Pedoman New Normal di Pasar dan Mal, Pedagang Wajib Pakai Face Shield hingga Batasi Pengunjung

Kompas.com - 02/06/2020, 09:31 WIB
Manajemen Super Market Asia Plaza memasang penyekat transparan di seluruh layanan pembayaran (kasir) sebagai protokol kesehatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (28/5/2020). Pemerintah Provinsi Jabar mempersiapkan adaptasi normal baru atau new normal yang mengacu pada sejumlah indikator dan persiapan matang, dengan tujuan memulihkan perekonomian disertai pengendalian risiko penularan COVID-19 yang komprehensif mulai 1 Juni 2020. ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMIManajemen Super Market Asia Plaza memasang penyekat transparan di seluruh layanan pembayaran (kasir) sebagai protokol kesehatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (28/5/2020). Pemerintah Provinsi Jabar mempersiapkan adaptasi normal baru atau new normal yang mengacu pada sejumlah indikator dan persiapan matang, dengan tujuan memulihkan perekonomian disertai pengendalian risiko penularan COVID-19 yang komprehensif mulai 1 Juni 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sedang mempersiapkan fase kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi Covid-19.

New normal menurut pemerintah berarti bertindak produktif, tetapi tetap memastikan aman dari penularan virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) penyebab Covid-19.

Dalam fase ini, pemerintah salah satunya berencana membuka kembali aktivitas perdagangan, namun dengan berbagai ketentuan.

Baca juga: Pedoman New Normal, Pedagang Pasar Wajib Gunakan Face Shield dan Negatif Covid-19

Ketentuan itu diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Perdagangan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan yang dilakukan pada Masa Pandemi Covid-19 dan New Normal yang terbit 28 Mei 2020.

SE tersebut di antaranya mengatur protokol kesehatan bagi penyelenggara kegiatan di pasar rakyat, toko swalayan, dan mal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut beberapa ketentuan yang harus dijalankan di pasar dan mal di masa new normal:

1. Pedagang pasar wajib pakai masker, face shield, dan sarung tangan

Saat era new normal, para pedagang di pasar rakyat wajib memakai masker, face shield, dan sarung tangan selama beraktivitas.

Selain itu, kegiatan pasar juga hanya diperbolehkan mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB.

Para pedagang hanya boleh berjualan jika memiliki suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius.

Pemeriksaan suhu tubuh wajib dilakukan sebelum pasar rakyat dibuka. Tak hanya itu, orang dengan gejala pernafasan seperti batuk atau flu dilarang masuk area pasar rakyat.

Para pedagang juga diimbau menjaga kebersihan lapak atau kios serta sarana umum di lingkungan pasar seperti toilet, tempat parkir, tempat pembuangan sampah, sebelum dan sesudah aktivitas perdagangan.

2. Pedagang harus negatif Covid-19

Ketentuan lainnya, para pedagang di pasar rakyat harus negatif Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) atau rapid test.

Pelaksanaan tes Covid-19 tersebut difasilitasi oleh pemerintah daerah.

Aturan yang sama berlaku untuk petugas dan pengelola di toko swalayan.

3. Antrean di toko swalayan dibatasi 10 orang dengan jarak 1,5 meter

Berdasarkan edaran Mendag, pengelola toko swalayan, seperti seperti minimarket, supermarket, hipermarket, dan department store, wajib membatasi antrean pembeli di loket pembayaran.

Antrean dibatasi maksimal 10 pembeli. Tiap pembeli harus menjaga jarak 1,5 meter.

Pembayaran diutamakan menggunakan uang elektronik atau dilakukan secara nontunai guna menghindari kerumunan pengunjung.

4. Pengelola lakukan disinfeksi

Ketentuan lainnya, pengelola pasar dan toko swalayan diimbau menjaga kebersihan dengan menyemprot disinfektan secara berkala setiap dua hari sekali.

Selain itu, pengelola wajib menyediakan tempat cuci tangan, sabun, dan hand sanitizer di area pasar dan toko swalayan.

5. Penjual di mal wajib pakai masker, face shield, dan sarung tangan

Selain pedagang di pasar rakyat, pedagang di mal atau pusat perbelanjaan juga harus memakai alat pelindung diri (APD) saat berinteraksi dengan pembeli.

