McDonald's Sarinah Tutup Permanen Mulai 10 Mei karena Renovasi Mal

Kompas.com - 08/05/2020, 04:50 WIB
Potret McDonalds Sarinah di masa tahun 1990-an. Twitter/@duwiryPotret McDonalds Sarinah di masa tahun 1990-an.
|

JAKARTA, KOMPAS.com -  McDonald's Sarinah Thamrin, restoran McDonald's pertama yang berdiri di Indonesia, dikabarkan akan ditutup secara permanen mulai 10 Mei 2020 setelah 30 tahun beroperasi.

Penutupan restoran cepat saji asal Amerika Serikat yang berlokasi di Mal Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, itu diketahui dalam unggahan gambar yang beredar di media sosial.

Kabar mengenai penutupan permanen McD Sarinah itu dibenarkan oleh Direktur Marketing Communications, Digital, dan CBI McDonald’s Indonesia Michael Hartono.

"Secara resmi McDonald’s akan menutup restoran di Sarinah Thamrin tersebut secara permanen pada hari Minggu, 10 Mei 2020 pukul 22.05 WIB," ujar Michael dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Jumat (8/5/2020).

Baca juga: Mcdonalds Sarinah Tutup Permanen, Manajemen Pastikan Karyawan Tidak Dipecat

Michael menjelaskan bahwa penutupan restoran McD pertama di Indonesia itu dilakukan atas permintaan dari manajemen gedung Sarinah.

Menurut dia, pihak manajemen pusat perbelanjaan itu akan melakukan renovasi dan perubahan strategi bisnis.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua konsumen setia kami yang telah bersama-sama membesarkan McDonald’s Sarinah Thamrin," ungkapnya.

Diketahui, McDonald's membuka gerainya di Tanah Air pada 14 Februari 1991 di gedung Mal Sarinah Thamrin dan menjadi restoran pertamanya di Indonesia.

Baca juga: Roy Kiyoshi Ditangkap Polisi, Diduga Terkait Kasus Narkoba

Sejak 2009, lisensi McDonald’s Indonesia dimiliki oleh PT Rekso Nasional Food (RNF), salah satu anak perusahaan Rekso Group.

Hingga saat ini, McDonald's sudah memiliki sekitar 227 restoran yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Michael menambahkan, konsumen di kawasan Thamrin dapat mengunjungi gerai lain yang di dekat lokasi itu, seperti McDonald's Hayam Wuruk, Raden Saleh, Cideng, dan Central Plaza.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Megapolitan
Klaster Keluarga Bertambah, Kini Ada 2.815 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Klaster Keluarga Bertambah, Kini Ada 2.815 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 21 September: Tambah 8 Kasus, 140 Pasien Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 21 September: Tambah 8 Kasus, 140 Pasien Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

Megapolitan
Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

Megapolitan
Airin Putuskan PSBB Tangsel Berlaku Sebulan Kedepan

Airin Putuskan PSBB Tangsel Berlaku Sebulan Kedepan

Megapolitan
Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Jakarta Diminta Waspada

Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Jakarta Diminta Waspada

Megapolitan
Warga Depok Sekitar Ciliwung Siaga Banjir, Air dari Katulampa Diprediksi Tiba Pukul 21.00-23.00

Warga Depok Sekitar Ciliwung Siaga Banjir, Air dari Katulampa Diprediksi Tiba Pukul 21.00-23.00

Megapolitan
Hujan Deras, Bendungan Katulampa Bogor Berstatus Siaga 1

Hujan Deras, Bendungan Katulampa Bogor Berstatus Siaga 1

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Pegawai Lapas Terkait Kaburnya Bandar Narkoba di Tangerang

Polisi Periksa 4 Pegawai Lapas Terkait Kaburnya Bandar Narkoba di Tangerang

Megapolitan
Pemkab Bekasi Akan Tambah 200 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Hotel Kawasan Jababeka

Pemkab Bekasi Akan Tambah 200 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Hotel Kawasan Jababeka

Megapolitan
Hilangkan Bau Potongan Jasad Korban, Pelaku Mutilasi Tuangkan Kopi dan Parfum

Hilangkan Bau Potongan Jasad Korban, Pelaku Mutilasi Tuangkan Kopi dan Parfum

Megapolitan
Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Sudah 2 Kali Kabur

Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Sudah 2 Kali Kabur

Megapolitan
UPDATE 21 September: Pasien Covid-19 DKI Bertambah 1.310, Kasus Aktif 12.974

UPDATE 21 September: Pasien Covid-19 DKI Bertambah 1.310, Kasus Aktif 12.974

Megapolitan
Satpol PP Jaksel Tindak 34 Rumah Makan Pelanggar PSBB

Satpol PP Jaksel Tindak 34 Rumah Makan Pelanggar PSBB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X