tikus; serangga, jangkrik, ulat, kroto, maggot; ada buah-buahan seperti pisang, pepaya, dan buah lainnya yang cocok untuk burung; juga biji-bijian; dan ikan," kata dia.

Bagi siapa pun yang ingin memberikan bantuan, lanjut Kombo, bisa langsung menghubunginya melalui nomor 0813-1033-3952. Dia akan menginformasikan jenis sumbangan yang masih diperlukan untuk satwa-satwa di TMII.

"Saya update setiap harinya dapat donasi berapa, apa saja, kondisi satwa bagaimana, saya sampaikan melalui Instagram saya pribadi, tetapi berikutnya akan disampaikan juga melalui Instagram Taman Mini," ucap Kombo.

Pengelola TMII kekurangan stok pakan satwa untuk periode Juni-Juli 2020 karena tidak ada  pemasukan semenjak TMII tutup sementara, imbas pandemi Covid-19.

Biaya operasional, termasuk pakan satwa, bergantung pada pendapatan dari tiket pengunjung dan biaya sewa tempat untuk berbagai kegiatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Memulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua pada 1 Maret 2021

Tangsel Memulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua pada 1 Maret 2021

Megapolitan
Saat Sunmori Moge Dihadang Paspampres di Belakang Istana Kepresidenan

Saat Sunmori Moge Dihadang Paspampres di Belakang Istana Kepresidenan

Megapolitan
Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Megapolitan
Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Megapolitan
Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Megapolitan
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Megapolitan
Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Megapolitan
Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Megapolitan
Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

Megapolitan
Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Megapolitan
Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Megapolitan
Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X