Tak Mampu Bayar Kontrakan, 10 Korban PHK Tinggal Sementara di GOR Karet Tengsin

Kompas.com - 15/05/2020, 14:13 WIB
Kondisi Gor Karet Tengsin, Benhil yang jadi tempat tingg sementara tunasisma, Sabtu (25/4/2020). Dokumen Camat Tanah Abang, Yassin PasaribuKondisi Gor Karet Tengsin, Benhil yang jadi tempat tingg sementara tunasisma, Sabtu (25/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 10 orang korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat Covid-19 ditampung di GOR Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Mereka menjadi tunawisma karena tidak mampu lagi membayar uang kontrakan setelah di-PHK dan tidak punya penghasilan.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Ngapuli Perangin-angin menjelaskan bahwa 10 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) tersebut bukanlah hasil penjaringan petugas.

Baca juga: Sepekan Razia, 216 Orang yang Menggelandang di Jakpus Dibawa ke GOR Karet Tengsin

Mereka berinisiatif datang ke GOR Karet Tengsin karena mengetahui tempat tersebut menjadi tempat penampungan sementara.

"Mereka datang sendiri. Karena enggak sanggup kontrak rumah, enggak sanggup beli makan, ya kita layani mereka," ujar Ngapuli ketika dikonfirmasi, Jumat (15/5/2020).

Menurut dia, Korban PHK tersebut tidak hanya berasal dari Jakarta Pusat, tetapi juga dari daerah lain seperti Grogol, Jakarta Barat, dan Tangerang.

Hal tersebut diketahui setelah dilakukan assessment oleh petugas.

Mereka terpaksa meninggalkan tempat tinggal sebelumnya karena sudah mampu membayar sewa atau mencari kontrakan baru.

Meski begitu, Ngapuli memastikan bahwa selama tinggal di GOR Karet Tengsin, kebutuhan para tunawisma, termasuk makanan, minum dan kesehatan akan dipenuhi.

"Kita upayakan bagaimana caranya mereka tetap terfasilitasi, karena butuh perhatian," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penularan Covid-19, ASN Jakut Diminta Tak Bepergian Saat Libur Panjang

Cegah Penularan Covid-19, ASN Jakut Diminta Tak Bepergian Saat Libur Panjang

Megapolitan
Turap Melati Residence Longsor, Pengembang Beri Uang Belasungkawa untuk Keluarga Korban Tewas

Turap Melati Residence Longsor, Pengembang Beri Uang Belasungkawa untuk Keluarga Korban Tewas

Megapolitan
Bawa 8 Petasan, Seorang Buruh yang Hendak Demo ke Istana Diamankan Polisi di Tangerang

Bawa 8 Petasan, Seorang Buruh yang Hendak Demo ke Istana Diamankan Polisi di Tangerang

Megapolitan
Pengendara Mobil yang Terekam Buang Kantong Sampah di Kalimalang Bakal Ditindak

Pengendara Mobil yang Terekam Buang Kantong Sampah di Kalimalang Bakal Ditindak

Megapolitan
Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Disamarkan dengan Logistik Sembako

Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Disamarkan dengan Logistik Sembako

Megapolitan
Rapat Anggaran di Puncak Bogor Dianggap Pemborosan, FITRA: DPRD dan Pemprov DKI Harus Diaudit

Rapat Anggaran di Puncak Bogor Dianggap Pemborosan, FITRA: DPRD dan Pemprov DKI Harus Diaudit

Megapolitan
Tersangka Penjambretan Anak Kecil di Kebayoran Lama Coba Hilangkan Barang Bukti

Tersangka Penjambretan Anak Kecil di Kebayoran Lama Coba Hilangkan Barang Bukti

Megapolitan
Dua Tersangka Jambret Ponsel Bocah di Kebayoran Lama Berstatus Pelajar, Motifnya Iseng

Dua Tersangka Jambret Ponsel Bocah di Kebayoran Lama Berstatus Pelajar, Motifnya Iseng

Megapolitan
Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran, Tiga Penjambret Ditangkap di Tangerang

Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran, Tiga Penjambret Ditangkap di Tangerang

Megapolitan
8.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

8.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

Megapolitan
Marak Pesepeda Jadi Korban Jambret, Berikut Tips Aman Bersepeda

Marak Pesepeda Jadi Korban Jambret, Berikut Tips Aman Bersepeda

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Biayai Perawatan Pasien Covid-19 yang Proses Klaimnya Ditolak Kemenkes

Pemkot Bekasi Akan Biayai Perawatan Pasien Covid-19 yang Proses Klaimnya Ditolak Kemenkes

Megapolitan
Penjelasan Dirut RSUD Cengkareng Insiden Massa Jemput Paksa Pasien Positif Covid-19

Penjelasan Dirut RSUD Cengkareng Insiden Massa Jemput Paksa Pasien Positif Covid-19

Megapolitan
Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Demo Omnibus Law di Jakarta

Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Demo Omnibus Law di Jakarta

Megapolitan
Biasanya Pertengahan Tahun, Pengesahan APBD-P DKI 2020 Mundur hingga November

Biasanya Pertengahan Tahun, Pengesahan APBD-P DKI 2020 Mundur hingga November

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X