Buat Mabuk Lalu Perkosa Perempuan, Pria di Depok Ditangkap

Kompas.com - 28/05/2020, 14:44 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial ATG (31) ditangkap polisi karena memerkosa seorang perempuan di Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (23/5/2020) lalu.

Pelaku dan korban disebut telah saling kenal sejak akhir tahun 2019, melalui aplikasi kencan atau jodoh.

Namun mereka baru pertama kali bertemu pada 10 Maret 2020 lalu untuk makan malam.

Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah menyampaikan, pemerkosaan terjadi saat keduanya sedang bertemu di rumah kontrakan tersangka, dengan rencana awal "belajar memasak".

"Kemudian, perempuan itu ditawari minuman keras hingga mabuk dan tidak berdaya. Di situ timbul niat tidak baik dari pelaku, lalu menyetubuhi korban," jelas Azis kepada wartawan pada Kamis (28/5/2020).

Baca juga: 5 Polisi Gadungan yang Peras Pemuda Modifikasi Mobil Pribadi Menyerupai Kendaraan Polri

ATG memerkosa korban dalam keadaan tidak berdaya kemudian meninggalkannya saat korban masih tidak sadarkan diri.

Korban langsung menyadari bahwa ATG telah memerkosanya setelah ia siuman.

"Ia melihat bahwa pakaiannya sudah terlepas dari badannya dan dia menyadari bahwa telah terjadi perbuatan cabul terhadap dirinya," lanjut Azis.

Baca juga: 7 Penganiaya Warga Depok yang Ronda Ditangkap, Sempat Berpindah-pindah Kota

Atas insiden itu, korban langsung melaporkannya ke orangtua. Mereka kemudian bersama-sama melapor ke polisi.

Korban sudah divisum, sementara itu ATG ditangkap polisi pada Rabu (27/5/2020) malam, dan kini sedang dalam proses penyidikan.

"Pelaku kami duga melanggar Pasal 286 KUHP tentang pencabulan terhadap korban yang tidak berdaya," sebut Azis.

"Ancamannya dikenakan hukuman (penjara) 7 tahun," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru di Kota Tangerang Diminta Siap Mengajar dari Pintu ke Pintu

Guru di Kota Tangerang Diminta Siap Mengajar dari Pintu ke Pintu

Megapolitan
Citilink Beri Layanan Rapid Test Gratis, Ini Persyaratannya

Citilink Beri Layanan Rapid Test Gratis, Ini Persyaratannya

Megapolitan
Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Diprediksikan Hujan Nanti Malam

Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Diprediksikan Hujan Nanti Malam

Megapolitan
Mengintip Isi Raperda Kota Religius yang Diusulkan Pemkot Depok

Mengintip Isi Raperda Kota Religius yang Diusulkan Pemkot Depok

Megapolitan
Saat Hobi Memasak Alihkan Stress Akibat Gagal PPDB Jakarta 2020

Saat Hobi Memasak Alihkan Stress Akibat Gagal PPDB Jakarta 2020

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X