Tiga ODP yang Pulang dari Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Terus Dipantau

Kompas.com - 08/05/2020, 19:33 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19, pasien virus corona Shutterstock/Anton27Ilustrasi virus corona, Covid-19, pasien virus corona

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Setelah dinyatakan negatif usai swab, tiga orang dalam pemantauan (PDP) yang menjalani karantina di Rumah Lawan Covid-19, Tangerang Selatan, dipulangkan pada Jumat (8/5/2020).

Meski telah mendapatkan surat keterangan sehat, ketiga warga Benda Baru, Pamulang Tangerang Selatan itu masih mendapatkan pemantauan.

Kepala Puskesmas Benda Baru Endang Kurniawan mengatakan, pemantauan secara berkala tetap dilakukan terhadap ketiga pasien ODP yang masih di bawah umur itu.

Baca juga: Hasil Swab Negatif, Tiga Warga Pamulang Dipulangkan dari Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Pemantuan kesehatan akan dilakukan setiap minggu hingga kondisi tubuh mereka dinyatakan tidak mendapatkan keluhan dua minggu kedepan.

Dua minggu merupakan masa inkubasi gejala-gelaja pertama kali muncul.

"Seminggu sekali kita akan pantau. Karena penyakit Covid ini bukan seperti TBC atau HIV. Ini sama sekali penyakit virus. Jika daya tahan tubuh kita kuat, itu kemungkinan tidak akan terjangkit," ujar Endang saat dihubungi, Jumat.

Baca juga: Tiga Pegawai Pemkot Tangsel yang Positif Covid-19 Masih Satu Keluarga

Petugas Puskesmas Benda Baru juga telah memberikan kontak personal yang dapat dihubungi seketika oleh ketiga pasien ODP itu mengalami gejala mengarah kepada Covid-19.

Sehingga nanti petugas langsung mendatangi dan menjemput dengan perlengkapan standar kesehatan.

"Misal mereka ada keluhan sakit tenggorokan, suhu tubuh panas atau lainnya yang mengarah ke gejala-gejala nanti kita lakukan rapid test dan sebagainya dengan datang menggunakan APD lengkap," tutupnya.

Sebelumnya, ketiga warga Pamulang itu menjalani karantina setelah kontak langsung dengan anggota keluarga yang positif Covid-19.

Saat itulah, ketiganya harus dipisahkan untuk menjalani rangkaian kesehatan di rumah lawan Covid-19.

Setelah rapid test yang dilakukan pertama menyatakan hasil negatif, ketiganya kembali menjalankan swab.

Hasil swab ketiga ODP itu juga menunjukkan hasil negatif yang membuatnya dipulangkan ke rumah masing-masing.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Megapolitan
Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Megapolitan
Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Megapolitan
Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Megapolitan
Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Megapolitan
Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Megapolitan
Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Megapolitan
Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Megapolitan
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Megapolitan
Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Megapolitan
Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X