APD yang dimaksud berupa masker, face shield, dan sarung tangan. Hal ini guna mencegah terjadinya penularan di dalam mal.

Selain itu, pengelola mal harus memastikan kesehatan penjual dan pembeli dengan mengecek suhu tubuh.

Para penjual juga harus membatasi jarak dengan pembeli minimal 1,5 meter. Tiap toko paling banyak dikunjungi lima orang.

Baca juga: Protokol New Normal, Penjual di Mal Wajib Pakai Masker, Face Shield, dan Sarung Tangan

6. Pengunjung pasar, toko swalayan, dan mal dibatasi

Edaran yang diterbitkan Mendag Agus Suparmanto juga mengatur batasan pengunjung pasar, toko swalayan, dan mal pada satu waktu.

Jumlah pengunjung pasar dibatasi maksimal 30 persen dari jumlah pengunjung pada saat kondisi normal.

Pengelola pasar harus mengawasi pergerakan pengunjung di pintu masuk dan pintu keluar pasar guna mencegah terjadinya kerumunan pembeli.

Sementara itu, pengunjung mal dibatasi maksimal 35 persen dari jumlah kunjungan pada saat kondisi normal.

Pengelola mal juga harus mengawasi sirkulasi pengunjung di pintu masuk dan pintu keluar mal.

Untuk toko swalayan, pengunjung dibatasi maksimal 40 persen dari jumlah pengunjung pada saat kondisi normal.

7. Pengunjung mal wajib cuci tangan di pintu masuk

Pengunjung yang akan masuk mal pada era new normal diwajibkan untuk mencuci tangan. Area untuk cuci tangan wajib disediakan pengelola mal.

Tak hanya itu, pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker.

Pengunjung yang boleh masuk ke dalam area mal hanya yang memiliki suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Rumah di Duri Kepa, Akses Jalan Sempit Sulitkan Petugas Damkar

Kebakaran Rumah di Duri Kepa, Akses Jalan Sempit Sulitkan Petugas Damkar

Megapolitan
Dukung Interpelasi Formula E Tetap Jalan, Ketua DPRD DKI: Sudah Semestinya Anies Jelaskan di Forum Resmi

Dukung Interpelasi Formula E Tetap Jalan, Ketua DPRD DKI: Sudah Semestinya Anies Jelaskan di Forum Resmi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Holywings Kembali Digerebek | Lokasi Sirkuit Formula E Masih Tanda Tanya

[POPULER JABODETABEK] Holywings Kembali Digerebek | Lokasi Sirkuit Formula E Masih Tanda Tanya

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Sudirman, Thamrin, Rasuna Said Hanya Berlaku Senin-Jumat

Ganjil Genap di Jalan Sudirman, Thamrin, Rasuna Said Hanya Berlaku Senin-Jumat

Megapolitan
Transjakarta Rute Stasiun Manggarai-UI Depok Kembali Beroperasi

Transjakarta Rute Stasiun Manggarai-UI Depok Kembali Beroperasi

Megapolitan
Satu Keluarga Jadi Korban Tabrak Lari di Kemayoran, Korban Alami Luka-luka

Satu Keluarga Jadi Korban Tabrak Lari di Kemayoran, Korban Alami Luka-luka

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB

Mulai Hari Ini, Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB

Megapolitan
Perempuan di Cipete Selatan Dijambret Saat Sapu Halaman, Kalung Emas 8 Gram Raib

Perempuan di Cipete Selatan Dijambret Saat Sapu Halaman, Kalung Emas 8 Gram Raib

Megapolitan
Mobil Grand Livina Terbakar di Jalan TB Simatupang, Pengemudi Alami Luka Bakar Ringan

Mobil Grand Livina Terbakar di Jalan TB Simatupang, Pengemudi Alami Luka Bakar Ringan

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: Bertambah 2 Kasus Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh di Tangerang

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 2 Kasus Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh di Tangerang

Megapolitan
Minimarket di Condet Ambruk, Satu Orang Patah Tulang

Minimarket di Condet Ambruk, Satu Orang Patah Tulang

Megapolitan
Wagub DKI Singgung Masalah Listrik dan Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Ibu Kota

Wagub DKI Singgung Masalah Listrik dan Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Ibu Kota

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Wagub: Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta Segera Dibuka

Wagub: Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta Segera Dibuka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.