191 dari 454 RW di Jakarta Utara Masuk Zona Merah Covid-19

Kompas.com - 20/05/2020, 21:50 WIB
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (28/1/2019). Dokumentasi/Sudin Kominfotik Jakarta UtaraWakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (28/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 191 dari 454 rukun warga ( RW) di Jakarta Utara masuk zona merah Covid-19 hingga Rabu (20/5/2020). Itu artinya sejumlah penderita Covid-19  ditemukan di RW-RW itu

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, jumlah itu kembali meningkat setelah sejumlah RW sempat berubah jadi zona hijau atau bebas Covid-19 dua pekan lalu.

Ali menyebutkan, kenaikan terjadi karena sejumlah permukiman pada penduduk mulai terjangkit Covid-19.

"Waktu itu sebenarnya ada yang jadi hijau, ada sekitar dua minggu lalu, 83 RW dari (punya) kasus positif di RW tersebut berhasil melakukan isolasi sendiri sampai sekarang tidak ada kasus. Tetapi penyebaran penularan Covid-19 ini sekarang sudah mulai masuk ke permukiman padat," kata Ali saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: Klaster Covid-19 Pademangan Barat, Bermula dari Seorang Jemaah Tabligh Akbar yang Lalai Protokol Kesehatan

Daerah-daerah padat penduduk kini merupakan titik penyebaran baru Covid-19 di Jakarta Utara. Hal itu misalnya terjadi di Kelurahan Sunter Agung dan Pademangan Barat yang mengalami lonjakan pasien positif Covid-19.

Ali mengatakan, Pemkot Jakarta Utara melakukan pendekatan yang menitikberatkan penanganan Covid-19 di tangan warga masing-masing.

"Untuk lokasi ini kami gencarkan terus dengan warga kami berharap bisa bergerak dengan kesadaran sendiri untuk mulai saling mengawasi dan mengingatkan," ucap Ali.

Di Jakarta Utara total ada 825 kasus positif Covid-19 hingga hari ini. Lokasi penyebaran terbanyak di Kecamatan Tanjung Priok yakni 259 kasus positif, disusul . Kecamatan Pademangan, 154 kasus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tetapkan 131 Tersangka Pedemo Omnnibus Law di Jakarta, 20 Orang yang Bakar Halte

Polisi Tetapkan 131 Tersangka Pedemo Omnnibus Law di Jakarta, 20 Orang yang Bakar Halte

Megapolitan
Pakar Hukum Pidana UI: Pelaku Kerusuhan Demo Omnibus Law Harus Diusut Sampai Pengadilan

Pakar Hukum Pidana UI: Pelaku Kerusuhan Demo Omnibus Law Harus Diusut Sampai Pengadilan

Megapolitan
Pengamat Sebut Ada 'Orkestrasi Massa' di Balik Kericuhan Demonstrasi Tolak Omnibus Law

Pengamat Sebut Ada "Orkestrasi Massa" di Balik Kericuhan Demonstrasi Tolak Omnibus Law

Megapolitan
Pemkot Bekasi Targetkan Periksa 10.000 Spesimen Tes Covid-19 hingga 10 Hari ke Depan

Pemkot Bekasi Targetkan Periksa 10.000 Spesimen Tes Covid-19 hingga 10 Hari ke Depan

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober di Tangsel: Bertambah 4 Kasus Positif, 90 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober di Tangsel: Bertambah 4 Kasus Positif, 90 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Pasien Covid-19 Berkurang, Pemkot Tangerang Kurangi Fasilitas Isolasi Mandiri

Pasien Covid-19 Berkurang, Pemkot Tangerang Kurangi Fasilitas Isolasi Mandiri

Megapolitan
Mengaku Sudah Bekerja Maksimal, Ketua Pansus Banjir DKI: Kuncinya Ada di Gubernur

Mengaku Sudah Bekerja Maksimal, Ketua Pansus Banjir DKI: Kuncinya Ada di Gubernur

Megapolitan
42 Motor Pedemo yang Ditinggal Saat Ricuh Masih di Polda Metro Jaya

42 Motor Pedemo yang Ditinggal Saat Ricuh Masih di Polda Metro Jaya

Megapolitan
55 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Sebarannya

55 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Sebarannya

Megapolitan
Pelecehan Remas Payudara Kerap Terjadi di Tangsel, Polisi Perlu Patroli Rutin di Lokasi Kejadian

Pelecehan Remas Payudara Kerap Terjadi di Tangsel, Polisi Perlu Patroli Rutin di Lokasi Kejadian

Megapolitan
Antisipasi Demo Rusuh dan Penjarahan, Polisi Jaga Ketat Pasar Glodok

Antisipasi Demo Rusuh dan Penjarahan, Polisi Jaga Ketat Pasar Glodok

Megapolitan
Polisi: Artis RR Gunakan Sabu Buat Kuruskan Badan

Polisi: Artis RR Gunakan Sabu Buat Kuruskan Badan

Megapolitan
Amankan Aksi Demo Tolak Omnius Law, Satpol PP Jakpus Akan Terjunkan 40 Personel

Amankan Aksi Demo Tolak Omnius Law, Satpol PP Jakpus Akan Terjunkan 40 Personel

Megapolitan
Selama PSBB Transisi, Satpol PP Jakpus Jaring 2.078 Pelanggar Tak Pakai Masker

Selama PSBB Transisi, Satpol PP Jakpus Jaring 2.078 Pelanggar Tak Pakai Masker

Megapolitan
Gubernur Banten Sesalkan Kerumunan Massa Saat Pendaftaran Bantuan UMKM di Kota Tangerang

Gubernur Banten Sesalkan Kerumunan Massa Saat Pendaftaran Bantuan UMKM di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X