Wakil Wali Kota Bekasi Sarankan Warganya Halalbihalal Idul Fitri secara Virtual

Kompas.com - 18/05/2020, 14:25 WIB
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto di Stasiun Bekasi, Jumat (13/3/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto di Stasiun Bekasi, Jumat (13/3/2020).
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com- Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyarankan warganya menggunakan teknologi virtual untuk melangsungkan silaturahim atau halalbihalal saat Lebaran nanti.

Anjuran ini disampaikan Tri guna mencegah penyebaran Covid-19 yang bisa saja terjadi saat bersilaturahim. Sebab, Tri merasa yakin jika saja tak ada kasus Covid-19 usai Lebaran, maka pada 26 Mei bisa hidup normal lagi.

“Lebih bagus kita kakukan sengan teknologi. Toh kita tinggal sedikit lagi, ini tinggal ada di puncaknya saja. Saya punya keyakinan tanggal 26 kita sudah bisa menurunkan kasus dan secara perlahan kita (kembali) pada kehidupan yang normal,” ujar Tri seperti dikutip saat wawancara di Instagram @Bekasi_24_jam, Minggu (17/5/2020).

Baca juga: Wali Kota Bekasi Larang Warganya Mudik Lokal ke Kawasan Jabodetabek Saat Lebaran

Ia mengakui Idul Fitri kali ini memang tidak bisa dirayakan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sebab masyarakat tetap tidak diperbolehkan untuk berkerumun lebih dari lima orang.

Selain itu, ia juga meminta warganya untuk tidak bersalaman seperti biasanya saat bersilaturahim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Protokolnya tetap kan dilarang berkerumun lebih dari lima orang, ya kalau terpaksa harus bersilaturahmi jangan salaman lama-lama,” ucap dia.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Imbau Waganya Tak Gelar Halalbihalal

Ia pun meminta warga untuk tidak lakukan shalat Idul Fitri di masjid melakukannya secara berjemaah di rumah.

“Kalau silaturahmi bisa dilakukan secara virtual ya, kalau tidak ada kasus lagi kita bisa lakukan relaksasi. Tapi yang dikhawatirkan kalau shalat Ied ini bisa saja muncul (kasus baru Covid-19),” kata dia.

Dengan masyarakat lebih ketat lakukan protokol pencegahan Covid-19, tanggal 26 Mei diharapkan bisa hidup kembali normal.

"Harus disikapi bijak lebaran 24 dan 25 Mei, hari terakhir PSBB tanggal 26 Mei kalau kita disiplin dan penyebarannya sudah tidak ada lagi peningkatan, ODP dan PDP (tidak meningkat), kita bisa segera dalam kondisi hidup normal,” tutur Tri.

Baca juga: Wakil Wali Kota Optimistis Warga Bekasi Akan Kembali Hidup Normal Usai PSBB Ketiga

Adapun berdasarkan situs https://corona.bekasikota.go.id/, jumlah pasien positif di Kota Bekasi ada 280 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 193 orang telah berhasil sembuh.

Sementara itu, 29 orang meninggal dunia dan 58 orang masih dirawat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Depok Siapkan Serum Anti Bisa Ular di 11 Puskesmas Ini, Tersedia 24 Jam

Dinkes Depok Siapkan Serum Anti Bisa Ular di 11 Puskesmas Ini, Tersedia 24 Jam

Megapolitan
Pelaku Pencabulan Anak Masih Berkeliaran di Sekitar Rumah Korban Meski Sudah Dilaporkan, Percuma Lapor Polisi?

Pelaku Pencabulan Anak Masih Berkeliaran di Sekitar Rumah Korban Meski Sudah Dilaporkan, Percuma Lapor Polisi?

Megapolitan
Pekerja Proyek LRT di Kuningan Jatuh dari Ketinggian 8 Meter, Ini Fakta-faktanya

Pekerja Proyek LRT di Kuningan Jatuh dari Ketinggian 8 Meter, Ini Fakta-faktanya

Megapolitan
59 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Buka Lagi Mulai Sabtu Besok, Ini Daftarnya

59 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Buka Lagi Mulai Sabtu Besok, Ini Daftarnya

Megapolitan
4 Fakta Klaster Pesantren Babussalam Depok, 46 Penghuni Positif Covid-19 hingga Diduga Berawal dari Santri Cuti

4 Fakta Klaster Pesantren Babussalam Depok, 46 Penghuni Positif Covid-19 hingga Diduga Berawal dari Santri Cuti

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober 2021: Ada 17 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 21 Oktober 2021: Ada 17 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Pengacara Pastikan Rachel Vennya Siap Jalani Proses Hukum

Pengacara Pastikan Rachel Vennya Siap Jalani Proses Hukum

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Tambah 3 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 41 Pasien Dirawat

UPDATE 21 Oktober: Tambah 3 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 41 Pasien Dirawat

Megapolitan
Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Rachel Vennya: Maaf Sudah Meresahkan Masyarakat

Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Rachel Vennya: Maaf Sudah Meresahkan Masyarakat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Diguyur Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Diguyur Hujan Siang Nanti

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pencuri Motor Diseret dan Diamuk Massa | Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

[POPULER JABODETABEK] Pencuri Motor Diseret dan Diamuk Massa | Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Megapolitan
Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.