Sandiaga Uno Imbau UMKM Tidak Jual Aset di Masa Pandemi Covid-19

Kompas.com - 20/05/2020, 13:07 WIB
Sandiaga Uno dalam talkshow bertema Semangat Kebangkitan Brand Lokal bersama dengan dr. Tirta, di akun Instagram @ultimateu_id, Rabu (20/5/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARSandiaga Uno dalam talkshow bertema Semangat Kebangkitan Brand Lokal bersama dengan dr. Tirta, di akun Instagram @ultimateu_id, Rabu (20/5/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Omzet pegiat usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) di Indonesia rata-rata mengalami penuruan hingga 50 persen akibat terdampak pandemi Covid-19.

Demikian yang dikatakan Sandiaga Uno dalam talkshow bertema "Semangat Kebangkitan Brand Lokal" bersama dengan influencer dr Tirta melalui akun Instagram @ultimateu_id, Rabu (20/5/2020).

"Kalau dipukul rata-rata UMKM di Indonesia turun omzetnya 50 persen," ucap Sandi.

Baca juga: Sandiaga: Bantuan Pemerintah Hanya Jangkau 80 Persen Warga Tak Mampu

Menurut dia, mulai dari UMKM di sektor fashion, makanan, minuman, dan lainnya ikut terdampak.

Omzet yang turun juga menganggu produksi dan tenaga kerja UMKM tersebut.

Imbasnya, beberapa pegiat UMKM memilih untuk menjual aset berupa mesin dan lainnya guna memenuhi kebutuhan produksi.

Kondisi ini akan berbanding terbalik ketika pandemi berakhir. Mesin-mesin yang dijual tersebut justry diperlukan lagi untuk memproduksi.

Karena itu Sandi mengimbau pegiat UMKM agar jangan sampai menjual aset yang mereka miliki.

Baca juga: Pemprov Jateng akan Borong 3 Juta Masker Buatan UMKM Senilai Rp 10 Miliar

"Jangan sampai semua asetnya dijual dan akhirnya mereka tidak bisa berproduksi begitu lewati pandemi ini," ucap Sandi.

Sebaliknya, mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini mengajak para pegiat UMKM untuk berinovasi guna melanjutkan roda produksi di tengah pandemi ini.

"Kepada UMKM yang jeli menangkap peluang, agar mereka bisa naik kelas tapi kuncinya adalah lapangan pekerjaan bagaimana umkm bisa terus berproduksi dan tidak mengalami kerusakan permanen," kata Sandi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Tambah 150 Bus Gratis Urai Kepadatan Penumpang KRL di Stasiun Bogor Besok Pagi

Pemerintah Tambah 150 Bus Gratis Urai Kepadatan Penumpang KRL di Stasiun Bogor Besok Pagi

Megapolitan
Mulai Hari Ini Sekolah di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Mulai Hari Ini Sekolah di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Megapolitan
UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Megapolitan
PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

Megapolitan
Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Megapolitan
Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Megapolitan
Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Megapolitan
Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Megapolitan
Anies Sebut Persebaran Covid-19  di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Anies Sebut Persebaran Covid-19 di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X