Paceklik bagi Ojek Kampus UI, Hilang Pemasukan Sejak Tak Ada Perkuliahan, Kini Dibantu Para Mahasiswa

Kompas.com - 20/05/2020, 04:43 WIB
Tampak suasana sepi pangkalan ojek mitra kampus UI, Selasa (19/5/2020). Para ojek mitra kampus mengeluhkan minimnya pemasukan sehubungan dengan liburnya aktivitas UI selama pandemi Covid-19, yang berimbas pada merosotnya jumlah penumpang. IstimewaTampak suasana sepi pangkalan ojek mitra kampus UI, Selasa (19/5/2020). Para ojek mitra kampus mengeluhkan minimnya pemasukan sehubungan dengan liburnya aktivitas UI selama pandemi Covid-19, yang berimbas pada merosotnya jumlah penumpang.


DEPOK, KOMPAS.com – Sudah dua bulan kegiatan perkuliahan di Universitas Indonesia (UI), Depok diganti menjadi kuliah jarak jauh, tepatnya sejak Maret lalu.

Dengan begitu, praktis aktivitas perkuliahan di kampus tiada.

Selama itu pula, para ojek mitra kampus UI kehilangan pendapatan harian mereka. Ojek mitra kampus merupakan ojek pangkalan yang setiap hari mangkal di beberapa titik di dalam kampus UI yang luas.

Adi merupakan salah satu ojek mitra kampus UI yang mengaku terpukul akibat ditiadakannya perkuliahan di kampus.

Ditambah dengan pandemi Covid-19 yang menyebakan orang jarang pergi keluar rumah, pemasukannya pun terjun bebas.

Baca juga: Tagar Indonesia Terserah Digaungkan, Ini Suara Hati Dokter di Tengah PSBB yang Melonggar...

"Tidak ada order. Untuk sementara ini, pascamahasiswa diliburkan, pemasukan saya benar-benar turun drastis. Bahkan bisa sama sekali tidak ada,” ujar Adi ketika dihubungi Kompas.com pada Selasa (19/5/2020) malam.

"Keluhan banyak. Kalau kita bisa teriak, kita teriak dengan kondisi seperti ini. Sekarang kan di rumah saja," imbuh dia.

Setiap hari, Adi harus menanggung nafkah untuk istri dan kedua putranya di rumah dengan pemasukan tak menentu.

Menurutnya, ini adalah periode terburuk kondisi finansialnya.

Menurut Adi, sepinya keadaan saat ini bahkan terasa jauh lebih buruk dibandingkan ketika kampus UI libur 3 bulan setiap tahun.

Baca juga: Kabar Baik, Kini Ada 30 Zona Hijau Bebas Covid-19 di Kota Bekasi

"Itu masih ada pemasukan, kan mahasiswa enggak semuanya pulang saat libur semester. Masih ada karyawan masuk. Sekarang karyawan juga tidak ada sama sekali," ungkapnya.

Dapur tak ngebul...

Adi menyebutkan, mati surinya kehidupan di kampus UI memaksanya memutar otak.

Ia sempat mencoba mencari penumpang di tempat-tempat lain dengan cara berkeliling Depok. Beberapa rekan sejawatnya pun sempat menjajal hal yang sama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Hamil di Depok Ingin Jual Ginjal, Apakah Jual Beli Organ Tubuh Dibolehkan?

Ibu Hamil di Depok Ingin Jual Ginjal, Apakah Jual Beli Organ Tubuh Dibolehkan?

Megapolitan
Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Mulanya Rugi Nyaris Rp 1 Miliar dari Bisnis Minyak Goreng

Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Mulanya Rugi Nyaris Rp 1 Miliar dari Bisnis Minyak Goreng

Megapolitan
Jadi TNI Gadungan Untuk Nikahi Kekasih, Seorang Pria Ditangkap Polisi di Jatinegara

Jadi TNI Gadungan Untuk Nikahi Kekasih, Seorang Pria Ditangkap Polisi di Jatinegara

Megapolitan
Hendak Antar Pesanan, Kurir Makanan Diduga Dikeroyok Dua Pria di Ciledug Raya

Hendak Antar Pesanan, Kurir Makanan Diduga Dikeroyok Dua Pria di Ciledug Raya

Megapolitan
Duduk Perkara Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjalnya, Terlilit Utang dan Dikejar Rentenir

Duduk Perkara Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjalnya, Terlilit Utang dan Dikejar Rentenir

Megapolitan
Kelurahan Jurumudi Direndam Banjir 4 Hari, Bantuan Belum Merata hingga Warga Harus Berebut

Kelurahan Jurumudi Direndam Banjir 4 Hari, Bantuan Belum Merata hingga Warga Harus Berebut

Megapolitan
Bobol Motor di Kebon Jeruk, Pencuri Malah Lewat Tongkrongan Korban dan Tertangkap

Bobol Motor di Kebon Jeruk, Pencuri Malah Lewat Tongkrongan Korban dan Tertangkap

Megapolitan
Kasus Penyalagunaan Narkoba Ardhito Pramono: Direhabilitasi tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Kasus Penyalagunaan Narkoba Ardhito Pramono: Direhabilitasi tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Megapolitan
Bertemu Relawan Pendukung di Makasar, Anies Bicara soal Waktu Deklarasi Capres

Bertemu Relawan Pendukung di Makasar, Anies Bicara soal Waktu Deklarasi Capres

Megapolitan
Kasus Omicron Bertambah, Pemkot Tangerang Akan Sesuaikan Aturan WFH dan PTM

Kasus Omicron Bertambah, Pemkot Tangerang Akan Sesuaikan Aturan WFH dan PTM

Megapolitan
Mobil Terjun Ke Parit di Tangerang, Pengemudi dan Anaknya Selamat

Mobil Terjun Ke Parit di Tangerang, Pengemudi dan Anaknya Selamat

Megapolitan
Demi Bayar Utang Rp 1 Miliar, Ibu Hamil Rela Jual Ginjal

Demi Bayar Utang Rp 1 Miliar, Ibu Hamil Rela Jual Ginjal

Megapolitan
Balas Pantun Anies dan Giring PSI: dari Sirkuit Formula E hingga Sindiran 'Kurang Kerjaan'

Balas Pantun Anies dan Giring PSI: dari Sirkuit Formula E hingga Sindiran "Kurang Kerjaan"

Megapolitan
Pelintasan Rel Stasiun Pondok Cina Melengkung, Warga: Enggak Kelihatan Kereta Datang

Pelintasan Rel Stasiun Pondok Cina Melengkung, Warga: Enggak Kelihatan Kereta Datang

Megapolitan
Situasi Jakarta Makin Gawat: Omicron Tembus 1.000 Kasus, Pasien Wisma Atlet Terus Melonjak

Situasi Jakarta Makin Gawat: Omicron Tembus 1.000 Kasus, Pasien Wisma Atlet Terus Melonjak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.