Dapat Sumbangan 2 Ton Beras, Pemkot Jaksel Akan Bagikan ke Warga yang Belum Tersentuh Bansos

Kompas.com - 06/05/2020, 18:01 WIB
Ilustrasi beras KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi beras
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemkot Jakarta Selatan akan membagikan dua ton beras untuk sejumlah warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Dua ton beras tersebut merupakan sumbangan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cilandak, Jakarta Selatan.

Bantuan beras tersebut nantinya akan dibagikan ke 10 kecamatan yang ada di Jakarta Selatan.

"Kami menyampaikan terimakasih kepada BPJS yang telah memberikan 2 ton beras untuk pekerja atau masyarakat yang terkena dampak CIVID -19 di Jakarta Selatan," kata Marullah, Rabu (6/5/2020).

Baca juga: Pekerja di Jakarta Timur yang Terdampak Pandemi Covid-19 Akan Dapat Bantuan Beras

Dia memastikan bantuan tersebut akan menyasar pada warga yang belum tersentuh bantuan sama sekali selama pandemi Covid-19.

Pemkot nantinya akan mendata siapa saja warga yang belum mendapatkan bantuan pemerintah.

Warga yang belum mendapat juga bisa mendaftar ke RT setempat agar mendapatkan suplai beras tersebut.

Puspitaningsih selaku kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Cilandak, Jakarta Selatan mengatakan bantuan yang sudah diberlakukan kepada Pemkot Jaksel bukan hanya ini saja.

Baca juga: Puluhan Ribu Calon Penerima Bansos di Kota Tangerang Dinyatakan Tidak Layak

Sejauh ini, pihaknya juga sudah mendistribusikan masker gratis kepada warga Jakarta Selatan.

"Selama wabah covid kita sudah memberikan 4.000 masker untuk Jakarta Selatan dan juga hari ini kita memberikan 2 ton beras" ucap dia.

Dia berharap bantuan tersebut bisa menyebar dengan rata dan tetap sasaran untuk warga yang membutuhkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pohon Tumbang di Pasar Lembang Timpa Dua Pemuda, Satu Orang Patah Tulang

Pohon Tumbang di Pasar Lembang Timpa Dua Pemuda, Satu Orang Patah Tulang

Megapolitan
Hanya Sisa 33 Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19 di Tangsel, ICU 100 Persen Penuh!

Hanya Sisa 33 Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19 di Tangsel, ICU 100 Persen Penuh!

Megapolitan
Langgar UU Pornografi dan UU ITE, Pasien di Wisma Atlet Jadi Tersangka

Langgar UU Pornografi dan UU ITE, Pasien di Wisma Atlet Jadi Tersangka

Megapolitan
Tangsel Bangun Tenda di Rumah Lawan Covid-19 untuk Tambah Daya Tampung

Tangsel Bangun Tenda di Rumah Lawan Covid-19 untuk Tambah Daya Tampung

Megapolitan
Pedagang Minta Pemerintah Terbuka Soal Ketersediaan Daging Sapi

Pedagang Minta Pemerintah Terbuka Soal Ketersediaan Daging Sapi

Megapolitan
6 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Hari Ini, Total Sudah 40 Jenazah

6 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Hari Ini, Total Sudah 40 Jenazah

Megapolitan
Polisi Kesulitan Ungkap Indentias Perampok Minimarket yang Terekam CCTV di Ciputat

Polisi Kesulitan Ungkap Indentias Perampok Minimarket yang Terekam CCTV di Ciputat

Megapolitan
4 Jam Diperiksa Terkait Kasus Suaminya, Nindy Ayunda: Doakan Saja, Ya

4 Jam Diperiksa Terkait Kasus Suaminya, Nindy Ayunda: Doakan Saja, Ya

Megapolitan
Jadi Korban Pelecehan Seksual, Istri Isa Bajaj Lapor Polisi

Jadi Korban Pelecehan Seksual, Istri Isa Bajaj Lapor Polisi

Megapolitan
Raffi Ahmad Hadiri Pesta Setelah Vaksinasi Covid-19, Polisi Sebut Tak Ada Prokes yang Dilanggar

Raffi Ahmad Hadiri Pesta Setelah Vaksinasi Covid-19, Polisi Sebut Tak Ada Prokes yang Dilanggar

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Ada 2.563 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 19 Januari: Ada 2.563 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Ini 2 Harapan APDI di Tengah Lonjakan Harga

Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Ini 2 Harapan APDI di Tengah Lonjakan Harga

Megapolitan
Satu Pengasuh Positif Covid-19, Panti Asuhan di Depok Diisolasi

Satu Pengasuh Positif Covid-19, Panti Asuhan di Depok Diisolasi

Megapolitan
Asosiasi: 40 Persen Pedagang Daging Sapi di Jadetabek Gulung Tikar karena Harga Naik

Asosiasi: 40 Persen Pedagang Daging Sapi di Jadetabek Gulung Tikar karena Harga Naik

Megapolitan
DKI Jakarta Minta Pedagang Daging Tak Mogok Jualan: Kasihan Pelaku Usaha Kecil

DKI Jakarta Minta Pedagang Daging Tak Mogok Jualan: Kasihan Pelaku Usaha Kecil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X