Kompas.com - 19/05/2020, 15:30 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/2/2020). KOMPAS.com/NURSITA SARIKepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/2/2020).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, rata-rata penambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta pada pekan lalu meningkat dibandingkan penambahan kasus pada pekan-pekan sebelumnya.

Pasien positif Covid-19 yang semula rata-rata bertambah 50 orang per hari meningkat jadi 109 orang per hari pada pekan lalu.

Syafrin berujar, peningkatan kasus Covid-19 ini terjadi karena tingginya pelanggaran terhadap ketentuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca juga: Ratusan Lapak Pedagang di Pasar Anyar Bogor Ditertibkan karena Langgar PSBB

"Minggu kemarin itu (kasus positif Covid-19) meningkat jadi rata-rata 109 kasus per hari. Artinya, terjadi pelanggaran PSBB dan ini berdampak pada peningkatan jumlah kasus positif di Jakarta," ujar Syafrin dalam diskusi virtual, Selasa (19/5/2020).

Syafrin berujar, di sektor transportasi, ada 40.660 pelanggaran PSBB yang ditemukan di 18 titik pemeriksaan (check point) di ruas jalan dan pintu tol. Pelanggaran itu terjadi pada periode 10 April sampai 17 Mei 2020.

Selain itu, petugas juga menemukan 384 pelanggaran PSBB di enam terminal. Pelanggaran yang dilakukan, yakni bus-bus mengangkut penumpang melebihi batas yang ditentukan dan pengemudi atau penumpang tidak mengenakan masker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Anggota Komisi II DPR: Masih Banyak Pelanggaran dalam Pelaksanaan PSBB

Petugas Dinas Perhubungan juga menyetop operasi dan mengandangkan 64 kendaraan yang nekat mengangkut penumpang untuk mudik. Kendaraan yang disetop operasi dan dikandangkan adalah 50 unit mikrobus/elf dan 14 bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) atau bus pariwisata.

"Pelanggaran PSBB masih cukup tinggi. Untuk penerapan sanksi saat ini kami masih fokus pada sanksi kerja sosial," kata Syafrin.

Per Senin kemarin, pasien positif Covid-19 di Jakarta mencapai 6.010 orang. Dari total pasien positif Covid-19, 1.301 orang dinyatakan telah sembuh, sementara 483 pasien meninggal dunia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Pasien Aktif Covid-19 di Tangsel Melonjak Jadi 10.467 Orang

UPDATE: Pasien Aktif Covid-19 di Tangsel Melonjak Jadi 10.467 Orang

Megapolitan
UPDATE: 711 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 12 Pasien Wafat

UPDATE: 711 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 12 Pasien Wafat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Hujan

Megapolitan
Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Megapolitan
Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Megapolitan
Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Megapolitan
Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

Megapolitan
Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Megapolitan
Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X