Kerumunan Lebih dari 5 Orang di Bodebek Akan Didenda Rp 250.000 atau Bersihkan Fasilitas Umum

Kompas.com - 13/05/2020, 18:36 WIB
Ratusan warga memadati pasar tradisional di jalan Pedati, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Pasar tradisional tersebut dipadati warga yang berbelanja kebutuhan pokok untuk persiapan jelang bulan Ramadhan 1441 H tanpa mematuhi aturan penggunaan masker, berkerumun dan jaga jarak aman di tengah wabah pandemi virus corona (Covid-19). ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAHRatusan warga memadati pasar tradisional di jalan Pedati, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Pasar tradisional tersebut dipadati warga yang berbelanja kebutuhan pokok untuk persiapan jelang bulan Ramadhan 1441 H tanpa mematuhi aturan penggunaan masker, berkerumun dan jaga jarak aman di tengah wabah pandemi virus corona (Covid-19).
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melarang masyarakat berkerumun lebih dari lima orang selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Hal itu termuat dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 4 Tahun 2020 yang berlaku untuk kawasan Bodebek (Bogor Raya-Depok-Bekasi Raya).

Pada Pasal 11, tertulis bahwa masyarakat yang melakukan kegiatan dengan jumlah lebih dari lima orang di tempat atau fasilitas umum selama PSBB terancam dikenakan sanksi.

Baca juga: Kegiatan Sosial Budaya Dilarang Selama PSBB Bodebek, Ini Sanksi bagi Pelanggar

Pemberian sanksi nantinya dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) wilayah setempat.

Sanksi yang dimaksud berupa teguran tertulis atau teguran lisan.

Selain itu, Satpol PP juga berhak memberi hukuman melakukan kerja sosial dengan membersihkan sarana fasilitas umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pelanggar PSBB Bodebek di Sekolah dan Rumah Ibadah Hanya Ditegur, Tak Didenda

Kemudian, masyarakat yang melanggar juga dapat dikenakan sanksi paling sedikit Rp 100.000 dan paling banyak Rp 250.000.

Adapun PSBB di Bodebek ini resmi diperpanjang. PSBB jilid III ini berlangsung mulai tanggal 13 Mei hingga 26 Mei 2020.

PSBB masih diperpanjang tersebut dengan alasan masih terdapat kasus-kasus Covid-19 baru di wilayah Bodebek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 2 Kasus Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh di Tangerang

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 2 Kasus Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh di Tangerang

Megapolitan
Minimarket di Condet Ambruk, Satu Orang Patah Tulang

Minimarket di Condet Ambruk, Satu Orang Patah Tulang

Megapolitan
Wagub DKI Singgung Masalah Listrik dan Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Ibu Kota

Wagub DKI Singgung Masalah Listrik dan Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Ibu Kota

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Wagub: Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta Segera Dibuka

Wagub: Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta Segera Dibuka

Megapolitan
Bermula Request Lagu lalu Cekcok, 3 Pengunjung Bar Dikeroyok Sekuriti di Gading Serpong

Bermula Request Lagu lalu Cekcok, 3 Pengunjung Bar Dikeroyok Sekuriti di Gading Serpong

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pengeroyok Pria yang Tewas di Gunung Antang, Jaktim

Polisi Tangkap 2 Pengeroyok Pria yang Tewas di Gunung Antang, Jaktim

Megapolitan
Update 17 Oktober: Ada 18.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 17 Oktober: Ada 18.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Megapolitan
Koni Kota Bekasi Akan Gelar Penyambutan untuk Atletnya yang Berlaga di PON XX Papua

Koni Kota Bekasi Akan Gelar Penyambutan untuk Atletnya yang Berlaga di PON XX Papua

Megapolitan
Holywings Cafe Kembali Digerebek karena Langgar PPKM, Kali ini di Cabang Tebet

Holywings Cafe Kembali Digerebek karena Langgar PPKM, Kali ini di Cabang Tebet

Megapolitan
Puluhan Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Dekat Mal Kalibata Dibubarkan Polisi

Puluhan Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Dekat Mal Kalibata Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Koni Kota Bekasi Sebut Perwakilannya Raih 34 Medali di PON XX Papua

Koni Kota Bekasi Sebut Perwakilannya Raih 34 Medali di PON XX Papua

Megapolitan
Wagub Sebut Ada Rencana Ruas Jalan di Jakarta Gunakan Nama Presiden Pertama Turki

Wagub Sebut Ada Rencana Ruas Jalan di Jakarta Gunakan Nama Presiden Pertama Turki

Megapolitan
Buntut Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Jakbar, 6 Orang Jadi Tersangka

Buntut Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Jakbar, 6 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.