Wisata Kota Tua Bersiap Jelang New Normal, Pengunjung Wajib Pakai Masker dan Jaga Jarak

Kompas.com - 02/06/2020, 10:48 WIB
Kawasan wisata Kota Tua, Jakarta, terlihat sepi pengunjung, Senin (16/3/2020). Pemprov DKI Jakarta memutuskan menutup 24 tempat wisata di Jakarta mulai Sabtu (14/3/2020) hingga dua pekan ke depan sebagai upaya pencegahan menyebarnya virus corona (Covid-19). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOKawasan wisata Kota Tua, Jakarta, terlihat sepi pengunjung, Senin (16/3/2020). Pemprov DKI Jakarta memutuskan menutup 24 tempat wisata di Jakarta mulai Sabtu (14/3/2020) hingga dua pekan ke depan sebagai upaya pencegahan menyebarnya virus corona (Covid-19).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang masa berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta pada 4 Juni 2020, kawasan Wisata Kota Tua, Jakarta Barat tengah bersiap untuk kembali dibuka.

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Deddy Tarmizi sudah menyiapkan beberapa langkah guna mengantisipasi datangnya pengunjung pascapembukaan kembali kawasan Wisata Kota Tua di masa kenormalan baru (new normal).

"Kalau nanti masuk masa new normal, UPK Kota Tua siap memberlakukan masuk kawasan Kota Tua. Pertama wajib periksa suhu tubuh. Kami menyiapkan 4 thermometer gun di 2 gerbang masuk," ucap Deddy dalam pesan singkat, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Kota Tua Ditutup, Warga Malah Nekat Berkerumun di Kali Besar

Selain itu, warga yang hendak mengunjungi museum juga wajib menggunakan masker.

Bagi yang tidak membawa masker, pengelola pun menyiapkan masker tiap harinya di gerbang masuk.

"Disiapkan sedikit masker di gerbang, saat ini siap 25 lusin masker kain," kata Deddy.

Faktor ketiga yang dilakukan UPK Wisata Kota Tua adalah dengan mempersiapkan tempat cuci tangan di sekitar kawasan wisata.

Nantinya akan dipasang tujuh tempat cuci tangan, lengkap dengan tangki air, sabun, tisu. Saat ini baru tersedia empat tempat cuci tangan.

Selain itu, pengelola UPK terus mengimbau pengunjung agar menjaga jarak atau physical distancing saat mengantre dan berada di area museum.

"Jaga jarak minimal 1 meter, sudah dipasang spanduk dan nanti di lapangan imbauan melalui speaker dan petugas lapangan bersama komunitas," kata Deddy.

Walau sudah mempersiapkan sejumlah langkah, sejauh ini Deddy masih menunggu kebijakan langsung dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kepastian pembukaan wisata Kota Tua.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Megapolitan
Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Megapolitan
Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Megapolitan
Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

Megapolitan
Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X