Puluhan Pedagang Pasar Perumnas Klender Jalani Rapid Test dan Swab

Kompas.com - 28/05/2020, 12:19 WIB
Pedagang daging sapi di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur. Kamis (13/8/2015). Kompas.com/Robertus BelarminusPedagang daging sapi di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur. Kamis (13/8/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan pedagang Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur akan menjalani rapid test dan tes swab Covid-19, Jumat (29/5/2020) besok.

Hal itu dilakukan dengan seiring bertambahnya jumlah pedagang Pasar Perumnas Klender yang positif Covid-19, yakni lima orang.

"Besok (29/5/2020), kita tes swab lagi di pasar (Pasar Perumnas Klender) jam 09.WIB. Rencananya 50 pedagang (yang akan dirapid test dan tes swab)," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Rita Wedya Astuti kepada Kompas.com, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Jumlah Pedagang Pasar Perumnas Klender Positif Covid-19 Bertambah Jadi 5

Rapid test dan tes swab Covid-19 ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan petugas Puskesmas Kecamatan Duren Sawit di Pasar Perumnas Klender.

Rapid test dan tes swab pertama di Pasar Perumnas Klender dilakukan pihaknya pada Jumat (22/5/2020) lalu.

Puluhan pedagang yang menjalani tes tersebut berdasarkan hasil contact tracing dengan dua pedagang yang sebelumnya telah dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian, dari hasil tes tersebut, tiga pedagang dinyatakan positif Covid-19 dan jumlah pedagang Pasar Perumnas Klender yang positif Covid-19 kini bertambah menjadi lima orang.

Baca juga: Dari Klaster Bernama Pasar Raya Padang, 148 Orang Positif Covid-19..

"Iya saat ini jumlahnya lima pedagang (positif Covid-19). Tiga di antaranya berdasarkan hasil swab," ujar Rita.

Puluhan pedagang yang akan jalani rapid test dan tes swab besok juga merupakan hasil contact tracing dengan pedagang yang positif Covid-19.

Adapun, kelima pedagang yang dinyatakan positif Covid-19 itu kini tengah dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X