Kompas.com - 27/05/2020, 13:13 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga dari lima penumpang KA Luar Biasa tanpa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta tidak melanjutkan Isolasi di Gedung Auditorium Gelanggang Remaja Gambir, Jakarta Pusat.

"Satu orang kembali ke Jogja, kami kembalikan naik kereta api jam 07.15 WIB tadi pagi dari Stasiun Gambir. Kemudian dua lagi itu menuju ke Tangerang Selatan, mereka ini hanya transit," ujar Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Rabu (27/5/2020).

Dua orang tersebut, kata Bayu, diperbolehkan meninggalkan tempat karantina karena dijamin oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Baca juga: Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info tentang SIKM

Mereka melanjutkan isolasi mandiri di wilayah Tangerang yang telah disediakan oleh perusahaan.

"Karena mereka dijamin oleh perusahaannya maka kami berikan (pindah)," ungkapnya.

Menurut Bayu, para penumpang tersebut sudah menjalani Swab Test dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

Jika hasilnya positif Covid-19, lanjut Bayu, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat akan berkoordinasi dengan perusahaan untuk melaksanakan pemeriksaan lanjutan.

"Kalau mereka positif nanti akan kita eksekusi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kalau negatif mereka boleh lanjut," kata Bayu.

Baca juga: Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Saat ini, kata Bayu, masih ada dua orang yang tinggal di Gelanggang Remaja Gambir. Mereka menjalani isolasi sambil menunggu dikeluarkannya hasil pemeriksaan swab.

Sebelumnya, sebanyak lima orang penumpang KA Luar Biasa kedapatan tidak membawa SIKM yang menjadi syarat untuk datang ke Ibu Kota sesuai Pergub DKI Jakarta No 41 Tahun 2020.

Mereka langsung diarahkan petugas untuk menjalani karantina dan swab test di tempat yang disediakan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat.

"Iya ada lima orang yang tidak punya SIKM. Itu dari kereta kedua yang datang pukul 18.45 WIB. Kalau di kedatangan pertama memang tidak ada yang terjaring karena lengkap seluruh surat mereka," kata Bayu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Gunakan Narkoba, Bupati Sebut Akan Diganti

Anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Gunakan Narkoba, Bupati Sebut Akan Diganti

Megapolitan
Sambangi Pasar Induk Kramat Jati, Heru Budi Cek Harga Bahan Pokok Jelang Natal

Sambangi Pasar Induk Kramat Jati, Heru Budi Cek Harga Bahan Pokok Jelang Natal

Megapolitan
Polisi Langsung Tutup Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres jika Tak Ada Unsur Pidana

Polisi Langsung Tutup Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres jika Tak Ada Unsur Pidana

Megapolitan
Nasib Malang Balita Tewas di Tangan Pacar Ibunya karena Menangis dan BAB Sembarangan

Nasib Malang Balita Tewas di Tangan Pacar Ibunya karena Menangis dan BAB Sembarangan

Megapolitan
Polisi Temukan 'Buli-buli' di Rumah Sekeluarga Tewas di Kalideres, Dipakai untuk Ritual

Polisi Temukan "Buli-buli" di Rumah Sekeluarga Tewas di Kalideres, Dipakai untuk Ritual

Megapolitan
Plaza Semanggi, Nasibmu Kini...

Plaza Semanggi, Nasibmu Kini...

Megapolitan
 PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang, Begini Aturan Nobar Piala Dunia 2022

PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang, Begini Aturan Nobar Piala Dunia 2022

Megapolitan
Michael Sianipar Mundur, PSI: Orang Biasa Datang dan Pergi, Kami Tetap Konsisten

Michael Sianipar Mundur, PSI: Orang Biasa Datang dan Pergi, Kami Tetap Konsisten

Megapolitan
Plaza Semanggi Ditinggalkan Pengunjung, Pedagang: Kadang Sepi, Enggak Ada yang Beli

Plaza Semanggi Ditinggalkan Pengunjung, Pedagang: Kadang Sepi, Enggak Ada yang Beli

Megapolitan
Mengenal Kapiten Souw Beng Kong, Perintis Batavia yang Terlupakan

Mengenal Kapiten Souw Beng Kong, Perintis Batavia yang Terlupakan

Megapolitan
Mundurnya Michael Victor Sianipar dari PSI di Tengah Isu Kedekatan dengan Anies Baswedan...

Mundurnya Michael Victor Sianipar dari PSI di Tengah Isu Kedekatan dengan Anies Baswedan...

Megapolitan
Ketika Ketua DPW PSI DKI Michael Victor Sianipar Mundur Tak Lama Usai Anies Lengser...

Ketika Ketua DPW PSI DKI Michael Victor Sianipar Mundur Tak Lama Usai Anies Lengser...

Megapolitan
Sederet Fakta Balita Tewas Dibanting Kekasih Ibunya di Kalibata City

Sederet Fakta Balita Tewas Dibanting Kekasih Ibunya di Kalibata City

Megapolitan
Plaza Semanggi yang Kini Sepi, Dulu Adalah Rumah Dari Beragam Outlet Merk Dunia

Plaza Semanggi yang Kini Sepi, Dulu Adalah Rumah Dari Beragam Outlet Merk Dunia

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang hingga 9 Januari 2023

PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang hingga 9 Januari 2023

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.