Selama Kabur, Pria yang Siram Istri Dengan Air Keras Hidup Berpindah-Pindah

Kompas.com - 12/05/2020, 20:44 WIB
Ilustrasi air keras ShutterstockIlustrasi air keras

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanit Polsek Pancoran, Iptu Wahidin mengatakan, Aan, pria yang siram istrinya dengan air keras sempat hidup berpindah-pindah selama satu minggu dikejar polisi.

Pasca menyiram istrinya dengan air keras, dia tinggal dari masjid ke masjid sambil bekerja sebagai ojek online.

"Pengakuannya dia enggak punya saudara, enggak punya tempat tinggal, ngakunya tidur di masjid-masjid. Kalau ada tarikan narik lagi," kata Wahidin saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2020).

Baca juga: Fakta Suami Siram Air Keras ke Wajah Istri di Pancoran

Namun, pelariannya pun berakhir pada Minggu (10/5/2020).

Polisi menangkap Aan saat sedang bekerja sebagai ojek online di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Saat ini, Aan sedang berada di Mapolsek Pancoran untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Aan melakukan penyiraman air keras ke wajah istri sendiri di kawasan stasiun Kalibata pada 3 Mei 2020.

Sang istri disiram air keras karena tidak sudi diminta bercerai.

Usai menyiram istri sendiri, Aan pun melarikan diri. Beruntung sang istri tidak mengalami luka parah di bagian wajah.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Ringan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Ringan Hari Ini

Megapolitan
Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak Tidak Merembet ke Permukiman Warga

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak Tidak Merembet ke Permukiman Warga

Megapolitan
Pemkot Tangerang: 7.625 Pemohon Insentif Start Up Rp 760.000 Lolos Verifikasi

Pemkot Tangerang: 7.625 Pemohon Insentif Start Up Rp 760.000 Lolos Verifikasi

Megapolitan
Pemkab Bekasi Terkendala Anggaran Keruk Sampah di Kali Cikarang

Pemkab Bekasi Terkendala Anggaran Keruk Sampah di Kali Cikarang

Megapolitan
Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kesulitan Sumber Air

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kesulitan Sumber Air

Megapolitan
Kebakaran Pasar Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kerahkan 25 Mobil

Kebakaran Pasar Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kerahkan 25 Mobil

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, 622 Gardu PLN Gangguan, Listrik Padam Sejak Sore

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, 622 Gardu PLN Gangguan, Listrik Padam Sejak Sore

Megapolitan
Perawatan Jaringan, Pelayanan Adminduk Kabupaten Bekasi Offline Sepekan Kedepan

Perawatan Jaringan, Pelayanan Adminduk Kabupaten Bekasi Offline Sepekan Kedepan

Megapolitan
Sudah Dua Jam, Pasar Swalayan di Cilandak KKO Masih Terbakar

Sudah Dua Jam, Pasar Swalayan di Cilandak KKO Masih Terbakar

Megapolitan
Selain Pasar Swalayan, Toko Parfum hingga Toko Handphone di Cilandak KKO Terbakar

Selain Pasar Swalayan, Toko Parfum hingga Toko Handphone di Cilandak KKO Terbakar

Megapolitan
Sejumlah Titik di Bintaro Gelap dan Rawan Pembegalan, Polisi Minta Penerangan Jalan Ditambah

Sejumlah Titik di Bintaro Gelap dan Rawan Pembegalan, Polisi Minta Penerangan Jalan Ditambah

Megapolitan
Pohon Tumbang di Stasiun Depok, Perjalanan KRL Terganggu

Pohon Tumbang di Stasiun Depok, Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
UPDATE 21 September: Bertambah 20 Kasus Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 September: Bertambah 20 Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Pasar Swalayan Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Cilandak KKO Lumpuh Total

Pasar Swalayan Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Cilandak KKO Lumpuh Total

Megapolitan
Jambret Pesepeda di Taman Sari Sudah Enam Kali Beraksi

Jambret Pesepeda di Taman Sari Sudah Enam Kali Beraksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.