Tak Punya SIKM, 82 Penumpang Bus Dikarantina di GOR Pulogadung

Kompas.com - 02/06/2020, 14:01 WIB
GOR Pulogadung, Jakarta Timur disiapkan sebagai tempat karantina pelanggar Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), Jumat (29/5/2020). Dokumentasi Kecamatan PulogadungGOR Pulogadung, Jakarta Timur disiapkan sebagai tempat karantina pelanggar Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), Jumat (29/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 82 penumbang bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) yang tiba di Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG), Jakarta Timur, dikarantina karena tidak membawa surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta.

Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan, semua pelanggar SIKM tersebut dikarantina di GOR Pulogadung, Jakarta Timur.

"Data sementara hari ini, hasil koordinasi dengan Satpol PP 82 penumpang bus dikarantina ke GOR Pulogadung karena tidak memiliki SIKM," kata Bernad kepada Kompas.com, Selasa (2/6/2020).

Ia menambahkan, mayoritas penumpang yang tidak memiliki SIKM berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Semarang, Surabaya, dan Banjar.

Baca juga: GOR Pulogadung Disiapkan sebagai Tempat Karantina Pendatang Tanpa SIKM

Ia menambahkan, sejumlah bus membawa penumpang yang semuanya tidak memiliki SIKM.

"Itu semua bus-bus pagi, beberapa bus ada yang seluruh penumpangnya tidak ada SIKM," ujar Bernad.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Riky Erwinda mengatakan, pihaknya juga sejauh ini telah menemukan 40 pelanggar SIKM dari sejumlah titik check point PSBB.

"Sampai dengan kemarin 40 pelanggar SIKM, dikarantina ke GOR Pulogadung. Penumpang yang datang dari terminal TPPG, maupun yang kedapatan (di titik check point PSBB)," ujar Riky.

Berdasaran pasal 8 Pergub DKI Jakarta Nomor 47 tahun 2020, pelanggar SIKM memiliki dua pilihan, yakni pulang ke tempat asal keberangkatan atau dikarantina selama 14 hari di tempat yang ditunjuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta.

Pemkot Administrasi Jakarta Timur menjadikan GOR Pulogadung sebagai tempat karantina dan menyediakan 193 velbed atau tempat tidur.

Pelanggar SIKM yang dikarantina di dalam GOR tersebut terjamin kebutuhan makan dan minumnya. Mereka juga akan menjalani tes swab untuk Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Megapolitan
Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Megapolitan
Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Tetapkan 2 Tersangka pada Kasus Dugaan Korupsi di RSUP Sitanala

Kejari Kota Tangerang Tetapkan 2 Tersangka pada Kasus Dugaan Korupsi di RSUP Sitanala

Megapolitan
Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

Megapolitan
30 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga

30 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Megapolitan
Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dijatuhi Hukum 8 Bulan Penjara

Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dijatuhi Hukum 8 Bulan Penjara

Megapolitan
Bank DKI Serahkan 1 Mobil Khusus untuk Dukungan Kegiatan Donasi Darah ke PMI DKI

Bank DKI Serahkan 1 Mobil Khusus untuk Dukungan Kegiatan Donasi Darah ke PMI DKI

Megapolitan
[Update 21 Januari]: Jakarta Catat 3.151 Kasus Baru Covid-19

[Update 21 Januari]: Jakarta Catat 3.151 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Puskesmas di Tangsel Setelah Tak Dapat Ruang ICU di Puluhan RS di Jabodetabek

Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Puskesmas di Tangsel Setelah Tak Dapat Ruang ICU di Puluhan RS di Jabodetabek

Megapolitan
Jasa Raharja Telah Beri Santunan ke 39 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182

Jasa Raharja Telah Beri Santunan ke 39 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Anggota DPRD Pertanyakan Letak Lahan Makam yang Dibeli Pemprov DKI Seharga Rp 185 M

Anggota DPRD Pertanyakan Letak Lahan Makam yang Dibeli Pemprov DKI Seharga Rp 185 M

Megapolitan
Baru Dibuka 8 Hari, Sisa Liang di TPU Srengseng Sawah Diprediksi Habis Besok

Baru Dibuka 8 Hari, Sisa Liang di TPU Srengseng Sawah Diprediksi Habis Besok

Megapolitan
Polisi Diminta Usut Penarikan Paksa Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas

Polisi Diminta Usut Penarikan Paksa Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas

Megapolitan
50 Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tabur Bunga di Perairan Pulau Lancang, Besok

50 Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tabur Bunga di Perairan Pulau Lancang, Besok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X