Kompas.com - 15/05/2020, 07:39 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (2/4/2019). KOMPAS.com/ DEAN PAHREVIWali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (2/4/2019).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku masih melakukan tindakan persuasif kepada mereka yang melanggar penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah hukumnya.

“Baru berlaku Rabu kemarin, ini satu sampai dua harilah masih persuasif,” ujar Rahmat di Bekasi, Kamis (14/5/2020).

Ia mencontohkan, penjual takjil yang sampai saat ini masih berjualan dengan tidak jaga jarak masih dilakukan tindak persuasif.

Baca juga: [UPDATE] 15 Mei: 274 Pasien Positif Covid-19 dan 193 Pasien Sembuh di Kota Bekasi

Menurut pria yang karib disapa Pepen, jika masyarakat diingatkan agar tidak melanggar PSBB, maka perlahan dia akan taat.

“Yang penting kan jaga jarak. Kalau antre, rapi, orang kita kan kalau disentuh dari pelan-pelan dia akan taatlah (aturan),” ucap dia.

Pepen mengatakan, jika telah beberapa kali diingatkan namun masih melakukan pelanggaran, maka pihaknya akan tindak tegas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: MUI Perbolehkan Masyarakat Lakukan Silaturahmi Ke Keluarga yang Tinggal di Wilayah Terkendali

Misalnya, dengan memberi sanksi lakukan kerja sosial atau sanksi denda bagi mereka yang melanggar PSBB.

Adapun sanksi yang diberikan paling besar hingga ratusan juta rupiah.

"Dendanya nanti ada ditindak Disnaker atau Satpol PP. Dananya masuk ke kas daerah,” tutur Pepn.

Mulai Rabu (13/4/2020) lalu, Kota Bekasi resmi perpanjang PSBB hingga 26 Mei 2020. PSBB terpaksa diperpanjang Pemkot Bekasi lantaran belum ada pengurangan kasus Covid-19 yang signifikan.

Pasalnya selama dua kali penerapan PSBB, pergerakan masyarakat yang keluar masuk Kota Bekasi masih tinggi.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelindo II Klaim Selama Ini Konsisten Atasi Pungli  di Tanjung Priok

Pelindo II Klaim Selama Ini Konsisten Atasi Pungli di Tanjung Priok

Megapolitan
Rumah Makan Ampera di Pulogadung Terbakar, Tamu Berhamburan Keluar

Rumah Makan Ampera di Pulogadung Terbakar, Tamu Berhamburan Keluar

Megapolitan
Universitas Indonesia Buka Suara soal Poster Sekelas UI yang Jadi Trending Twitter: Ini Out of the Box

Universitas Indonesia Buka Suara soal Poster Sekelas UI yang Jadi Trending Twitter: Ini Out of the Box

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Preman Tanah Abang yang Kerap Memalak Sopir Truk

Polisi Tangkap 10 Preman Tanah Abang yang Kerap Memalak Sopir Truk

Megapolitan
Drop Out 69 Mahasiswa di Tengah Pandemi Covid-19, STAN Digugat ke PTUN

Drop Out 69 Mahasiswa di Tengah Pandemi Covid-19, STAN Digugat ke PTUN

Megapolitan
Warga Keluhkan Gangguan Koneksi Website PPDB Kota Bekasi 2021

Warga Keluhkan Gangguan Koneksi Website PPDB Kota Bekasi 2021

Megapolitan
Pemkot Tangerang Gelar Vaksinasi Massal 4 Hari, 45.000 Orang Jadi Target

Pemkot Tangerang Gelar Vaksinasi Massal 4 Hari, 45.000 Orang Jadi Target

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Bekasi, Perhatikan Tanggal Sesuai Tempat Tinggal

Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Bekasi, Perhatikan Tanggal Sesuai Tempat Tinggal

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Bekasi, Warga Harus Daftar Dulu di Puskesmas

Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Bekasi, Warga Harus Daftar Dulu di Puskesmas

Megapolitan
Dua Guru dan Kepsek SDN Kenari 08 Positif Covid-19, PTM Dihentikan

Dua Guru dan Kepsek SDN Kenari 08 Positif Covid-19, PTM Dihentikan

Megapolitan
Desain Poster UI Sambut Mahasiswa Baru Dicibir Netizen, Rektorat: Sudah Direncanakan

Desain Poster UI Sambut Mahasiswa Baru Dicibir Netizen, Rektorat: Sudah Direncanakan

Megapolitan
Ada Pungli di Terminal Pelabuhan Tanjung Priok? Adukan ke Nomor ini

Ada Pungli di Terminal Pelabuhan Tanjung Priok? Adukan ke Nomor ini

Megapolitan
Catat, Ini Daftar 79 Sekolah Inklusi di Kota Tangerang

Catat, Ini Daftar 79 Sekolah Inklusi di Kota Tangerang

Megapolitan
Poster Penyambutan Mahasiswa Baru Viral, UI Klaim Telah Rancang Secara Serius

Poster Penyambutan Mahasiswa Baru Viral, UI Klaim Telah Rancang Secara Serius

Megapolitan
Jasad Seorang Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Grogol

Jasad Seorang Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Grogol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X