Kompas.com - 02/06/2020, 14:29 WIB
Ilustrasi haji Kementerian Agama RIIlustrasi haji

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Tak kurang dari 1.285 calon jemaah haji di wilayah Tangerang Selatan tahun ini batal menunaikan rukun Islam yang ke-5 berkenaan dengan terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA).

Dalam nomor keputusan Nomor 494 Tahun 2020 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 Hijiriah.

"Menteri Agama kan hari ini memberikan keterangan resmi pembatalan penyelenggaraan haji tahun 2020. Khusus untuk Tangsel, itu ada 1.285 jemaah haji yang batal berangkat tahun ini," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Tangsel Abdul Rojak saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Pemerintah Batalkan Pemberangkatan Jemaah Haji 2020

Rojak menjelaskan, total 1.285 jemaah haji yang seharusnya berangkat pada 2020 ini terdiri dari 558 pria dan 702 wanita.

Dengan adanya keputusan tersebut Kemenag Tangsel akan membahas mengenai mekanisme pemberangkatan untuk kuota jemaah yang seharunya menjalami ibadah pada tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami akan tindak lanjuti keputusan Menteri Agama dengan surat resmi dan dikirim ke biro perjalanan haji, travel dan internal Kementrian Agama," ungkapnya.

Baca juga: Haji 2020 Batal, Begini Cara Pengajuan Pengembalian Setoran Pelunasan Bipih

Sebelumnya, Kementerian Agama memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji asal Indonesia tahun 2020 ini.

Keputusan tersebut diambil mengingat pandemi Covid-19 masih melanda hampir seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

"Pihak Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara manapun. Akibatnya pemerintah tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan utamanya dalam pelayanan dan perlindungan jemaah," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (2/6/2020).

"Berdasarkan kenyataan tersebut, pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriah ini," lanjutnya

Keputusan pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 1441 Hijriah dituangkan melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020.

Dalam keputusan itu, Fachrul menegaskan bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali.

Artinya, pembatalan itu tidak hanya berlaku untuk jemaah yang menggunakan kuota haji pemerintah baik regular maupun khusus, tapi juga jemaah yang akan menggunakan visa haji mujamalah atau undangan, serta furada yang menggunakan visa khusus yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Megapolitan
Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Megapolitan
Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Megapolitan
Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.