Tahun Ini, Masjid Istiqlal Tidak Gelar Shalat Idul Fitri Berjemaah

Kompas.com - 22/05/2020, 15:53 WIB
Jamaah saat melaksanakan sholat Dzuhur di Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020). Masjid Istiqlal menghentikan sementara kegiatan shalat Jumat selama dua pekan ke depan. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGJamaah saat melaksanakan sholat Dzuhur di Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020). Masjid Istiqlal menghentikan sementara kegiatan shalat Jumat selama dua pekan ke depan. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Masjid Istiqlal secara resmi mengumumkan tidak akan menggelar Salat Id berjamaah pada hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah nanti.

Kepala Protokol Humas Masjid Istiqlal, Abu Hurairah mengatakan, keputusan ini diambil karena angka penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta masih tinggi.

"Shalat Id tidak digelar di Masjid Istiqlal tahun ini karena pemerintah daerah maupun pusat masih menetapkan DKI Jakarta sebagai zona merah," kata Abu dalam wawancara per telepon dengan Kompas.com, Jumat (22/5/2020).

Baca juga: Sesuai Arahan MUI, Imam Besar Istiqlal Imbau Umat Islam Sementara Tak Shalat Jumat

Abu menuturkan, peraturan ini sejalan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta guna memutus rantai persebaran wabah Covid-19.

Dengan ditiadakannya aktivitas shalat Id berjamaah, Abu berharap hal ini dapat mengurangi risiko penyebaran Covid-19 di Jakarta.

Ia pun kembali mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan shalat Id di rumah, sesuai dengan tata cara yang benar.

"Kepada masyarakat khususnya yang di DKI Jakarta untuk shalat Id di rumah saja," ujar dia.

Sedangkan untuk keputusan penetapan hari raya Idul Fitri tahun ini baru akan ditetapkan pada Jumat (22/5/2020), malam nanti.

"Hari ini kan baru sidang istbat, kita tunggu pengumuman hari ini. Tapi sepertinya akan bareng-bareng Lebarannya dengan Muhammadiyah," tutur Abu.

Meski telah meniadakan kegiatan shalat Id secara berjamaah, Masjid Istiqlal masih akan menggelar acara Takbir Akbar.

Acara tersebut nantinya akan diadakan secara virtual dan disiarkan melalui saluran Televisi dan kanal YouTube resmi milik Masjid Istiqlal.

Lebih lanjut, Abu pun menjelaskan bahwa Takbir Akbar yang digelar di Masjid Istiqlal hanya akan dihadiri oleh lima orang, yang terdiri dari imam dan muadzin.

Baca juga: Izinkan Shalat Id di Masjid Zona Hijau, Pemkot Bekasi Yakin Tak Akan Muncul Klaster Covid-19 Baru

Sedangkan untuk pesan-pesan yang disampaikan oleh para Menteri, Gubernur, serta Presiden RI telah direkam dan baru akan ditayangkan saat Takbir Akbar nanti.

"Dapat diakses melalui melalui channel resmi YouTube Masjid Istiqlal dan melalui TVRI. Ada sambutan dari Menteri Agama dan pesan yang disampaikan oleh beberapa Gubernur," paparnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tren Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Selama Mei, Grafik Masih Naik Turun

Tren Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Selama Mei, Grafik Masih Naik Turun

Megapolitan
Soal Polemik THR TGUPP, Sekda DKI: Bukan THR, tetapi Uang Apresiasi

Soal Polemik THR TGUPP, Sekda DKI: Bukan THR, tetapi Uang Apresiasi

Megapolitan
4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Ditutup Sementara

4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Ditutup Sementara

Megapolitan
Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Megapolitan
Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Megapolitan
Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Megapolitan
UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Megapolitan
Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Megapolitan
Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Megapolitan
Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Megapolitan
Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Megapolitan
Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X