Kompas.com - 29/05/2020, 17:52 WIB
Rapid test pelanggar PSBB di Pasar Obor Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (29/5/2020). Dokumentasi Kecamatan Pasar ReboRapid test pelanggar PSBB di Pasar Obor Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (29/5/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 75 orang di Pasar Obor Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur menjalani rapid test Covid-19, Jumat (29/5/2020).

Seluruh peserta rapid test merupakan pengunjung dan pedagang pasar yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), seperti tidak memakai masker dan sarung tangan.

Rapid test dilakukan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo di area parkir Pasar Obor Cijantung.

Baca juga: Klaster Pasar Raya Padang Membesar, 222 Orang Positif Covid-19

Salah seorang petugas Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Syifa Waras mengatakan bahwa rapid test dilakukan pihaknya di pasar tradisional karena pasar merupakan area yang paling rawan penularan Covid-19.

"Karena memang pasar tradisional area yang optimal untuk terjadinya penularan Covid-19. Apalagi jika pedagang dan pembeli lupa tidak mengenakan masker sehingga kasusnya bisa bergeser dan meningkat di lingkungan pasar," kata Syifa dalam keterangannya, Jumat.

Sementara itu, Wakil Camat Pasar Rebo Santoso mengatakan bahwa rapid test tersebut tidak dilanjutkan dengan swab test.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sebanyak 50 Pedagang Pasar Perumnas Klender Kembali Jalani Tes Swab Covid-19

 

Namun, apabila terdapat peserta rapid test yang reaktif Covid-19, swab test akan langsung dilakukan pada Sabtu (30/5/2020).

"Dari rapid test ini kita ingin mendeteksi apakah ada yang terpapar Covid-19 atau tidak di area pasar ini. Namun kita berharap hasil test ini nantinya negatif semua sehingga tidak ada yang harus dirawat di rumah sakit karena Covid-19," ujar Santoso.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Keluarkan Kepgub, Perkantoran di Zona Merah Wajib WFH 75 Persen

Anies Keluarkan Kepgub, Perkantoran di Zona Merah Wajib WFH 75 Persen

Megapolitan
Anies Terbitkan Seruan Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok

Anies Terbitkan Seruan Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok

Megapolitan
Kapasitas Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Disebut Capai 158.000 Orang Per Hari

Kapasitas Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Disebut Capai 158.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Rizieq Akan Divonis Kamis Pekan Depan, Kuasa Hukum Berharap Kliennya Dibebaskan Murni

Rizieq Akan Divonis Kamis Pekan Depan, Kuasa Hukum Berharap Kliennya Dibebaskan Murni

Megapolitan
UPDATE 17 Juni: Bertambah 22 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 11.821

UPDATE 17 Juni: Bertambah 22 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 11.821

Megapolitan
Kejari Periksa 5 Pengurus KONI Tangsel, Telusuri Aliran Dana Hibah yang Dikorupsi

Kejari Periksa 5 Pengurus KONI Tangsel, Telusuri Aliran Dana Hibah yang Dikorupsi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Stok Plasma Konvalesen PMI Kota Tangerang Habis

Kasus Covid-19 Melonjak, Stok Plasma Konvalesen PMI Kota Tangerang Habis

Megapolitan
24 Juni, Rizieq Shihab Akan Divonis Terkait Kasus Tes Usap RS Ummi

24 Juni, Rizieq Shihab Akan Divonis Terkait Kasus Tes Usap RS Ummi

Megapolitan
Anies Targetkan 7,5 Juta Warga Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Akhir Agustus 2021

Anies Targetkan 7,5 Juta Warga Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Akhir Agustus 2021

Megapolitan
Tidak Lolos PPDB Jakarta? Jangan Khawatir, Masih Ada Tahap Kedua

Tidak Lolos PPDB Jakarta? Jangan Khawatir, Masih Ada Tahap Kedua

Megapolitan
24 Preman Pemeras Perusahaan Angkutan Barang di Tanjung Priok Tes Swab, Satu Reaktif Covid-19

24 Preman Pemeras Perusahaan Angkutan Barang di Tanjung Priok Tes Swab, Satu Reaktif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Keterisian Tempat Tidur di RSPI Sulianti Saroso Capai 86 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Keterisian Tempat Tidur di RSPI Sulianti Saroso Capai 86 Persen

Megapolitan
Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Rumah Perlindungan Sosial Dinsos Kota Tangerang Dijadikan RIT

Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Rumah Perlindungan Sosial Dinsos Kota Tangerang Dijadikan RIT

Megapolitan
Wali Kota Tangsel: Kemungkinan PTM Terbatas di Sekolah Belum Bisa Kami Laksanakan

Wali Kota Tangsel: Kemungkinan PTM Terbatas di Sekolah Belum Bisa Kami Laksanakan

Megapolitan
Cara Daftar dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk Warga 18 Tahun ke Atas di Jakarta:

Cara Daftar dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk Warga 18 Tahun ke Atas di Jakarta:

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X