Korsleting Listrik, Rumah Tinggal di Kawasan Padat Penduduk Pondok Bambu Ludes Terbakar

Kompas.com - 22/05/2020, 06:33 WIB
Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan  sebuah rumah tinggal di Jalan Pondok Bambu Batas 1, Duren Sawit, Jakarta Timur yang terbakar, Jumat (22/5/2020) pagi. Sudin PKP Jakarta TimurPetugas pemadam kebakaran saat memadamkan sebuah rumah tinggal di Jalan Pondok Bambu Batas 1, Duren Sawit, Jakarta Timur yang terbakar, Jumat (22/5/2020) pagi.
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah rumah di kawasan permukiman padat penduduk, Jalan Pondok Bambu Batas 1, Gang Damai, RW 012, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur ludes terbakar, Jumat (22/5/2020) pagi.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.04 WIB.

Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran dan 90 personel dikerahkan untuk padamkan api pada rumah yang terletak di tengah permukiman padat hunian tersebut.

Baca juga: Fakta Penutupan Jalan untuk Balap Liar di Serpong, Awalnya untuk Hindari Patroli Malam Polisi

"Rumah tinggal kebakaran di Pondok Bambu, kawasan padat hunian," kata Gatot dalam keterangannya, Jumat.

Gatot menambahkan bahwa penyebab kebakaran ialah korsleting listrik, sehingga menimbulkan api dan membakar barang-barang di sekitar rumah tersebut.

"Terjadi korsleting listrik di lantai dua dan menyambar ke bahan mudah terbakar hingga api membesar," ujar Gatot.

Kemudian, akses jalan yang sempit serta sumber air yang jauh dari lokasi kebakaran membuat petugas kesulitan dalam proses pemadaman rumah yang memiliki luas 117 meter persegi tersebut.

Setelah sekitar hampir satu jam proses pemadaman, api berhasil dipadamkan petugas. Tidak ada korban luka maupun tewas dalam insiden tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demo Tolak Pembangunan BTB School, Lima Warga Pluit Putri Dilaporkan ke Polisi

Demo Tolak Pembangunan BTB School, Lima Warga Pluit Putri Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Buntut Kerumunan di Jakarta, Polisi Temukan Unsur Pidana dan Pemeriksaan Rizieq Shihab

Buntut Kerumunan di Jakarta, Polisi Temukan Unsur Pidana dan Pemeriksaan Rizieq Shihab

Megapolitan
Kantor Kelurahan Pejaten Timur Dibuka Lagi Setelah Ditutup karena Ada ASN Positif Covid-19

Kantor Kelurahan Pejaten Timur Dibuka Lagi Setelah Ditutup karena Ada ASN Positif Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Anies Disebut dalam Kondisi Baik

Wagub DKI Positif Covid-19, Anies Disebut dalam Kondisi Baik

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Megapolitan
Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Megapolitan
Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Megapolitan
DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

Megapolitan
Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Megapolitan
Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Megapolitan
Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Megapolitan
PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

Megapolitan
Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Megapolitan
[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

Megapolitan
Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X