Wali Kota Jakarta Timur Minta Warga Patuhi Seruan MUI agar Shalat Idul Fitri di Rumah

Kompas.com - 20/05/2020, 16:44 WIB
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar kepada awak media di Kantor Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur, Rabu (12/2/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIWali Kota Jakarta Timur M Anwar kepada awak media di Kantor Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur, Rabu (12/2/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M Anwar meminta warganya agar melaksanakan shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah kala pandemi Covid-19 belum berakhir.

Warga diminta mematuhi seruan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta dan Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta berkait pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 Hijriah demi menghindari berkumpulnya massa.

"Kami bukan melarang shalatnya tetapi agar melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah saja, yang dilarang berkumpulnya massa dalam jumlah besar," kata Anwar dalam keterangannya, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: MUI-Dewan Masjid DKI Jakarta Minta Warga Tak Gelar Takbir Keliling

Anwar juga mengingatkan agar warga tidak melakukan takbir keliling. Takbiran hanya boleh dilakukan dengan pengeras suara di masjid atau mushala.

"Kebiasaan bersilahturahmi dengan berkumpul-kumpul, cukup dilakukan dengan mengirim pesan singkat saja untuk sementara ini," ujar Anwar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hal tersebut untuk menjami kesehatan bersama, karena kita tidak tahu yang postif siapa, yang ODP (Orang Dalam Pengawasan) dan PDP (Pasien Dalam Pemantauan) siapa, tiba-tiba saat berinteraksi dengan mereka menjadi penularan lebih besar lagi," lanjut Anwar.

Baca juga: Ketua MPR Minta Pemerintah-MUI Sosialisasikan Panduan Shalat Id



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecam Bayi 10 Bulan Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Kak Seto: Jelas Eksploitasi Anak!

Kecam Bayi 10 Bulan Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Kak Seto: Jelas Eksploitasi Anak!

Megapolitan
Simulasi Sekolah Tatap Muka di Depok Dimulai Besok

Simulasi Sekolah Tatap Muka di Depok Dimulai Besok

Megapolitan
Keributan di Hankam Cibubur, Polisi Sebut 4 Korban Terluka akibat Disabet Senjata Tajam

Keributan di Hankam Cibubur, Polisi Sebut 4 Korban Terluka akibat Disabet Senjata Tajam

Megapolitan
Bazar 8 Kecamatan di Jakarta Pusat Raih Omzet Rp 167 Juta dalam Dua Hari

Bazar 8 Kecamatan di Jakarta Pusat Raih Omzet Rp 167 Juta dalam Dua Hari

Megapolitan
Kawasan Pecinan Glodok Akan Ditata, Diharapkan Jadi Lokasi Wisata Sejarah

Kawasan Pecinan Glodok Akan Ditata, Diharapkan Jadi Lokasi Wisata Sejarah

Megapolitan
Demo di Gedung KPK, BEM SI Sebut Polisi Represif hingga Jokowi Lepas Tanggung Jawab

Demo di Gedung KPK, BEM SI Sebut Polisi Represif hingga Jokowi Lepas Tanggung Jawab

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Bersiaga Hadapi Lonjakan Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Bersiaga Hadapi Lonjakan Gelombang Ketiga

Megapolitan
44 Kantor Kelurahan di Jakarta Pusat Kekurangan Pegawai

44 Kantor Kelurahan di Jakarta Pusat Kekurangan Pegawai

Megapolitan
Politisi PDI-P: Penetapan Jadwal Paripurna Bahas Hak Interpelasi Formula E Sesuai Aturan

Politisi PDI-P: Penetapan Jadwal Paripurna Bahas Hak Interpelasi Formula E Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi Tangkap Begal yang Kerap Ancam Korban Pakai Senpi dan Senjata Tajam di Cikarang

Polisi Tangkap Begal yang Kerap Ancam Korban Pakai Senpi dan Senjata Tajam di Cikarang

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Tewasnya Anak dan Ibu di Rumah di Depok

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Tewasnya Anak dan Ibu di Rumah di Depok

Megapolitan
Kuasa Hukum MS: LPSK Nyatakan Korban Kasus Pelecehan KPI Mengidap Paranoid

Kuasa Hukum MS: LPSK Nyatakan Korban Kasus Pelecehan KPI Mengidap Paranoid

Megapolitan
Kuasa Hukum: RS Polri Nyatakan Korban Pelecehan Seksual di KPI Alami Guncangan Mental hingga Depresi

Kuasa Hukum: RS Polri Nyatakan Korban Pelecehan Seksual di KPI Alami Guncangan Mental hingga Depresi

Megapolitan
Luka Bakar Masih Basah, Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Dirawat di RS

Luka Bakar Masih Basah, Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Dirawat di RS

Megapolitan
BEM SI Tegaskan Akan Kembali Berdemo di KPK dengan Jumlah Massa Lebih Besar

BEM SI Tegaskan Akan Kembali Berdemo di KPK dengan Jumlah Massa Lebih Besar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.