Pengunjung Membludak Berburu Baju Lebaran, Mal SGC di Cikarang Ditutup Sementara

Kompas.com - 18/05/2020, 21:42 WIB
Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik. the new york timesAlissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.

BEKASI, KOMPAS.com - Video yang memperlihatkan ramainya pengunjung Mal Sentra Grosir Cikarang (SGC) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, beredar di media sosial beberapa ahari terakhir.

Kapolres Bekasi Kabupaten Bekasi, Pol Hendra Gunawan, Senin (18/5/2020) mengatakan, SGC telah ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan karena pengunjung yang membeludak.

Hendra juga merupakan Wakil Ketua 1 Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi.

“Sudah ditutup. Saya menyarankan ke Bupati sebagai ketua Gugus Tugas Covid-19 untuk segera menutup SGC tersebut, kemudian dibuat tim untuk melakukan penutupan hingga akhirnya ditutup,” kata Hendra.

Baca juga: Berpatokan dengan Provinsi Jabar, Kabupaten Bekasi Perpanjang PSBB untuk Sepekan

Penutupan sementara Mal SGC itu dilakukan dengan menempel stiker dan spanduk pemberitahuan penutupan di sejumlah titik.

Hendra mengatakan, penutupan terserbut dilatar belakangi hasil evaluasi beberapa pihak saat Mal SGC diperbolehkan beroperasi.

Menurut dia, sebenarnya Mall SGC telah melakukan prosedur protokol pencegahan Covid-19 yang tepat. Namun, belakangan ini banyak masyarakat yang datang berburu baju Lebaran. Masyarakat pun menumpuk di mall tersebut.

Karena khawatir terjadi penyebaran Covid-19, pihaknya pun melakukan penutupan mal itu.

“Saya lihat pengelola gedung kewalahan untuk membendung antusiasme masyarakat karena menjelang Lebaran,” kata Hendra.

Ia mengatakan, penutupan sementara mal itu belum ditentukan hingga kapan.

Baca juga: Karyawannya Positif Covid-19, Perusahaan Manufaktur di Cikarang Rumahkan 5.300 Pegawai

“Hingga kapannya kami belum tentukan. Memang tindakan ini dalam rangka PSBB (pembatasan sosial berskala besar). Setelah masa PSBB, apabila mereka belum bisa menunjukkan kemampuannya dalam protokol Covid-19, kami tidak akan buka,” ujar dia.

Ia memastikan hingga kini belum ada laporan kasus positif Covid-19 dari peristiwa membludaknya pengunjung di SGC itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa 8 Petasan, Seorang Buruh yang Hendak Demo ke Istana Diamankan Polisi di Tangerang

Bawa 8 Petasan, Seorang Buruh yang Hendak Demo ke Istana Diamankan Polisi di Tangerang

Megapolitan
Pengendara Mobil yang Terekam Buang Kantong Sampah di Kalimalang Bakal Ditindak

Pengendara Mobil yang Terekam Buang Kantong Sampah di Kalimalang Bakal Ditindak

Megapolitan
Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Disamarkan dengan Logistik Sembako

Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Disamarkan dengan Logistik Sembako

Megapolitan
Rapat Anggaran di Puncak Bogor Dianggap Pemborosan, FITRA: DPRD dan Pemprov DKI Harus Diaudit

Rapat Anggaran di Puncak Bogor Dianggap Pemborosan, FITRA: DPRD dan Pemprov DKI Harus Diaudit

Megapolitan
Tersangka Penjambretan Anak Kecil di Kebayoran Lama Coba Hilangkan Barang Bukti

Tersangka Penjambretan Anak Kecil di Kebayoran Lama Coba Hilangkan Barang Bukti

Megapolitan
Dua Tersangka Jambret Ponsel Bocah di Kebayoran Lama Berstatus Pelajar, Motifnya Iseng

Dua Tersangka Jambret Ponsel Bocah di Kebayoran Lama Berstatus Pelajar, Motifnya Iseng

Megapolitan
Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran, Tiga Penjambret Ditangkap di Tangerang

Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran, Tiga Penjambret Ditangkap di Tangerang

Megapolitan
8.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

8.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

Megapolitan
Marak Pesepeda Jadi Korban Jambret, Berikut Tips Aman Bersepeda

Marak Pesepeda Jadi Korban Jambret, Berikut Tips Aman Bersepeda

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Biayai Perawatan Pasien Covid-19 yang Proses Klaimnya Ditolak Kemenkes

Pemkot Bekasi Akan Biayai Perawatan Pasien Covid-19 yang Proses Klaimnya Ditolak Kemenkes

Megapolitan
Penjelasan Dirut RSUD Cengkareng Insiden Massa Jemput Paksa Pasien Positif Covid-19

Penjelasan Dirut RSUD Cengkareng Insiden Massa Jemput Paksa Pasien Positif Covid-19

Megapolitan
Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Demo Omnibus Law di Jakarta

Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Demo Omnibus Law di Jakarta

Megapolitan
Biasanya Pertengahan Tahun, Pengesahan APBD-P DKI 2020 Mundur hingga November

Biasanya Pertengahan Tahun, Pengesahan APBD-P DKI 2020 Mundur hingga November

Megapolitan
Dua Tiang Listrik di Kembangan yang Ambruk Kemarin Sore Langsung Diperbaiki

Dua Tiang Listrik di Kembangan yang Ambruk Kemarin Sore Langsung Diperbaiki

Megapolitan
Ada Demo Lagi, Satlantas Jakpus Tutup Sejumlah Ruas Jalan

Ada Demo Lagi, Satlantas Jakpus Tutup Sejumlah Ruas Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X