PHK Massal, Lulusan SMA Hingga D3 Rela Jadi Asisten Rumah Tangga

Kompas.com - 05/05/2020, 16:16 WIB
Ilustrasi Thinkstock/ChoreographIlustrasi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran selama pandemi Covid-19, membuat warga kemudian beralih dan memilih bekerja di bidang sektor informal, salah satunya asisten rumah tangga (ART).

Tidak tanggung-tanggung, lulusan bangku kuliah yang jadi korban PHK bahkan juga melamar untuk jadi ART.

Hal tersebut diungkap Aboy, pemilik Yayasan Purwa Sentosa Agency selaku penyedia jasa penyalur ART dan pengasuh bayi.

Baca juga: Ketika Korban PHK akibat Corona Mendaftar Jadi ART untuk Bertahan Hidup...

Satu ketika, dia mengaku ada seorang lulusan D3 melamar ke tempatnya untuk menjadi pembantu rumah tangga.

"Dia habis kena PHK karena sebelumnya kerja kantoran. Waduh saya bilang kalau D3 bagaimana nih masuk ART, majikan pasti ragu," kata dia saat dihubungi, Selasa (5/5/2020).

Tidak hanya lulusan D3, lulusan sekolah menengah atas (SMA) pun jadi banyak yang melamar ke tempatnya sebagai ART.

Hal tersebut terbilang tidak lazim karena umumnya yang mendaftar sebagai ART lulusan sekolah menengah pertama (SMP) atau sekolah dasar (SD) dari daerah.

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19, Yayasan Penyalur ART Sepi Pelanggan

"Mereka korban PHK. Ada yang kerja di pertokoan, ada yang dari resto, pabrik, dan pekerja pekerja di mall karena sudah tutup. Yang paling banyak pekerja resto," kata Aboy.

Namun demikian, Aboy tidak serta merta menerima semua korban PHK tersebut untuk disalurkan jadi ART.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 9 Juli: 13 Kelurahan di Depok Masih di Zona Merah Covid-19

UPDATE 9 Juli: 13 Kelurahan di Depok Masih di Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Virus Corona Menyebar di Udara, Ini Saran Epidemiolog Terkait Aktivitas Bioskop

Virus Corona Menyebar di Udara, Ini Saran Epidemiolog Terkait Aktivitas Bioskop

Megapolitan
Mobil Tercebur di Kalimalang, Anak Tiga Tahun Masih Dicari

Mobil Tercebur di Kalimalang, Anak Tiga Tahun Masih Dicari

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Larang Resepsi Pernikahan karena Rentan Penularan Covid-19

Pemprov DKI Masih Larang Resepsi Pernikahan karena Rentan Penularan Covid-19

Megapolitan
Daftar 52 Kelurahan di Kota Tangerang yang Masih Ada Kasus Covid-19

Daftar 52 Kelurahan di Kota Tangerang yang Masih Ada Kasus Covid-19

Megapolitan
5 Fakta Aksi WN Perancis Predator Paedofil, Modus Jadi Fotografer hingga 305 Anak Jadi Korban

5 Fakta Aksi WN Perancis Predator Paedofil, Modus Jadi Fotografer hingga 305 Anak Jadi Korban

Megapolitan
Kisah Arista Peraih Ratusan Penghargaan yang Pilih Putus Sekolah Setelah Gagal PPDB Jakarta

Kisah Arista Peraih Ratusan Penghargaan yang Pilih Putus Sekolah Setelah Gagal PPDB Jakarta

Megapolitan
Sedang Dorong Sepeda karena Ban Bocor, Lansia di Depok Meninggal

Sedang Dorong Sepeda karena Ban Bocor, Lansia di Depok Meninggal

Megapolitan
Mobil Tercebur ke Kalimalang, Ibu Ditemukan Meninggal, Anak Hanyut

Mobil Tercebur ke Kalimalang, Ibu Ditemukan Meninggal, Anak Hanyut

Megapolitan
Kisah Petugas Kebersihan KRL Temukan Uang Rp 500 Juta, Mengira Sampah hingga Kembalikan ke Pemilik

Kisah Petugas Kebersihan KRL Temukan Uang Rp 500 Juta, Mengira Sampah hingga Kembalikan ke Pemilik

Megapolitan
Mobil Tercebur Kalimalang, Satu Orang Meninggal Terseret Arus

Mobil Tercebur Kalimalang, Satu Orang Meninggal Terseret Arus

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kejujuran Petugas Stasiun Bogor Kembalikan Uang Rp 500 Juta | Ironi Siswi Berprestasi Gagal dalam PPDB

[POPULER JABODETABEK] Kejujuran Petugas Stasiun Bogor Kembalikan Uang Rp 500 Juta | Ironi Siswi Berprestasi Gagal dalam PPDB

Megapolitan
Ini 13 Lokasi Layanan Perpanjangan SIM di Jakarta Hari Ini

Ini 13 Lokasi Layanan Perpanjangan SIM di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Ibadah Haji 2020 Batal, Penjualan Sapi Kurban Diprediksi Meningkat

Ibadah Haji 2020 Batal, Penjualan Sapi Kurban Diprediksi Meningkat

Megapolitan
PJA Perkirakan Investasi Pengembangan Ancol Habiskan Rp 4.528 Triliun

PJA Perkirakan Investasi Pengembangan Ancol Habiskan Rp 4.528 Triliun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X