UI Kembangkan Alat Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Deteksi Pneunomia akibat Covid-19

Kompas.com - 15/05/2020, 08:51 WIB
Ilustrasi CT scan dada (paru-paru) tunjukkan pneumonia, virus corona penyebab Covid-19. Ilustrasi CT scan dada (paru-paru) tunjukkan pneumonia, virus corona penyebab Covid-19.

DEPOK, KOMPAS.com - Universitas Indonesia (UI) melalui Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengembangkan DSS-CovIDNet.

Sebagai informasi, DSS-CovIDNet adalah alat bantu prediksi kasus pneumonia akibat Covid-19 berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) deep-learning.

Kepala Biro Humas dan Keterbukaan Informasi Publik UI Amelita Luisa berujar, program ini dirancang oleh tim mahasiswa S2 serta alumni Departemen Fisika FMIPA UI.

Baca juga: Pasien Isolasi yang Meninggal di RSPI Sulianti Saroso Punya Riwayat Pneumonia Akut

"Mereka tergabung dalam tim riset AIRA (artificial intelligence for radiological applications)," ujar Amelita melalui keterangan resmi, Rabu (14/5/2020) malam.

Ia mengklaim, program ini bisa 98 persen akurat mengidentifikasi citra foto rontgen dada ke dalam tiga kategori, yakni pneumonia akibat Covid-19, pneumonia non-Covid-19, dan paru-paru normal.

Dengan akurasi tinggi ini, program ini diharapkan mampu menambah keyakinan dokter saat melakukan diagnosis.

Baca juga: Menderita Pneumonia, Aktivis dan Penulis AE Priyono Meninggal Dunia

"Akses data juga kami buka dengan harapan memudahkan para peneliti untuk turut menyempurnakan program ini," timpal Wakil Rektor UI bidang Riset dan Inovasi, Abdul Haris dalam keterangan yang sama.

Abdul melanjutkan, ada dua tim lain yang juga tengah mengembangkan program serupa, yakni tim dari Fakultas Kedokteran (FK) serta Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom).

Ia mengatakan, program ini dapat diakses untuk uji coba melalui laman http://sci.ui.ac.id/detectcovid/.

Pengguna dibatasi pada tenaga medis dan kesehatan di bidang radiologi.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

Megapolitan
Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Megapolitan
Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Megapolitan
Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Soal Tweet Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Soal Tweet Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X