Polisi Tangkap 5 Pengedar yang Bawa 8,5 Kilogram Sabu di Depok dan Ciputat

Kompas.com - 21/05/2020, 16:37 WIB
Konferensi pers pengungkapan pengedaran sabu sebesar 8.5 kilogram yang terafiliasi dengan jaringan narkoba internasional di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2020). ANTARA/Livia KristiantiKonferensi pers pengungkapan pengedaran sabu sebesar 8.5 kilogram yang terafiliasi dengan jaringan narkoba internasional di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Pusat menangkap komplotan yang kedapatan membawa 8,5 kilogram sabu-sabu.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, penangkapan ini berawal dari tertangkapnya seorang tersangka berinisial SS yang membawa lima kilogram sabu sebulan lalu.

"SS mengaku mendapat barang haram tersebut dari tersangka EL (45) di daerah Depok," kata Heru dalan keterangan tertulisnya, Kamis (21/5/2020).

Baca juga: Polri Ungkap Penyelundupan 71 Kg Sabu dengan Modus Pengiriman Bantuan Sembako Covid-19

Dari informasi tersebut, polisi kemudian memantau pergerakan EL di daerah Sawangan, Depok.

Pada tanggal 08 Mei 2020 sekitar pukul 20.00 WIB di SPBU Shell Ciputat, polisi menangkap tersangka RW (34) dan IN (28) dengan barang bukti sabu sebanyak dua kilogram.

"RW bersama IN sampai di Ciputat yang saat itu berusaha melarikan diri dan diberikan tembakan peringatan tidak dihiraukan. Akhirnya tembakan berikutnya diarahkan ke kakinya RW," ucap Heru.

Selang satu jam kemudian, polisi turut mengamankan tersangka El bersama MA (52) di Kebon Kopi, Sawangan, Depok dengan barang bukti 6,5 kilogram sabu.

Dalam pengakuannya El dan MA dibantu oleh seorang tersangka lain berinisial TA.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
Petugas Sekuriti Diduga Cabuli 4 Anak di Tangerang, KPAI: Edukasikan Anak soal Cari Pertolongan

Petugas Sekuriti Diduga Cabuli 4 Anak di Tangerang, KPAI: Edukasikan Anak soal Cari Pertolongan

Megapolitan
 Wagub DKI: Kami Gencar Lakukan Tes Covid-19 dan Lampaui Standar WHO

Wagub DKI: Kami Gencar Lakukan Tes Covid-19 dan Lampaui Standar WHO

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X