Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Kompas.com - 01/06/2020, 20:39 WIB
Satpol PP DKI Jakarta menggelar razia PSBB di kawasan Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (1/6/2020). TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINOSatpol PP DKI Jakarta menggelar razia PSBB di kawasan Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (1/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Satpol PP DKI Jakarta menggelar razia pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di kawasan Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (1/6/2020).

Razia kali ini menyasar warga yang melanggar aturan-aturan PSBB ketika tengah beraktivitas di Danau Sunter.

Dikutip dari TribunJakarta.com, razia digelar mulai dari sisi utara hingga sisi selatan Danau Sunter.

Baca juga: Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Petugas yang berjumlah puluhan orang merazia memberhentikan sejumlah warga yang kedapatan tidak memakai masker.

Lalu, petugas memberlakukan sanksi terhadap para pelanggar, baik sanksi sosial maupun denda.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, razia ini sebagai salah satu penindakan dalam PSBB DKI Jakarta.

"Kegiatan-kegiatan itu sudah diatur dalam ketentuan peraturan Gubernur. Bahwa di Danau Sunter ini salah satunya adalah banyak warga yang melanggar PSBB," kata Arifin di lokasi, Senin sore.

Baca juga: Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

Warga yang beraktivitas tanpa mengenakan masker dikhawatirkan bisa menjadi pemicu penyebaran Covid-19.

Selain itu, kerumunan warga di Danau Sunter juga disinyalir dapat menjadi tempat virus menyebar.

Karena itu, kata Arifin, penindakan harus terus dilakukan.

"Mereka yang tidak mengenakan masker kita berikan sanksi sesuai peraturan Gubernurnya yaitu sanksi pekerjaan sosial. Sudah mulai banyak. Kemudian juga ada beberapa yang mereka dikenakan sanksi denda," katanya.

**Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Satpol PP DKI Razia PSBB di Danau Sunter, Sasar Pelanggar Tak Pakai Masker dan Warga Berkerumun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

Megapolitan
Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Megapolitan
Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Megapolitan
Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Megapolitan
PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

Megapolitan
Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Megapolitan
[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

Megapolitan
Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Megapolitan
Cerita Merekam Adegan Seks Sendiri dari Para Pelaku…

Cerita Merekam Adegan Seks Sendiri dari Para Pelaku…

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Diketahui Tertular dari Staf

Wagub DKI Positif Covid-19, Diketahui Tertular dari Staf

Megapolitan
Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK]: Tersangkut Kerumunan Massa Rizieq, 2 Pejabat DKI Dicopot| Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

[POPULER JABODETABEK]: Tersangkut Kerumunan Massa Rizieq, 2 Pejabat DKI Dicopot| Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hari Ini Dipreksi Hujan Seharian

BMKG: Jakarta Hari Ini Dipreksi Hujan Seharian

Megapolitan
Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal dan Meminta Maaf

Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal dan Meminta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X