H-2 Lebaran, Kasus Positif Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah Jadi 320 Orang

Kompas.com - 22/05/2020, 19:47 WIB
Sejumlah warga beraktivitas di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten, Minggu (17/5/2020). Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya diperpanjang selama 14 hari terhitung sejak tanggal 18 Mei hingga 31 Mei 2020. ANTARA FOTO/FAUZANSejumlah warga beraktivitas di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten, Minggu (17/5/2020). Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya diperpanjang selama 14 hari terhitung sejak tanggal 18 Mei hingga 31 Mei 2020.

TANGERANG, KOMPAS.com - Kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang semakin bertambah menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah yang jatuh pada Minggu (24/5/2020) nanti.

Dua hari lalu, atau tepatnya Rabu (20/5/2020) tercatat kasus positif Covid-19 sebanyak 303 kasus.

Kini, dilansir dari laman covid19.tangerangkota.go.id pada Jumat (22/5/2020), jumlah tersebut bertambah sebanyak 17 kasus.

Baca juga: Masjid Raya Al Azhom dan Masjid Raya Al Ijtihad Kota Tangerang Tak Gelar Shalat Id

Dengan demikian, hingga hari ini, ada 320 kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang.

Rinciannya, 27 pasien meninggal dunia, 142 orang dinyatakan sembuh, dan 151 orang masih dirawat.

Peningkatan juga terjadi pada jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), orang tanpa gejala (OTG), dan orang dalam pemantauan (ODP).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, jumlah PDP berada di angka 886 kasus. Sedangkan OTG tercatat sejumlah 978 kasus dan ODP tercatat menembus angka 2.485 kasus.

Untuk menghindari penularan lebih besar lagi saat Lebaran, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah meminta masyarakat untuk melakukan shalat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Tidak hanya itu, Arief bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang sepakat tidak menggelar sholat Idul Fitri di dua masjid besar di Kota Tangerang, yakni Masjid Al Azhom dan Masjid Al Ijtihad.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan pawai takbir keliling di malam perayaan Idul Fitri untuk mencegah terjadinya keramaian.

Arief mengatakan, imbauan tersebut sejalan dengan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

"Ini untuk mencegah terjadinya kerumunan, kemacetan dan kecelakaan yang bisa merugikan banyak masyarakat dan menghambat penyebaran virus Covid-19," kata Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdakwa Munarman Minta Sidang Kasus Dugaan Terorisme Digelar Offline, Pembacaan Dakwaan Ditunda

Terdakwa Munarman Minta Sidang Kasus Dugaan Terorisme Digelar Offline, Pembacaan Dakwaan Ditunda

Megapolitan
Ketahuan Hendak Jual Motor Kerabat, Seorang Pria Coba Kabur lalu Babak Belur Dihajar Massa

Ketahuan Hendak Jual Motor Kerabat, Seorang Pria Coba Kabur lalu Babak Belur Dihajar Massa

Megapolitan
Jasad Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali di Jalan Daan Mogot

Jasad Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali di Jalan Daan Mogot

Megapolitan
Kasus Pengancaman Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Jerinx Sambangi Mapolda Metro Jaya

Kasus Pengancaman Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Jerinx Sambangi Mapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sidang Terorisme di PN Jaktim, Kubu Munarman Minta Digelar Offline

Sidang Terorisme di PN Jaktim, Kubu Munarman Minta Digelar Offline

Megapolitan
Duduk Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Pelakunya Polantas yang Dapat Laporan Warga Dibuntuti

Duduk Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Pelakunya Polantas yang Dapat Laporan Warga Dibuntuti

Megapolitan
Didesak Bubarkan Menwa, UPN Veteran Jakarta Minta Mahasiswa Buat Kajian Akademis

Didesak Bubarkan Menwa, UPN Veteran Jakarta Minta Mahasiswa Buat Kajian Akademis

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda

Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Saat PPKM Level 2 dan Nataru

Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Saat PPKM Level 2 dan Nataru

Megapolitan
Akan Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Akan Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Lanjutkan Penataan RW Kumuh Tahun Depan

Pemkot Jaktim Bakal Lanjutkan Penataan RW Kumuh Tahun Depan

Megapolitan
Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Megapolitan
Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan Keluar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan Keluar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta lalu Lanjut di Sentul

Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta lalu Lanjut di Sentul

Megapolitan
Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.