Kompas.com - 05/05/2020, 12:29 WIB
Dr. Tirta ketika menyerahkan chamber dan APB kepada RSUD Tanah Abang. Instagram @dr.tirtaDr. Tirta ketika menyerahkan chamber dan APB kepada RSUD Tanah Abang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, polisi akan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi pencurian barang di mobil milik Tirta Mandira Hudi atau akrab disapa dr. Tirta, pengusaha sekaligus pengamat sneaker.

Polisi juga berencana memeriksa korban dan sejumlah saksi.

Saat ini, kata Yusri, kasus pencurian dengan pemberatan itu tengah diselidiki oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Rencana lebih lanjut akan mengundang dan memeriksa korban, saksi-saksi, dan pemeriksaan CCTV di TKP," kata Yusri kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Baca juga: Mobil Dr Tirta Dibobol Maling di Serpong, Laptop dan Dokumen Raib

Menurut Yusri, polisi telah meminta keterangan awal terkait kronologi pencurian itu kepada Tirta.

"Kita akan teliti laporannya, kita sudah ambil keterangan awal si pelapornya," ungkap Yusri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dr. Tirta melaporkan kasus pencurian dengan pemberatan yang baru dialaminya ke Polda Metro Jaya.

Laporan dokter Tirta terdaftar dalam nomor LP/2647/V/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, tanggal 4 Mei 2020.

Baca juga: Mobil Vios Tabrak Pembatas Kolam Bundaran HI

Tirta menjelaskan, kasus pencurian itu terjadi Senin (4/5/2020) pukul 19.00 WIB, saat dia mampir di minimarket di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.

Selang dua menit, tiba-tiba kaca mobil bagian belakang dirusak oleh orang tak dikenal.

"Jam 19.00 saya mampir mini market, tim saya mampir ke warung sebelah minimarket. Enggak ada 2 menit, kaca belakang (mobil) sudah jebol," ujar Tirta saat dikonfirmasi Kompas.com.

Sejumlah barang milik dokter Tirta dibawa kabur pelaku seperti laptop dan dokumen.

"Laptop dan beberapa dokumen hard copy hilang. Kebetulan ada dokumen berisi hasil uji lab APD hazmat lokal di situ," influencer yang belakangan aktif membantu tenaga medis Covid-19 itu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Influencer Diminta Jaga Perasaan Nakes dan Tak Buat Gaduh Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Influencer Diminta Jaga Perasaan Nakes dan Tak Buat Gaduh Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Megapolitan
Modus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 oleh PT ASA, BPOM Pun Dibohongi

Modus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 oleh PT ASA, BPOM Pun Dibohongi

Megapolitan
Berdamai dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Lanjutkan Proses Hukum Youtuber yang Menyindirnya

Berdamai dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Lanjutkan Proses Hukum Youtuber yang Menyindirnya

Megapolitan
Obat Terkait Covid-19 yang Ditimbun PT ASA Seharusnya Didistribusikan di Jabodetabek dan Jabar

Obat Terkait Covid-19 yang Ditimbun PT ASA Seharusnya Didistribusikan di Jabodetabek dan Jabar

Megapolitan
Konflik Roy Suryo dengan Lucky Alamsyah Berujung Damai

Konflik Roy Suryo dengan Lucky Alamsyah Berujung Damai

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Angka Kematian Pasien Covid-19 Turun, Begini Faktanya

Pemprov DKI Klaim Angka Kematian Pasien Covid-19 Turun, Begini Faktanya

Megapolitan
Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Megapolitan
Polisi: Penimbunan Obat Pasien Covid-19 oleh PT ASA atas Motif Ekonomi Direktur dan Komisaris

Polisi: Penimbunan Obat Pasien Covid-19 oleh PT ASA atas Motif Ekonomi Direktur dan Komisaris

Megapolitan
Isi Bensin hingga Full Tank di SPBU Kodam Bintaro, Pengemudi BMW Langsung Kabur Tak Bayar Tagihan

Isi Bensin hingga Full Tank di SPBU Kodam Bintaro, Pengemudi BMW Langsung Kabur Tak Bayar Tagihan

Megapolitan
KAI Daop 1 Batasi Penumpang Kereta Jarak Jauh Usia di Bawah 12 Tahun

KAI Daop 1 Batasi Penumpang Kereta Jarak Jauh Usia di Bawah 12 Tahun

Megapolitan
Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 untuk Tenaga Kesehatan

Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 untuk Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Direktur dan Komisaris Utama PT ASA Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Direktur dan Komisaris Utama PT ASA Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Megapolitan
Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Megapolitan
Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X