Klaster Covid-19 Pademangan Barat, Bermula dari Seorang Jemaah Tabligh Akbar yang Lalai Protokol Kesehatan

Kompas.com - 19/05/2020, 09:32 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelurahan Pademangan Barat saat ini telah mencatatkan 115 kasus positif Covid-19. Angka ini termasuk salah satu yang tertinggi di Jakarta Utara.

Camat Pademangan Timur Mumu Mujtahid mengatakan, tingginya angka penyebaran berawal dari seorang warga RW 011 yang diketahui sebagai jemaah tabligh akbar dan baru pulang dari India.

Ketika pulang dari India, yang merupakan salah satu negara terjangkit, warga tersebut tak melakukan isolasi sesuai dengan protokol kesehatan.

Baca juga: Kecamatan Pademangan Catat 150 Kasus Positif Covid-19 Per Hari Ini

"Yang bersangkutan ini beraktivitas enggak sesuai protokol kesehatan Covid-19. Artinya masih beraktivitas di masjid, masih ke mana-mana, berinteraksi dengan warga lain," kata Mumu kepada Kompas.com, Senin (19/5/2020) malam.

Kemudian di suatu waktu, warga tersebut membesuk saudaranya yang sedang sakit di salah satu rumah sakit umum daerah.

Tak berapa lama kemudian, saudara yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia.

Mulai dari situ, aparat dari Kecamatan Pademangan bersama dengan puskesmas melakukan tracing penyebaran virus.

Baca juga: Jungkir Balik Camat Tangani Lonjakan Covid-19 di Pademangan, Pusing Hadapi Warga yang Menolak Dites...

Dari hasil tracing di RW 011 tersebut, ternyata sudah cukup banyak warga yang tertular Covid-19.

Mumu menyebutkan, dari klaster pertama ada 42 orang warga yang terinfeksi.

Mulai dari situ, aparat Kecamatan Pademangan melakukan rapid test setiap hari dan mendapati banyak temuan lain.

"Klaster berikut di RW 012 ada 30 kasus, RW 007 20 kasus yang belum jelas sumbernya. Di sana emang padat sekali, tidak tertib physical distancing dan kadang masih jalan-jalan," ujar Mumu.

Adapun keseluruhan kasus Covid-19 di Kecamatan Pademangan tercatat 150 kasus positif.

Selain 115 di Kecamatan Pademangan Barat, ada 18 kasus positif di Kelurahan Pademangan Timur dan 17 orang dari Kelurahan Ancol.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tim Pendukung Benyamin-Pilar Tertabrak Motor Saat Pasang APK di Pamulang, Diduga akibat Diintimidasi

Tim Pendukung Benyamin-Pilar Tertabrak Motor Saat Pasang APK di Pamulang, Diduga akibat Diintimidasi

Megapolitan
Ganti Rugi Longsor di Ciganjur Tak Jelas, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum

Ganti Rugi Longsor di Ciganjur Tak Jelas, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Warga Korban Banjir Belum Sependapat Soal Ganti Rugi, Satu RT Minta PT Khong Guan Bayar 80 Persen

Warga Korban Banjir Belum Sependapat Soal Ganti Rugi, Satu RT Minta PT Khong Guan Bayar 80 Persen

Megapolitan
Seorang Pria Mencoba Lompat dari Lantai 22 di Apartemen Salemba, Damkar Berhasil Gagalkan

Seorang Pria Mencoba Lompat dari Lantai 22 di Apartemen Salemba, Damkar Berhasil Gagalkan

Megapolitan
Banyak Warga Keluar Kota, Tempat Wisata di Jakarta Lebih Sepi

Banyak Warga Keluar Kota, Tempat Wisata di Jakarta Lebih Sepi

Megapolitan
Ormas Sering Bentrok di Ciledug, Polisi Diminta Tak Kompromi dan Berani Bubarkan

Ormas Sering Bentrok di Ciledug, Polisi Diminta Tak Kompromi dan Berani Bubarkan

Megapolitan
Bentrok Ormas Makan Korban di Ciledug tapi Berujung Damai, Pengamat: Jangan Didiamkan!

Bentrok Ormas Makan Korban di Ciledug tapi Berujung Damai, Pengamat: Jangan Didiamkan!

Megapolitan
Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Megapolitan
Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Mulai Besok

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Mulai Besok

Megapolitan
Ini Kronologi Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumah Kos Kawasan Tambora

Ini Kronologi Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumah Kos Kawasan Tambora

Megapolitan
Warga Tangsel yang Tak Masuk DPT Tetap Bisa Mencoblos pada Pilkada, asalkan...

Warga Tangsel yang Tak Masuk DPT Tetap Bisa Mencoblos pada Pilkada, asalkan...

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang

Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang

Megapolitan
Gara-gara Hujan Deras, Tembok Rumah di Jagakarsa Longsor

Gara-gara Hujan Deras, Tembok Rumah di Jagakarsa Longsor

Megapolitan
Seorang Pria di Cililitan Tinggalkan Rumah Tanpa Kabar Berhari-hari

Seorang Pria di Cililitan Tinggalkan Rumah Tanpa Kabar Berhari-hari

Megapolitan
Pelamar CPNS Pemprov DKI Lebih dari 50.000, Hanya 7,5 Persen yang Diterima

Pelamar CPNS Pemprov DKI Lebih dari 50.000, Hanya 7,5 Persen yang Diterima

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X