Kompas.com - 29/05/2020, 06:47 WIB
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Alun-alun Kota Tangerang, Kamis (5/3/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Alun-alun Kota Tangerang, Kamis (5/3/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan akan memprioritaskan pembukaan kembali rumah ibadah pada awal penerapan new normal atau kenormalan baru.

"Ini kami prioritaskan karena masyarakat ingin beribadah di rumah ibadah," kata dia saat konferensi pers di Tangerang, Kamis (28/5/2020).

Arief mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang saat ini sedang membuat protokol yang disiapkan untuk menyambut new normal.

Kemungkinan, kata Arief, pada pekan pertama di bulan Juni protokol tersebut sudah bisa disosialisasikan ke masyarakat.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Khawatir Gelombang Kedua Covid-19 jika Warga Tak Disiplin Pakai Masker

"Kami siapkan protokolnya karena ada enggak ada new normal protokol ini wajib disosialisasikan ke masyarakat," ujar Arief.

Selain tempat ibadah, Arief juga mengatakan sedang menyusun protokol untuk menyambut kenormal baru di pusat perbelanjaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Protokol tersebut, kata dia, berkisar antara pengecekan kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh hingga kapasitas kunjungan untuk pusat perbelanjaan atau mal.

"Harus dilaksanakan protokol Covid, cek suhu, cucu tangan, pakai masker dan kapasitas dibatasi," kata dia.

Namun, Arief mengatakan penerapan new normal masih dalam tahap wacana dan belum bisa dipastikan kapan status tersebut diterapkan.

"Yang atur pemerintah (pusat), kita lihat kondisinya seperti apa," kata dia.

Dari data terakhir kasus Covid-19 yang diunggah di covid19.tangerangkota.go.id pada Kamis,  di Kota Tangerang terdapat 344 kasus positif Covid-19.

Dari 344 kasus tersebut, 28 orang dinyatakan telah meninggal dunia, 167 kasus lainnya dinyatakan sembuh. Sisanya sebanyak 149 kasus masih dirawat.

Untuk kasus orang tanpa gejala (OTG) tercatat 1016 kasus, orang dalam pemantauan (ODP) 2.543 kasus, dan pasien dalam pengawasan (PDP) 920 kasus.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.