Pengusaha Industri Kecil Diberdayakan Bikin Masker untuk Dibagikan Gratis ke Warga Jakarta

Kompas.com - 15/05/2020, 22:51 WIB
Warga mengambil masker gratis yang disediakan di Kantor Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (14/5/2020). Dokumentasi Kelurahan Cipinang MelayuWarga mengambil masker gratis yang disediakan di Kantor Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Kamis (14/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagai langkah dilakukan pemerintah untuk membantu perekonomian warga di tengah pandemi corona, seperti pemberian sembako hingga pemberdayaan Indutri Kecil Menengah (IKM).

Salah satunya, Suku Dinas Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Jakarta Barat yang merangkul para pegiat IKM untuk membuat masker kain.

"Jadi kami memperdayakan para IKM untuk ekonominya tetap bertahan jadi diberikan pekerjaan membuat masker. Yang jelas yang ikut dalam kegiatan masker itu ada sekitar 65 IKM yang sudah terdaftar di Sudin," kata Kepala Suku Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Jakarta Barat Nuraini Silviana saat dihubungi, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Berkeliaran Tanpa Masker, Warga hingga Pedagang Soto Dihukum Menyapu Sambil Pakai Rompi Oranye

IKM yang sudah terdaftar mendapat jatah kain dari Pemprov DKI. Kain itu kemudian dijahit oleh para pegiat IKM yang ada di Jakbar.

Setiap satu masker, penjahit mendapat bayaran sebesar Rp 2.000.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bahan kain untuk masker itu dari provinsi nanti masker dijahit pegiat IKM jika sudah jadi nanti kami serahkan ke provinsi lagi. Karena nanti Pak Gubernur yang membagikan kepada wilayah. Masker ini tidak dijual," ucap Sylvi.

"Yang menjahit saja dibayar Rp 2.000 per masker," sambung Sylvi.

Sejak akhir Maret hingga pertengahan Mei ini, sudah lebih dari 56.500 masker disetor ke Pemprov DKI.

Baca juga: Orang yang Tinggal Bodetabek tetapi Memiliki KTP Daerah Dilarang Masuk Jakarta

Sylvi pun berharap dengan kegiatan ini, para pegiat mampu memperoleh pendapatan guna memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menyatakan akan membagikan 20 juta masker bagi seluruh penduduk Ibu Kota.

Nantinya, setiap warga Jakarta akan mendapatkan masing-masing dua buah masker.

Anies mengatakan, warga di Jakarta harus mengenakan masker dalam beraktivitas sehari-hari sebagai bagian dari pencegahan penularan Covid-19.

"Saat ini sedang dalam proses distribusi masker, nantinya akan mencapai 20 juta masker yang dibagikan kepada seluruh penduduk di Jakarta," kata Anies.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hindari Kerumuman, Posko PPDB di Disdik Dialihkan ke Posko Wilayah

Hindari Kerumuman, Posko PPDB di Disdik Dialihkan ke Posko Wilayah

Megapolitan
Tangsel Perketat PPKM Mikro: Resepsi Dilarang, RT/RW Diinstruksikan Lockdown Lokal

Tangsel Perketat PPKM Mikro: Resepsi Dilarang, RT/RW Diinstruksikan Lockdown Lokal

Megapolitan
Tertangkapnya Buronan Pencuri yang Tembak Korbannya dengan Airsoft Gun, Dikejar hingga Bogor

Tertangkapnya Buronan Pencuri yang Tembak Korbannya dengan Airsoft Gun, Dikejar hingga Bogor

Megapolitan
Alasan 22 Juni Ditetapkan sebagai Hari Jadi Jakarta

Alasan 22 Juni Ditetapkan sebagai Hari Jadi Jakarta

Megapolitan
Temuan Covid-19 Varian Delta, Satgas: Memang Warga Depok, Kerja di Karawang Belum Pulang 2 Bulan

Temuan Covid-19 Varian Delta, Satgas: Memang Warga Depok, Kerja di Karawang Belum Pulang 2 Bulan

Megapolitan
Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Rian D'MASIV Lapor ke Polda Metro

Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Rian D'MASIV Lapor ke Polda Metro

Megapolitan
UPDATE 21 Juni: 531 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

UPDATE 21 Juni: 531 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak Bikin PSBB Diperketat Lagi di Depok, Ini Daftar Aturannya

Kasus Covid-19 Melonjak Bikin PSBB Diperketat Lagi di Depok, Ini Daftar Aturannya

Megapolitan
Ulang Tahun Ke-494 Jakarta dan Kontroversi Para Gubernurnya

Ulang Tahun Ke-494 Jakarta dan Kontroversi Para Gubernurnya

Megapolitan
HUT DKI, Jakarta Kemungkinan Hujan Nanti Malam

HUT DKI, Jakarta Kemungkinan Hujan Nanti Malam

Megapolitan
UPDATE 21 Juni: Bertambah 78 Kasus Positif, Satu Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

UPDATE 21 Juni: Bertambah 78 Kasus Positif, Satu Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

Megapolitan
Kado Ulang Tahun Ke-494 Jakarta, Lonjakan Covid-19 hingga RS Terancam Kolaps

Kado Ulang Tahun Ke-494 Jakarta, Lonjakan Covid-19 hingga RS Terancam Kolaps

Megapolitan
UPDATE: 587 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Pasien Terus Bertambah dengan Cepat

UPDATE: 587 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Pasien Terus Bertambah dengan Cepat

Megapolitan
Operasional Transportasi Umum di Jakarta Mulai Dibatasi, Ini Jadwal Terbarunya

Operasional Transportasi Umum di Jakarta Mulai Dibatasi, Ini Jadwal Terbarunya

Megapolitan
Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini Hampir 2.000 Orang

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini Hampir 2.000 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X