Operasi PSBB, Petugas Sita Ratusan Miras dari Pemilik Warung di Kranji

Kompas.com - 18/05/2020, 05:30 WIB
Ilustrasi minuman keras KOMPAS IMAGES/Kristianto PurnomoIlustrasi minuman keras
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Ratusan minuman keras (miras) disita petugas saat melakukan operasi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di warung makan di Jalan Sudirman Kranji, Bekasi, Sabtu (16/5/2020) malam.

“Kami menemukan minuman keras sebanyak 104 botol yang sengaja disimpan untuk diperjualbelikan untuk umum," ujar Lurah Kranji Andi Kristanto melalui keterangan tertulis, Minggu (18/5/2020).

Pihaknya menemukan warung makan yang menjual minuman keras saat operasi PSBB di kawasan Kranji.

Baca juga: Dua Warga Bekasi Temukan Kerangka Manusia di Lahan Kosong

Menurut dia, hal tersebut dapat memicu kerumunan orang pada masa PSBB.

“Lalu kami langsung menindak pelaku di tempat dan mirasnya pun disita,” kata dia.

Pihak Pemkot pun langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Bekasi Kota Kompol Helmi, Kanit Binmas AKP Sugiyarto untuk membawa pedagang miras itu ke kantor polisi.

Andi mengatakan, saat lakukan operasi PSBB banyak ditemukan masyarakat yang masih membandel berkerumun.

Bahkan beberapa masyarakat belum sadar untuk mengenakan masker.

“Masih ditemukan kerumunan masa dan masyarakat yang belum taat dengan aturan PSBB, bersama petugas gabungan dan berbagai unsur Tomas kita tindak tegas. Kita juga mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan," ucap Andi.

Baca juga: Sempat Berkeliaran Tanpa APD di Puskesmas, Pasien Reaktif di Bekasi Dinyatakan Negatif Covid-19

Ia mengatakan, pihaknya terus rutin lakukan operasi untuk menegakkan aturan PSBB. Dengan begitu, ia berharap kasus Covid-19 menurun.

"Kami rutin lakukan peneguran dan pemberian pamflet sosialisasi penerapan sanksi pelanggaran pelaksanaan PSBB kepada para pelaku usaha yang melanggar ketentuan PSBB ,” kata dia.

“Pengamanan wilayah juga digalakkan untuk mengantisipasi angka kriminalitas dan tingkat kejahatan yg mungkin terjadi diwilayah" tutur Andi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dapat 33.400 Vaksin Covid-19 Tahap 2, Depok Targetkan Gelombang Pertama Rampung Sebulan

Dapat 33.400 Vaksin Covid-19 Tahap 2, Depok Targetkan Gelombang Pertama Rampung Sebulan

Megapolitan
Pemain Skateboard di Trotoar Bundaran HI Ditertibkan karena Langgar Prokes

Pemain Skateboard di Trotoar Bundaran HI Ditertibkan karena Langgar Prokes

Megapolitan
Komisi D Dukung Rencana Pemprov DKI Gunakan RTH sebagai Lokasi Penampungan Banjir

Komisi D Dukung Rencana Pemprov DKI Gunakan RTH sebagai Lokasi Penampungan Banjir

Megapolitan
Harga Daging Sapi Tak Kunjung Turun, Sebagian Pedagang di Pasar Slipi Gulung Tikar

Harga Daging Sapi Tak Kunjung Turun, Sebagian Pedagang di Pasar Slipi Gulung Tikar

Megapolitan
Jadi Sorotan, Ketua Geng Motor yang Bacok Polisi Pernah Bersekolah di Pesantren

Jadi Sorotan, Ketua Geng Motor yang Bacok Polisi Pernah Bersekolah di Pesantren

Megapolitan
Sedang Memancing di Kali, Warga Temukan Mayat

Sedang Memancing di Kali, Warga Temukan Mayat

Megapolitan
Situs Pendaftaran Vaksinasi Lansia di Depok Ditutup karena Sudah Capai Target

Situs Pendaftaran Vaksinasi Lansia di Depok Ditutup karena Sudah Capai Target

Megapolitan
Geng Motor yang Anggotanya Bacok Polisi di Menteng Kerap Bikin Onar Saat Tengah Malam

Geng Motor yang Anggotanya Bacok Polisi di Menteng Kerap Bikin Onar Saat Tengah Malam

Megapolitan
Saat Sampah Sisa Makanan Bisa Ditukarkan dengan Ikan Lele. . .

Saat Sampah Sisa Makanan Bisa Ditukarkan dengan Ikan Lele. . .

Megapolitan
Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang Bersyukur Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang Bersyukur Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Megapolitan
Dinas LH DKI: Uji Emisi Sepeda Motor Secara Masif Dalam Tahap Persiapan

Dinas LH DKI: Uji Emisi Sepeda Motor Secara Masif Dalam Tahap Persiapan

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah Naik, Pedagang Kurangi Stok Jualan

Harga Cabai Rawit Merah Naik, Pedagang Kurangi Stok Jualan

Megapolitan
Polisi Kesulitan Ungkap Kelompok Pembacok 2 Remaja di Rengas Tangsel

Polisi Kesulitan Ungkap Kelompok Pembacok 2 Remaja di Rengas Tangsel

Megapolitan
2 Aktivis Papua Ditangkap dengan Tuduhan Pengeroyokan dan Pencurian

2 Aktivis Papua Ditangkap dengan Tuduhan Pengeroyokan dan Pencurian

Megapolitan
Mayat di Jalan Swadharma Pesanggrahan Negatif Covid-19 dan Tak Ada Bekas Kekerasan

Mayat di Jalan Swadharma Pesanggrahan Negatif Covid-19 dan Tak Ada Bekas Kekerasan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X