Kompas.com - 27/05/2020, 05:46 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar rapid test massal Covid-19. Kali ini giat rapid test digelar di Giant Tole Iskandar, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Cilodong, Depok, pada Jumat (22/5/2020). Dok BINBadan Intelijen Negara (BIN) menggelar rapid test massal Covid-19. Kali ini giat rapid test digelar di Giant Tole Iskandar, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Cilodong, Depok, pada Jumat (22/5/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Kota Depok, Jawa Barat, selama beberapa hari terakhir mengalami peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan.

Selasa (26/5/2020) kemarin, Depok mencatat tambahan 21 kasus positif dalam sehari, sehingga pasien positif Covid-19 di Depok kini mencapai 535 orang.

"Penambahan tersebut berasal dari tindak lanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RSUI sebanyak 12 orang," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, melalui keterangan tertulis, Selasa malam.

"Sebanyak 9 orang lagi, infomasi kasus yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta," tambah dia.

Baca juga: UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

Idris mengakui, peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan di Depok selama beberapa hari terakhir merupakan konsekuensi dari makin gencarnya deteksi kasus.

Deteksi kasus Covid-19 ditempuh melalui pelaksanaan rapid test yang hingga saat ini hampir mencapai 2.000 tes di beberapa tempat umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil rapid test yang reaktif kemudian ditindaklanjuti dengan swab PCR di laboratorium.

Idris menyebutkan, peningkatan kasus Covid-19 di Depok secara signifikan akibat deteksi kasus secara gencar masih akan terjadi. Menurut dia, keadaan itu memberi sinyal positif agar kasus Covid-19 di Depok dapat dipetakan secara menyeluruh dan akurat.

"Strategi deteksi melalui rapid test dan PCR akan terus kami lakukan agar kasus dapat dijaring, dipetakan, dan diintervensi," ujar dia.

"Mohon kepada sahabat warga dan seluruh elemen untuk dapat memahami hal ini, dengan tidak membuat interpretasi sendiri demi kebaikan dan keselamatan semua," imbuh dia.

Lonjakan

Berdasarkan catatan Kompas.com, peningkatan secara signifikan kasus positif Covid-19 di Depok belakangan ini dimulai pada 16 Mei 2020. Saat itu, Kota Depok mencatat 18 tambahan kasus positif Covid-19 dalam sehari.

Secara berturut-turut, kasus positif Covid-19 di Depok pada dua hari berikutnya mencapai 19 dan 13 kasus baru.

Lonjakan kembali terjadi pada 22, 23, dan 25 Mei 2020, ketika ada laporan 38, 13, dan 13 pasien positif Covid-19 baru dalam sehari di Depok.

Dari catatan Kompas.com, sejak 16-26 Mei 2020, Kota Depok total melaporkan pertambahan  158 kasus baru positif Covid-19.

Baca juga: Antisipasi Arus Balik ke Jakarta, Depok Ikut Awasi di Sejumlah Titik

Jumlah kasus selama 11 hari terakhir itu masih lebih banyak ketimbang jumlah kasus selama 32 hari sebelumnya, yang hanya 155 kasus baru pada 24 April-15 Mei 2020.

Secara ilmiah, kasus Covid-19 di Depok belum melambat. Dilihat dari tingkat reproduksi kasus (Rt), angkanya masih ada di 1,36.

Angka Rt itu menunjukkan besarnya risiko penularan penyakit oleh 1 orang. Jika angkanya 2, berarti 1 pasien positif Covid-19 di Depok berpeluang menularkannya ke 2 orang lain.

"Kalau Rt lebih dari 1, maka penularan masih akan berlangsung. Diharapkan, angka Rt kurang dari 1," ujar pakar statistik epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono saat dihubungi Kompas.com pada 20 Mei 2020.

Pemerintah Kota Depok telah menetapkan bahwa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sementara diperpanjang hingga Jumat mendatang, menyesuaikan dengan PSBB Jawa Barat.

Belum jelas apakah Pemerintah Kota Depok akan mengajukan perpanjangan PSBB atau tidak pada Jumat nanti.

Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020, PSBB tak dapat dicabut jika kasus Covid-19 belum melambat.

Sebagai perbandingan, Pemkot Bekasi yang mengklaim angka Rt 0,71 sudah mengajukan perpanjangan PSBB.

Begitu pula dengan Pemprov DKI Jakarta yang menyebut angka Rt 1,1 menyatakan akan memperpanjang PSBB bila angka itu kembali meningkat jelang PSBB berakhir.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja yang Tenggelam di Kali Teluk Gong Ditemukan Tewas

Remaja yang Tenggelam di Kali Teluk Gong Ditemukan Tewas

Megapolitan
15 Persen Remaja Usia 12-18 Tahun di Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

15 Persen Remaja Usia 12-18 Tahun di Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

Megapolitan
Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Megapolitan
Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Megapolitan
Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Megapolitan
Wagub DKI Berharap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun Segera Terlaksana

Wagub DKI Berharap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun Segera Terlaksana

Megapolitan
UPDATE 24 September: Bertambah 15 Kasus Covid-19 dan 22 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 24 September: Bertambah 15 Kasus Covid-19 dan 22 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 24 September: Tambah 18 Kasus di Kota Tangerang, 860 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 September: Tambah 18 Kasus di Kota Tangerang, 860 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Akhirnya Dinonaktifkan

3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Akhirnya Dinonaktifkan

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Ingatkan Guru Tak Euforia meski Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Wali Kota Tangsel Ingatkan Guru Tak Euforia meski Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Megapolitan
Anies Diminta Serius Bangun Pengolahan Sampah ITF

Anies Diminta Serius Bangun Pengolahan Sampah ITF

Megapolitan
PTM di Kota Bogor Digelar 4 Oktober 2021

PTM di Kota Bogor Digelar 4 Oktober 2021

Megapolitan
49 Titik Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rawan Jebol, Pemkab Minta Segera Diperbaiki

49 Titik Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rawan Jebol, Pemkab Minta Segera Diperbaiki

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.