Kompas.com - 10/05/2020, 15:38 WIB
Penulis Dean Pahrevi
|

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Seorang pengendara sepeda motor marah-marah usai ditegur petugas kepolisian di Check Point PSBB Perbatasan Cibarusah-Jonggol.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @bogor24update, terlihat pria tersebut yang sedang mengendarai sepeda motor diberhentikan polisi dan ditegur karena tidak memakai masker.

Pria itu tidak terima dan marah-marah kepada polisi yang menegurnya. Kejadian itu membuat warga di sekitar lokasi menghampiri pria tersebut.

Baca juga: 16 Hari Operasi, Polda Metro Jaya Gagalkan 44 Kendaraan Travel yang Bawa Pemudik

Aksi pria itu semakin brutal dengan mencoba memukul polisi, namun gagal karena dilerai oleh warga setempat.

Salah seorang warga yang ikut melerai ikut terkena pukulan pria tersebut.

Kapolsek Jonggol AKP Agus Hidayat mengatakan, peritiswa itu terjadi pada Sabtu (9/5/2020) pukul 16.00 WIB.

Pria yang berinisial MS itu ditegur polisi karena tidak memakai masker yang sudah dibawanya.

"Kejadian kemarin jam 16.00 di Jalan Raya Jonggol, perbatasan Jonggol-Cibarusah. (MS) Diminta untuk dipakai maskernya tapi marah-marah," kata Agus kepada Kompas.com, Minggu (10/5/2020).

Agus menambahkan, MS juga sempat hampir memukul polisi, namun gagal karena dilerai warga setempat.

Baca juga: Surat Bebas Covid-19 Syarat Mutlak Calon Penumpang Bisa Terbang dari Bandara Soekarno-Hatta

Salah seorang warga yang melerai terkena pukulan MS dan keduanya terlibat baku hantam.

Warga itu merupakan Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

"Yang dipukul Ketua Karang Taruna, relawan yang membantu kami dalam pelaksanaan pemeriksaan (PSBB)," ujar Agus.

MS langsung dibawa ke Balai Desa Sukamanah, kemudian diamankan ke Polsek Jonggol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Megapolitan
Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Megapolitan
Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Megapolitan
Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Megapolitan
Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Megapolitan
Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Megapolitan
Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Megapolitan
Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Megapolitan
KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Tertarik Coba Jasa 'Sleep Call' agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Tertarik Coba Jasa "Sleep Call" agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Megapolitan
Pelanggan Ini Pesan Layanan 'Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Pelanggan Ini Pesan Layanan "Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Megapolitan
9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

Megapolitan
Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Megapolitan
16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

Megapolitan
Bawa Kabur Uang Perusahaan Rp 531 Juta, Kurir J&T Express Langsung Beli Rumah di Bekasi

Bawa Kabur Uang Perusahaan Rp 531 Juta, Kurir J&T Express Langsung Beli Rumah di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.