Kompas.com - 20/05/2020, 14:09 WIB
bus berstiker Kemenhub yang diamankan polisi, Rabu (20/5/2020) Dok polisibus berstiker Kemenhub yang diamankan polisi, Rabu (20/5/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, polisi tengah mendalami event organizer (EO) yang memesan empat bus untuk mengantar penumpang ke Solo, Jawa Tengah.

Selain membawa penumpang ke Solo, pihak EO juga menempelkan stiker Kementerian Perhubungan di bus tersebut.

"Empat bus yang disewa dan masing-masing ditempel stiker oleh EO yang menyewa bus tersebut. Untuk info tentang EO tersebut masih didalami," kata Sambodo saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: Dishub DKI Kandangkan 64 Armada Travel hingga Bus AKAP yang Membandel

Saat ini, bus itu sudah diamankan polisi dan pengemudi sudah dimintai keterangan lebih lanjut.

Kejadian itu bermula ketika empat bus berstiker Kementerian Perhubungan melewati kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (20/5/2020) dini hari.

Kala itu, polisi mencurigai keberadaan bus tersebut dan memberhentikannya. Ketika diperiksa, bus tersebut tidak berpenumpang.

Pengemudi bus pun mengaku sehabis membawa penumpang dari luar kota dan sekarang hendak menuju pool.

"Katanya baru bawa penumpang ke Solo," ucap Sambodo.

Sambodo belum bisa memastikan apakah penumpang tersebut merupakan warga biasa atau karyawan Kemenhub.

"Belum bisa dipastikan. Saat ini bus diamankan di depan kantor Satpatwal untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan," terang dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Artis yang Berulang Kali Terjerat Kasus Narkoba, dari Tio Pakusadewo hingga Rio Reifan

10 Artis yang Berulang Kali Terjerat Kasus Narkoba, dari Tio Pakusadewo hingga Rio Reifan

Megapolitan
KSAD Sebut Kasus Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru Dikawal Danpuspom hingga Pangdam Jaya

KSAD Sebut Kasus Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru Dikawal Danpuspom hingga Pangdam Jaya

Megapolitan
Cerita Warga Bogor Rela Menginap di GOR Pajajaran Demi Hindari Antrean BLT UMKM

Cerita Warga Bogor Rela Menginap di GOR Pajajaran Demi Hindari Antrean BLT UMKM

Megapolitan
Pencuri Motor Berkedok Driver Ojek Online di Duren Sawit Ditangkap Polisi

Pencuri Motor Berkedok Driver Ojek Online di Duren Sawit Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Berencana Dirikan 2 Posko Cek Poin di Kota Tangerang Selama Larangan Mudik Lebaran

Polisi Berencana Dirikan 2 Posko Cek Poin di Kota Tangerang Selama Larangan Mudik Lebaran

Megapolitan
Pemkot Jakpus Akan Tutup Jembatan yang Jadi Akses Tawuran di Johar Baru

Pemkot Jakpus Akan Tutup Jembatan yang Jadi Akses Tawuran di Johar Baru

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri Motor di Duren Sawit yang Gunakan Gunting untuk Lancarkan Aksinya

Polisi Tangkap Pencuri Motor di Duren Sawit yang Gunakan Gunting untuk Lancarkan Aksinya

Megapolitan
Sejarah Masjid Jami Kebon Jeruk, Saksi Bisu Penyebaran Islam dari Tiongkok

Sejarah Masjid Jami Kebon Jeruk, Saksi Bisu Penyebaran Islam dari Tiongkok

Megapolitan
Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru, KSAD: Prajurit Kita Ngapain di Situ?

Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru, KSAD: Prajurit Kita Ngapain di Situ?

Megapolitan
Artis Rio Reifan yang Berkali-kali Terjerat Narkoba, Ditangkap 4 Kali dalam Kurun 6 Tahun

Artis Rio Reifan yang Berkali-kali Terjerat Narkoba, Ditangkap 4 Kali dalam Kurun 6 Tahun

Megapolitan
Anies Pastikan Kebutuhan Warga Korban Kebakaran Taman Sari Terpenuhi

Anies Pastikan Kebutuhan Warga Korban Kebakaran Taman Sari Terpenuhi

Megapolitan
MRT Jakarta Teken Kontrak Proyek Fase 2A Bundaran HI-Kota Senilai Rp 4,6 Triliun

MRT Jakarta Teken Kontrak Proyek Fase 2A Bundaran HI-Kota Senilai Rp 4,6 Triliun

Megapolitan
Tepergok Curi Motor di Pinggir Jalan, Dua Manusia Silver Ditangkap

Tepergok Curi Motor di Pinggir Jalan, Dua Manusia Silver Ditangkap

Megapolitan
Update 20 April: 1.488 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Wisma Atlet

Update 20 April: 1.488 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Wisma Atlet

Megapolitan
Antrean Warga Membeludak, Satpol PP Bubarkan Pembagian BLT UMKM di Kota Bogor

Antrean Warga Membeludak, Satpol PP Bubarkan Pembagian BLT UMKM di Kota Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X