Tidak Penuhi Persyaratan, Sejumlah Calon Penumpang di Terminal Pulo Gebang Ditolak Berangkat

Kompas.com - 15/05/2020, 15:38 WIB
Situasi di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis (14/5/2020). Dokumentasi Terminal Terpadu Pulo GebangSituasi di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis (14/5/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah calon penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, ditolak keberangkatannya karena tidak memenuhi persyaratan yang diatur pemerintah.

Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan, sejak kembali beroperasi pada Sabtu (9/5/2020) lalu, tiap harinya ada 5-15 orang yang tidak diizinkan menaiki bus.

"Rata-rata per hari yang ditolak berangkat kisaran 5-15 orang," kata Bernad kepada Kompas.com, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Remaja Pembunuh Bocah di Sawah Besar adalah Korban Pelecehan Seksual, Kini Hamil 3,5 Bulan

Bernad menambahkan sebagian dari calon penumpang yang ditolak itu tidak membawa surat keterangan kesehatan.

"Rata-rata tidak ada surat pengantar (RT/RW). Sebagian juga ada yang tidak bawa surat keterangan sehat. Tadinya kan harus bawa surat bebas Covid-19, sekarang tidak perlu cukup bawa surat keterangan sehat saja dari klinik atau rumah sakit," ujar Bernad.

Sementara itu, Komandan Regu Terminal Terpadu Pulo Gebang Bonari mengatakan, hingga saat ini situasi terminal masih terpantau sepi dari penumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: BRI Kembalikan Saldo Warga Cengkareng yang Hilang Rp 29 Juta Usai Transaksi di ATM Rusun

Menurut dia, per harinya hanya sekitar tiga bus AKAP yang berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang.

"Kalau dibuat rata-rata satu hari tidak lebih dari tiga bus, itu pun penumpangnya sangat sedikit. Kadang dua orang maksimal tiga penumpang yang diberangkatkan," ujar Bonari.

Terminal Terpadu Pulo Gebang sudah kembali beroperasi melayani pemberangkatan bus AKAP sejak Sabtu lalu.

Namun, ada sejumlah syarat untuk bisa menggunakan layanan bus AKAP.

Baca juga: Batik Air Mengaku Angkut Penumpang Lebih dari 50 Persen Kapasitas Angkut

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Persiapkan e-AVIS untuk Umum, Aplikasi Ujian Teori SIM dari Rumah

Polisi Persiapkan e-AVIS untuk Umum, Aplikasi Ujian Teori SIM dari Rumah

Megapolitan
2.560 Pelanggar Ditindak pada Hari Petama Operasi Patuh Jaya 2021

2.560 Pelanggar Ditindak pada Hari Petama Operasi Patuh Jaya 2021

Megapolitan
Jasad Bayi Baru Lahir Ditemukan di Tempat Sampah Kawasan Duren Sawit

Jasad Bayi Baru Lahir Ditemukan di Tempat Sampah Kawasan Duren Sawit

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, Shamrock Kitchen & Bar Tebet Disegel Polisi

Langgar Aturan PPKM, Shamrock Kitchen & Bar Tebet Disegel Polisi

Megapolitan
Capaian Vaksin Covid-19 Dosis 1 di Kota Tangerang Sentuh 73,3 Persen

Capaian Vaksin Covid-19 Dosis 1 di Kota Tangerang Sentuh 73,3 Persen

Megapolitan
Rencana Ganjil-genap di Margonda Depok Akan Diawali Simulasi 2 Minggu

Rencana Ganjil-genap di Margonda Depok Akan Diawali Simulasi 2 Minggu

Megapolitan
UPDATE Kebakaran Lapas Tangerang: Kalapas Dinonaktifkan, Tiga Petugas Jadi Tersangka

UPDATE Kebakaran Lapas Tangerang: Kalapas Dinonaktifkan, Tiga Petugas Jadi Tersangka

Megapolitan
Polisi Temukan Gelas Sisa Miras di Lokasi Pria Gantung Diri Saat 'Live' TikTok

Polisi Temukan Gelas Sisa Miras di Lokasi Pria Gantung Diri Saat "Live" TikTok

Megapolitan
Diterapkan Oktober 2021, Ganjil Genap di Depok Rencananya Berlaku Akhir Pekan

Diterapkan Oktober 2021, Ganjil Genap di Depok Rencananya Berlaku Akhir Pekan

Megapolitan
Pemenang Sayembara Diumumkan, Tugu Pamulang yang Mirip Toren Air Segera Direvitalisasi

Pemenang Sayembara Diumumkan, Tugu Pamulang yang Mirip Toren Air Segera Direvitalisasi

Megapolitan
Pemprov DKI Tambah Luas Lahan TPST Bantargebang 7,5 Hektare

Pemprov DKI Tambah Luas Lahan TPST Bantargebang 7,5 Hektare

Megapolitan
Depok Akan Terapkan Ganjil-genap di Jalan Margonda

Depok Akan Terapkan Ganjil-genap di Jalan Margonda

Megapolitan
Cara Akses Sertifikat Vaksinasi Covid-19 yang Tak Kunjung Keluar

Cara Akses Sertifikat Vaksinasi Covid-19 yang Tak Kunjung Keluar

Megapolitan
Meski Belum Diizinkan, Pemkot Bekasi Siap-siap Buka Mal untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Meski Belum Diizinkan, Pemkot Bekasi Siap-siap Buka Mal untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Megapolitan
PPKM Level 3 di Tangsel Diperpanjang 2 Pekan, Aturan Tak Berubah

PPKM Level 3 di Tangsel Diperpanjang 2 Pekan, Aturan Tak Berubah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.