Viral Info Kafe di Kemang Ramai Orang Nongkrong, Wali Kota: Mereka Karyawan

Kompas.com - 15/05/2020, 14:10 WIB
Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIWali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Viral di media sosial postingan dari akun Twitter @nanhanan.

Dalam postingannya, dia mengatakan, ada satu kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, yang masih jadi tempat berkumpul di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Did you know? Shisha cafe kemang dari luarnya aja keliatan tutup dan di gembok tapi ternyata dalemnya rame orang nongkrong. Tentunya deket-deketan dan tanpa masker dong gaes. Nge-shisha biasa aja kaya kalem minggu," kata dia dalam postingnya pada Rabu (13/5/2020).

Postingan ini menuai banyak komentar dari netizen.

Baca juga: BRI Kembalikan Saldo Warga Cengkareng yang Hilang Rp 29 Juta Usai Transaksi di ATM Rusun

Wali kota Jakarta Selatan Marullah Matali mengatakan, pihaknya sudah meminta penjelasan kepada pengelola kafe.

Disampaikan, orang-orang di dalam kafe tersebut bukanlah pelanggan, melainkan karyawan kafe itu.

Mereka datang kesana usai menjalankan aksi bakti sosial. Mereka mengaku baru sekali melakukan perkumpulan itu.

"Sudah diklarifikasi kemarin. Rupanya mereka habis dari semacam baksos di daerah Citos. Setelah lepas baksos mereka evaluasi. Jadi karyawan yang kumpul, bukan masyarakat," kata Marullah saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2020).

Ketika sedang berkumpul, lanjut Marullah, salah seorang warga di sekitar lokasi memotret kondisi di dalam kafe. Foto tersebut kemudian viral.

Baca juga: Remaja Pembunuh Bocah di Sawah Besar adalah Korban Pelecehan Seksual, Kini Hamil 3,5 Bulan

Walau demikian, Marullah tetap mengimbau agar tidak melakukan kegiatan berkumpul lagi selama PSBB.

"Jadi kita sudah sampaikan jangan dilakukan lagi," ucap Marullah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X