Kompas.com - 14/05/2020, 18:43 WIB
Salah seorang pedagang di Pasar Johar Karawang tengah melayani pembeli, Minggu (19/1/2020). Harga cabai di pasar ini meningkat dua kali lipat. KOMPAS.COM/FARIDASalah seorang pedagang di Pasar Johar Karawang tengah melayani pembeli, Minggu (19/1/2020). Harga cabai di pasar ini meningkat dua kali lipat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) menyatakan, stok pangan aman untuk kebutuhan Lebaran. Walau harga pangan mulai merangkak naik, kenaikannya masih dinilai normal.

Wakil Walikota Jakarta Pusat Irwandi menjelaskan, kondisi tersebut diketahui setelah dilakukan pengecekan persediaan pangan jelang Lebaran bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta di Pasar Johar Baru.

"Stok barang sangat cukup dan aman untuk tiga bulan ke depan, untuk sampai Lebaran sangat cukup," kata dia, Kamis (14/5/2020).

Baca juga: Stok Pangan di Kepulauan Seribu Diklaim Cukup hingga Lebaran

Menurut Irwandi, persediaan aman antara lain karena daya beli masyarakat memang menurun. Banyak warga terdampak pandemi Covid-19.

Ia mengatakan, dari hasil pemantauan dan pengakuan para pedagang, situasi Pasar Johar Baru saat pandemi Covid-19 dan menjelang Lebaran tahun ini cenderung sepi.

"Mungkin ini juga karena daya beli masyarakat agak menurun dibandingkan dulu sebelum Covid-19," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, harga sejumlah bahan pangan di Pasar Johar Baru mulai naik di pekan ketiga Ramadhan 1441 H.

Irwandi mencontohkan harga daging ayam naik sebesar Rp 2.000 sampai Rp 3.000. Dia meniai, kenaikan harga itu terbilang normal.

"Kenaikan harga masih normal sekitar 5 persen, kecuali cabai merah keriting ada kenaikan sekitar 20 persen, jadi Rp 30.000," ungkapnya.

"Tapi paling tidak kan stoknya tersedia, barang ada dan stok banyak," tambah dia.

Irwandi menambah, pengecekan pangan kali ini tidak hanya memantau harga dan ketersediaan barang menjelang lebaran. Pihaknya juga melakukan pemeriksaan bahan makanan, seperti daging untuk memastikannya aman dikonsumsi masyarakat.

"Tidak ada daging babi yang dikemas seperti daging sapi atau bahan pangan yang mengandung zat yang berbahaya. Semua terkendali," ujar dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Megapolitan
Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Megapolitan
Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Megapolitan
Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Megapolitan
Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Megapolitan
Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Megapolitan
Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Megapolitan
Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Megapolitan
Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Megapolitan
Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Megapolitan
Tuduh Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Youtuber Savas Dijerat UU ITE

Tuduh Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Youtuber Savas Dijerat UU ITE

Megapolitan
Kronologi Pengendara Honda HRV Tabrak 3 Pemotor di Rawa Buntu

Kronologi Pengendara Honda HRV Tabrak 3 Pemotor di Rawa Buntu

Megapolitan
Berbagai Aturan Dilonggarkan, Seperti Apa Situasi Covid-19 Terkini di Jakarta?

Berbagai Aturan Dilonggarkan, Seperti Apa Situasi Covid-19 Terkini di Jakarta?

Megapolitan
Polisi Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis yang Dikendalikan oleh Napi

Polisi Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis yang Dikendalikan oleh Napi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.