Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/05/2020, 14:16 WIB
Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar,
Icha Rastika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Lippo Malls Indonesia (LMI) siap mengikuti kenormalan baru (new normal) bila pemerintah pusat dan daerah sudah memperbolehkan pusat perbelanjaan dibuka.

Namun, karena belum ada ketentuan resmi dari pemerintah, Corporate PR & Reputation Management Lippo Malls Indonesia Nidia Niekmasari Ichsan menegaskan bahwa mal di tiap daerah masih tutup untuk sementara waktu.

"Seluruh pusat perbelanjaan yang dikelola LMI mendukung kebijakan tersebut sesuai dengan aturan PSBB yang berlaku di setiap daerah di mana mal LMI berada dengan menutup sementara mal hingga batas waktu yang disesuaikan dengan aturan PSBB daerah setempat," ucap Nidia, Sabtu (30/5/2020).

Baca juga: Mal Mungkin Dibuka Saat New Normal, Ini Tanggapan Ahli

Ke depan, bila pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan terkait pembukaan pusat perbelanjaan, pihak LMI akan mengatur terkait protokol kesehatan bagi para pengunjung selama beraktivitas dalam mal.

"Pembukaan kembali mal yang dikelola LMI juga akan mengacu kepada aturan PSBB setiap daerah. Sebab, LMI mengelola lebih dari 70 mal di 34 kota besar di Indonesia dan mendukung kebijakan Pemerintah dalam penerapan PSBB," kata Nidia.

Baca juga: Selama PSBB Proporsional, Mal di Kota Bandung Belum Diizinkan Beroperasi

Seperti diketahui, pemerintah tengah mempersiapkan Indonesia memasuki fase kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Untuk itu, sejumlah aktivitas ekonomi yang tadinya berhenti selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kini berangsur kembali normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Surya Paloh dan Anies Baswedan Ucapkan Selamat, AHY: Terima Kasih, Para Sahabat

Surya Paloh dan Anies Baswedan Ucapkan Selamat, AHY: Terima Kasih, Para Sahabat

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Pelaku Produksi Film Porno Jaringan Internasional: Korban Anak di Bawah Umur

Polisi Tangkap 5 Pelaku Produksi Film Porno Jaringan Internasional: Korban Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Kekerasan 'Geng Tai' Belum Tentu 'Bullying', Pakar: Beda Cerita Kalau Korban yang Mendekat

Kekerasan "Geng Tai" Belum Tentu "Bullying", Pakar: Beda Cerita Kalau Korban yang Mendekat

Megapolitan
Pemungutan Suara Ulang, Prabowo-Gibran Unggul di TPS Sunter Jaya jakut

Pemungutan Suara Ulang, Prabowo-Gibran Unggul di TPS Sunter Jaya jakut

Megapolitan
Klaim Dapat 10 Kursi DPRD DKI Jakarta, Golkar Incar Kursi Pimpinan

Klaim Dapat 10 Kursi DPRD DKI Jakarta, Golkar Incar Kursi Pimpinan

Megapolitan
Lebih Sepi, Hanya Ada 79 Pemilih yang 'Nyoblos' saat Pemungutan Suara Ulang di TPS Menteng

Lebih Sepi, Hanya Ada 79 Pemilih yang "Nyoblos" saat Pemungutan Suara Ulang di TPS Menteng

Megapolitan
Suasana Penghitungan Suara di TPS 144 Sunter Jaya, Tanpa Sorak Sorai dan Berjalan Kondusif

Suasana Penghitungan Suara di TPS 144 Sunter Jaya, Tanpa Sorak Sorai dan Berjalan Kondusif

Megapolitan
Kertas yang Keliru Tercoblos di TPS 147 Sunter Jaya Dicatat sebagai Surat Suara Rusak

Kertas yang Keliru Tercoblos di TPS 147 Sunter Jaya Dicatat sebagai Surat Suara Rusak

Megapolitan
Pemungutan Suara Ulang di TPS Menteng Selesai, Petugas Mulai Hitung Surat Suara

Pemungutan Suara Ulang di TPS Menteng Selesai, Petugas Mulai Hitung Surat Suara

Megapolitan
Ikut Pemungutan Suara Ulang, Warga: Kaget, Baru Merasakan Pemilu Diulang

Ikut Pemungutan Suara Ulang, Warga: Kaget, Baru Merasakan Pemilu Diulang

Megapolitan
Maju Pilkada DKI, Ahmed Zaki Ingin Tuntaskan Kesenjangan Sosial di Jakarta

Maju Pilkada DKI, Ahmed Zaki Ingin Tuntaskan Kesenjangan Sosial di Jakarta

Megapolitan
KPU Sebut Surat Suara di TPS 147 Sunter Jaya Bukan Tertukar, tetapi Ada Kekeliruan

KPU Sebut Surat Suara di TPS 147 Sunter Jaya Bukan Tertukar, tetapi Ada Kekeliruan

Megapolitan
Tetap Semangat “Nyoblos” meski Ada Hasil Hitung Suara KPU, Warga: Ini Pengalaman Pertama

Tetap Semangat “Nyoblos” meski Ada Hasil Hitung Suara KPU, Warga: Ini Pengalaman Pertama

Megapolitan
Menunggu Sanksi Kapolsek dan Wakapolsek Tanah Abang Buntut 16 Tahanan Melarikan Diri

Menunggu Sanksi Kapolsek dan Wakapolsek Tanah Abang Buntut 16 Tahanan Melarikan Diri

Megapolitan
Sebut Kekerasan 'Geng Tai' Belum Tentu 'Bullying', Pakar: Polisi Harus Cermat

Sebut Kekerasan "Geng Tai" Belum Tentu "Bullying", Pakar: Polisi Harus Cermat

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com