Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Kompas.com - 28/05/2020, 21:41 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat menyambangi Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang Kamis (26/10/2017) petang. Kompas.com/Sherly PuspitaBupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat menyambangi Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang Kamis (26/10/2017) petang.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan fase normal baru atau dikenal dengan new normal di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya akan membuka tempat ibadah.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, Pemkab Tangerang sedang melakuan kajian untuk kembali membuka tempat ibadah di awal pemberlakuan new normal nanti.

"Kami sedang siap-siap untuk membuka masjid dan sarana ibadah mulai dari kajian di masjid dan shalat Jumat dan tempat ibadah dulu. Yang lain belum," kata Zaki dalam keterangan tertulis, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Wali Kota Tangerang Khawatir Gelombang Kedua Covid-19 jika Warga Tak Disiplin Pakai Masker

Adapun kegiatan lain, Zaki mengatakan, akan membuat simulasi atau contoh seperti apa pasar, mal, dan sekolah beroperasi dengan keadaan di tengah pandemi Covid-19.

Simulasi atau contoh tersebut agar ada acuan tetap protokol kesehatan normal baru dalam keseharian masyarakat di tempat-tempat keramaian.

"Nantinya bisa ditiru dan dijadikan acuan dalam pelaksanaan new normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk tahap awal, Pemkab tangerang akan mengizinkan shalat berjamaah di masjid. Aktivitas ibadah umat agama lain juga diizinkan.

Baca juga: Skenario New Normal Sekolah di Kota Tangerang: Satu Meja Satu Siswa, Kelas Bertambah

Setelah itu, izin operasional pusat perbelanjaan, sarana umum hingga ke transportasi publik lainnya.

Diharapkan dengan dibukannya tempat ibadah dengan protokol new normal bisa memberikan kelancaran pengaplikasian normal baru di Kabupaten Tangerang.

Adapun kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang dilansir dari covid19.tangerangkab.go.id hari ini, tercatat 170 kasus.

Baca juga: Sambut New Normal, Wali Kota Tangerang Minta Mal Punya Alat Monitor Jumlah Pengunjung

Sebanyak 11 orang di antaranya meninggal dunia dan 58 pasien sembuh. Sisanya sebanyak 101 pasien masih dirawat.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 516 kasus dengan rincian PDP yang masih dalam pengwasan 406 orang, 75 orang dinyatakan sembuh, dan PDP meninggal sebanyak 35 orang.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 932 kasus dengan rincian ODP masih dalam proses pemantauan sebanyak 310 orang dan ODP sembuh 622 orang.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 30 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 283 Kasus Baru Covid-19

Update 30 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 283 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Tersangka Begal di Bekasi

Polisi Tangkap 4 Tersangka Begal di Bekasi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1.277 Kasus Covid-19 Sehari, Tangsel Catat Angka Penambahan Tertinggi

UPDATE: Tambah 1.277 Kasus Covid-19 Sehari, Tangsel Catat Angka Penambahan Tertinggi

Megapolitan
Warga Jakpus yang Isoman Sendirian di Rumah Diimbau Pindah ke RS

Warga Jakpus yang Isoman Sendirian di Rumah Diimbau Pindah ke RS

Megapolitan
Video Ambulans Diduga Halangi Kendaraan Lain di Pamulang Viral, Polisi Kejar Pelaku

Video Ambulans Diduga Halangi Kendaraan Lain di Pamulang Viral, Polisi Kejar Pelaku

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Bakal Periksa Seluruh Penerima Bansos dari Kemensos

Kejari Kota Tangerang Bakal Periksa Seluruh Penerima Bansos dari Kemensos

Megapolitan
Pengemudi BMW yang Kabur Setelah Isi Bensin Full adalah Remaja Iseng, Kini Sudah Damai

Pengemudi BMW yang Kabur Setelah Isi Bensin Full adalah Remaja Iseng, Kini Sudah Damai

Megapolitan
Giant di Area Depok Tutup Permanen, Pengunjung Tak Tahu dan Masih Berdatangan

Giant di Area Depok Tutup Permanen, Pengunjung Tak Tahu dan Masih Berdatangan

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Megapolitan
Diduga Tersengat Listrik, Pria Tewas di Menara Telekomunikasi di Taman Sari

Diduga Tersengat Listrik, Pria Tewas di Menara Telekomunikasi di Taman Sari

Megapolitan
Bansos Tunai 99.450 Keluarga Telat Cair karena Data Kemensos, Anies Langsung Surati Risma

Bansos Tunai 99.450 Keluarga Telat Cair karena Data Kemensos, Anies Langsung Surati Risma

Megapolitan
Pasien Isoman di Kota Tangerang Diimbau Manfaatkan Isolasi Terpusat

Pasien Isoman di Kota Tangerang Diimbau Manfaatkan Isolasi Terpusat

Megapolitan
Update 30 Juli: Tambah 3.454 Kasus Covid-19 di Jakarta, 7.812 Orang Masih Berjuang Sembuh

Update 30 Juli: Tambah 3.454 Kasus Covid-19 di Jakarta, 7.812 Orang Masih Berjuang Sembuh

Megapolitan
55.346 Warga Jakarta Pusat Dapat Bansos Beras 10 Kg

55.346 Warga Jakarta Pusat Dapat Bansos Beras 10 Kg

Megapolitan
Influencer Diminta Jaga Perasaan Nakes dan Tak Buat Gaduh Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Influencer Diminta Jaga Perasaan Nakes dan Tak Buat Gaduh Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X