Seorang Pria Tewas Tertabrak Kereta di Jagakarsa Saat Hendak Menyeberang Rel

Kompas.com - 22/05/2020, 18:40 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah pria yang tewas tertabrak kereta di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2020) Tribun Jakarta/Annas Furqon HakimPetugas mengevakuasi jenazah pria yang tewas tertabrak kereta di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria tewas setelah tertabrak kereta di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2020).

Saksi mata bernama Yudi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

"Namanya saya nggak tahu, tapi katanya dia dari Cililitan, Jakarta Timur," kata Yudi seperti dikutip Tribun Jakarta.

Lokasi terjadinya kecelakaan sekitar 200 meter dari Stasiun Tanjung Barat.

Pantauan di lapangan, jenazah pria yang belum diketahui identitasnya tersebut hendak dimasukkan ke kantong jenazah.

Menurut Yudi, korban terlihat seperti orang kebingungan sebelum tertabrak kereta.

"Nah, pas kereta lewat, dia kayak orang nggak sadar. Dia main nyebrang saja, langsung ditabrak," ujar dia.

Saat ini, korban sudah dibawa ke RSUP Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan. (Annas Furqon Hakim)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Hendak Menyebrang Rel, Seorang Pria Tewas Tertabrak Kereta di Jagakarsa Jakarta Selatan."

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tren Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Selama Mei, Grafik Masih Naik Turun

Tren Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Selama Mei, Grafik Masih Naik Turun

Megapolitan
Soal Polemik THR TGUPP, Sekda DKI: Bukan THR, tetapi Uang Apresiasi

Soal Polemik THR TGUPP, Sekda DKI: Bukan THR, tetapi Uang Apresiasi

Megapolitan
4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Ditutup Sementara

4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Ditutup Sementara

Megapolitan
Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Megapolitan
Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Megapolitan
Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Megapolitan
UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Megapolitan
Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Megapolitan
Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Megapolitan
Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Megapolitan
Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Megapolitan
Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X