Kompas.com - 20/05/2020, 09:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasien positif Covid-19 terus bertambah setiap harinya. Berbagai aspek pun terdampak akibat pandemi ini.

Dalam menghadapi wabah ini, segala upaya harus dilakukan, termasuk menyiapkan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri disebut menganggarkan Rp 10,77 triliun untuk penanganan Covid-19.

Baca juga: DPRD Minta Pemprov DKI Alihkan Anggaran Pembelian Lahan Rp 720 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Anggaran itu digunakan untuk tiga hal, yakni penanganan bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, dan penanganan dampak ekonomi.

Dari total Rp 10,77 triliun, anggaran paling banyak dialokasikan untuk jaring pengaman sosial.

"Anggaran untuk jaring pengamanan sosial Rp 7,6 triliun," ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Mochamad Ardian Noervianto saat dihubungi Kompas.com, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Anggota DPRD DKI Kembali Desak Anggaran Formula E Dialihkan untuk Atasi Covid-19

Sementara untuk anggaran penanganan bidang kesehatan, kata Ardian, sebesar Rp 2,67 triliun. Sisanya digunakan untuk mengatasi dampak ekonomi akibat Covid-19.

"Untuk dampak ekonomi Rp 500 miliar," kata Ardian.

Kemudian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sendiri pernah mengatakan, jika Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 5,032 triliun untuk pelaksanaan bansos.

Hal ini disebutkan Anies saat menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak lagi mempunyai anggaran untuk memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak virus corona (Covid-19).

Baca juga: Pemerintah Dinilai Belum Transparan Terkait Anggaran Penanganan Covid-19

"Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan anggaran dalam bentuk belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp 5,032 Triliun dalam rangka penanganan Covid-19," ucap Anies dalam keterangan pers pada Kamis (7/5/2020) malam.

Meski jumlah anggaran di atas yang terkesan cukup banyak, nyatanya penanganan di Ibu Kota masih membutuhkan anggaran lebih.

Pemprov DKI pun didesak merealokasikan sejumlah anggaran lain untuk Covid-19. Salah satunya adalah anggaran commitment fee Formula E.

Besaran anggaran Formula E yang telah disetorkan ke Federasi Otomotif Internasional (FIA) adalah 20 juta poundsterling atau setara dengan Rp 345,9 miliar.

Baca juga: Kritik Masalah Bansos, Politisi PDI-P: Anies Tega Bayar Rp 207 Miliar untuk Formula E

Anggaran tersebut pun dikabulkan sebesar Rp 360 miliar. Commitment fee yang disetorkan ini adalah untuk ajang balap pada 2020.

Kemudian, untuk commitment fee untuk Formula E tahun 2021 telah dibayarkan sebesar 11 juta poundsterling atau Rp Rp 207,69 miliar (dengan asumsi 1 pounds sebesar Rp 18.881).

Jika dijumlahkan, maka Pemprov DKI telah membayarkan Rp 560 miliar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Jakarta, BMKG: Seluruh Wilayah DKI Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Jakarta, BMKG: Seluruh Wilayah DKI Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Hari

Megapolitan
Dangdut Akan Didaftarkan Jadi Warisan Tak Benda, Rhoma Irama: Suatu Kebanggaan Buat Kami

Dangdut Akan Didaftarkan Jadi Warisan Tak Benda, Rhoma Irama: Suatu Kebanggaan Buat Kami

Megapolitan
Polisi Ungkap Motif dan Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Jumat Besok

Polisi Ungkap Motif dan Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Jumat Besok

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Apa Itu Buli-buli yang ada di TKP Sekeluarga Tewas di Kalideres? | Tumbangnya Kejayaan Mal Jakarta | Fakta Baru Balita Tewas di Tangan Pacar Ibu

[POPULER JABODETABEK] Apa Itu Buli-buli yang ada di TKP Sekeluarga Tewas di Kalideres? | Tumbangnya Kejayaan Mal Jakarta | Fakta Baru Balita Tewas di Tangan Pacar Ibu

Megapolitan
Dishub Minta Dinkes Cek Kesehatan Pramudi Jelang Libur Akhir Tahun, Sopir AKAP: Biar Enggak Sakit di Jalan

Dishub Minta Dinkes Cek Kesehatan Pramudi Jelang Libur Akhir Tahun, Sopir AKAP: Biar Enggak Sakit di Jalan

Megapolitan
Jadwal Konser dan Festival Musik Tahun 2023 di Jakarta

Jadwal Konser dan Festival Musik Tahun 2023 di Jakarta

Megapolitan
4 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Depok

4 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Depok

Megapolitan
Rute Transjakarta 5B Stasiun Tebet-BNN

Rute Transjakarta 5B Stasiun Tebet-BNN

Megapolitan
Jadwal Konser K-pop dan Fan Meeting Tahun 2023 di Jakarta

Jadwal Konser K-pop dan Fan Meeting Tahun 2023 di Jakarta

Megapolitan
7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

Megapolitan
Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Megapolitan
Rute Transjakarta 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini

Rute Transjakarta 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini

Megapolitan
Selain Dangdut, Tenun hingga Kebaya Juga Masuk Antrean yang Akan Diajukan Jadi Warisan Tak Benda

Selain Dangdut, Tenun hingga Kebaya Juga Masuk Antrean yang Akan Diajukan Jadi Warisan Tak Benda

Megapolitan
Sandiaga Akan Ajukan Dangdut sebagai Warisan Tak Benda UNESCO, Ada Negara Lain yang Mengeklaim?

Sandiaga Akan Ajukan Dangdut sebagai Warisan Tak Benda UNESCO, Ada Negara Lain yang Mengeklaim?

Megapolitan
Temui Rhoma Irama, Sandiaga Uno Ungkap Rencana Pendaftaran Dangdut Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Temui Rhoma Irama, Sandiaga Uno Ungkap Rencana Pendaftaran Dangdut Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.