Anies Minta Warga Tetap di Rumah Selama PSBB agar Jakarta Segera Normal Lagi

Kompas.com - 19/05/2020, 18:15 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers pada Selasa (19/5/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers pada Selasa (19/5/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga tetap berdiam di rumah selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) demi menekan penyebaran Covid-19 sehingga kondisi Jakarta segera normal lagi.

Menurut Anies, jika warga disiplin dengan berdiam di rumah, Jakarta bisa cepat kembali ke kondisi normal.

"Jadi semakin banyak orang berada di rumah makin kecil penularan (Covid-19), sebaliknya semakin banyak orang di luar rumah maka semakin banyak orang yang ketularan," kata Anies dalam konferensi pers yang disiarkan akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Ia memaparkan, pada April lalu angka pasien positif di DKI sempat menurun. Namun kembali naik pada awal Mei 2020.

Baca juga: Anies Sebut 2 Minggu ke Depan Bisa Jadi PSBB Terakhir, asal....

Menurut dia, selama Ramadhan banyak warga berdiam diri di rumah pada siang hari. Namun sore hingga malam hari banyak yang keluar rumah.

"Di bulan Mei angka kembali meningkat, seakan kita menuju gelonbang kedua. Ini terjadi utamanya sesudah bulan suci Ramadhan. Siangnya memang kita di rumah tetapi di sore hari kita banyak keluar. Bila kita ingin menuntaskan ini maka kita harus disiplin berada di rumah," ujar dia.

Anies berharap masyarakat tetap disiplin sehingga kehidupan di Jakarta bisa kembali normal.

"Dengan begitu harapannya Jakarta bisa kembali hidup normal," kata dia.

Pemprov DKI telah memutuskan untuk memperpanjang PSBB di Jakarta. PSBB di Jakarta diperpanjang 14 hari dari 22 Mei sampai 4 Juni 2020.

Jakarta mulai menerapkan PSBB pada 10 April 2020. Awalnya hanya 14 hari atau sampai pada 23 April. Namun kemudian diperpanjang 28 hari sampai 22 Mei ini. Kini diperpannjang lagi 14 hari hingga 4 Juni.

"Pemprov DKI, Gugus Tugas DKI, menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa Jakarta akan menambah PSBB selama 14 hari mulai 22 Mei sampai 4 Juni," ujar Anies.

Menurut Anies, PSBB selama dua pekan ke depan menjadi periode yang menentukan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Jakarta.

Kuncinya, warga menaati ketentuan PSBB.

"Ini akan bisa jadi PSBB penghabisan jika kita disiplin," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdapat 32.000 Lulusan SD, Daya Tampung SMPN di Kota Tangerang Hanya 10.600

Terdapat 32.000 Lulusan SD, Daya Tampung SMPN di Kota Tangerang Hanya 10.600

Megapolitan
Belum Ada Kasus, Dirut Yakin MRT Jakarta Aman dari Penularan Covid-19

Belum Ada Kasus, Dirut Yakin MRT Jakarta Aman dari Penularan Covid-19

Megapolitan
Tes Massal di Kantor Kecamatan Pamulang, 9 Warga Dinyatakan Reaktif Covid-19

Tes Massal di Kantor Kecamatan Pamulang, 9 Warga Dinyatakan Reaktif Covid-19

Megapolitan
Kapolri: Polisi Terjerat Narkoba Harusnya Dihukum Mati

Kapolri: Polisi Terjerat Narkoba Harusnya Dihukum Mati

Megapolitan
Calon Penumpang Pesawat Bisa Drive Thru Rapid Test Covid-19 di Bandara Soetta

Calon Penumpang Pesawat Bisa Drive Thru Rapid Test Covid-19 di Bandara Soetta

Megapolitan
Pemkot Bekasi Telusuri Pihak yang Buang Limbah Medis ke TPA Sumur Batu

Pemkot Bekasi Telusuri Pihak yang Buang Limbah Medis ke TPA Sumur Batu

Megapolitan
Hakim Kabulkan Gugatan Diskotek Golden Crown, Pemprov DKI Harus Batalkan Pencabutan Izin Usaha

Hakim Kabulkan Gugatan Diskotek Golden Crown, Pemprov DKI Harus Batalkan Pencabutan Izin Usaha

Megapolitan
Polisi Musnahkan 1,2 Ton Sabu dan 410 Ganja Jaringan Internasional

Polisi Musnahkan 1,2 Ton Sabu dan 410 Ganja Jaringan Internasional

Megapolitan
Pilkada Depok 2020, Gerindra Gandeng PDI-P dan Ogah Koalisi dengan PKS

Pilkada Depok 2020, Gerindra Gandeng PDI-P dan Ogah Koalisi dengan PKS

Megapolitan
Pedagang Belum Tahu Pasar Cipete Selatan Boleh Beroperasi Normal

Pedagang Belum Tahu Pasar Cipete Selatan Boleh Beroperasi Normal

Megapolitan
Sistem Ganjil Genap Dihapus, Pedagang Tanah Abang Senang Bisa Berjualan Setiap Hari

Sistem Ganjil Genap Dihapus, Pedagang Tanah Abang Senang Bisa Berjualan Setiap Hari

Megapolitan
Ikappi Minta Pemprov DKI Siapkan Kantong Alternatif untuk Dagangan Basah

Ikappi Minta Pemprov DKI Siapkan Kantong Alternatif untuk Dagangan Basah

Megapolitan
Pamulang Masuk Zona Merah Covid-19, Dinkes Tangsel dan BIN Tes Massal Warga

Pamulang Masuk Zona Merah Covid-19, Dinkes Tangsel dan BIN Tes Massal Warga

Megapolitan
Pasar Cibubur Produksi Satu Ton Sampah Plastik dalam Sebulan

Pasar Cibubur Produksi Satu Ton Sampah Plastik dalam Sebulan

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Terbanyak di Pancoran Mas dan Sawangan

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Terbanyak di Pancoran Mas dan Sawangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X